3-12 bulan

1 Juni 2020

Apakah Bayi Boleh Minum Susu Kedelai?

Meski bagus untuk orang dewasa, bolehkan bayi minum susu kedelai juga?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Dina Vionetta

Susu kedelai adalah alternatif yang populer selain susu sapi, dan bisa menjadi pilihan bagus bagi sebagian orang dewasa terutama yang memiliki intoleransi terhadap laktosa.

Tetapi, bagaimana dengan pemberian untuk bayi? Bolehkah bayi minum susu kedelai?

Susu kedelai adalah susu yang terbuat dari kacang kedelai yang dimasak.

Mengandung protein kedelai, gula alami atau tambahan, dan serat, susu kedelai memiliki kandungan nutrisi yang bervariasi.

Biasanya, segelas susu kedelai 4 ons mengandung sekitar 40 kalori, 3 hingga 4 gram protein, 2 gram lemak, dan setengah gram gula.

Juga mengandung mineral seperti kalsium, zat besi dan kalium.

Profesor Paul Cook, seorang peneliti dari University of Illinois mengatakan, orang tua harus memiliki banyak pertimbangan terkait pemberian susu kedelai untuk bayi.

“Meskipun tidak ada yang pasti, ada cukup banyak kekhawatiran di bidang ini, sehingga Anda cenderung menghindarinya jika Anda orang tua,” ujarnya.

Bolehkah Bayi Minum Susu Kedelai?

Apakah Bayi Boleh Minum Susu Kedelai -1.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Bayi di bawah usia 1 tidak boleh minum susu sapi, susu kedelai atau susu nabati lainnya, dan hanya boleh mengkonsumsi ASI atau susu formula.

Susu sapi mengandung terlalu banyak protein dan mineral untuk dapat ditangani oleh perut bayi, dan sebagian besar susu nabati bukanlah sumber yang memadai dari banyak nutrisi yang dibutuhkan bayi sejak dini, dilansir American Academy of Pediatrics (AAP) .

Bolehkan bayi boleh minum susu kedelai jika memiliki masalah seperti alergi terhadap susu sapi atau intoleran laktosa, atau jika keluarga Moms tidak makan produk hewani?

Susu kedelai yang diperkaya adalah pengganti yang tepat untuk susu sapi. Itu pun hanya diberikan setelah bayi berumur satu tahun.

Konsultasikan pemberian susu kedelai pada bayi untuk menentukan jenis susu kedelai terbaik untuk Si Kecil.

Tidak hanya kandungan gizi yang bervariasi berdasarkan merek, tetapi juga jika tubuh bayi mungkin tidak dapat menyerap nutrisi dari susu nabati.

Jadi pastikan bahwa jenis susu yang dikonsumsi adalah salah satu yang direkomendasikan oleh dokter.

Apa Pertimbangan Memberikan Susu Kedelai untuk Bayi?

Apakah Bayi Boleh Minum Susu Kedelai -2.jpg

Foto: romper.com

Dilansir dari Natonal Health Service (NHS) , sebenarnya susu kedelai bisa diberikan pada usia 6 bulan tetapi hanya di bawah pengawasan medis.

Hal tersebut karena susu kedelai terbuat dari kacang kedelai, bukan susu sapi. Ini kadang-kadang digunakan sebagai alternatif susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi.

Namun, ada beberapa kekhawatiran tentang kedelai yang mengandung fitoestrogen karena masih ditemukan secara alami di beberapa tanaman.

Struktur kimia fitoestrogen mirip dengan hormon estrogen perempuan.

Oleh karena itu, ada kekhawatiran susu kedelai dapat mempengaruhi perkembangan reproduksi bayi, terutama pada bayi yang hanya minum susu kedelai.

Selain itu, pemberian susu kedelai untuk bayi juga akan mempengaruhi berat badannya.

Karena, jika berat badan bayi rendah, berarti Si Kecil terlalu banyak menyerap fitoestrogen dalam jumlah yang jauh lebih tinggi daripada anak-anak yang lebih tua atau orang dewasa yang mengonsumsi produk kedelai sebagai bagian dari makanan yang bervariasi dan seimbang.

Baca Juga: Menghadapi Intoleransi Laktosa, Apa Benar Harus Menghindari Semua Produk Susu?

Kapan Bayi Bisa Diberi Susu Kedelai?

Apakah Bayi Boleh Minum Susu Kedelai -3.jpg

Foto: happyhappyvegan.com

Jika Si Kecil menderita alergi susu atau intoleransi laktosa , atau Moms menerapkan pola makan vegan, Moms bisa memberikan susu kedelai yang diperkaya dan direkomendasikan oleh dokter mulai usia 1 tahun.

Namun, jika bayi tidak memiliki masalah medis atau tidak menerapkan pola makan vegan, lebih baik untuk tidak memberikannya terlalu dini. Hal ini karena beberapa susu kedelai mengandung sedikit lebih kalsium daripada susu sapi, dan juga mengandung senyawa alami yang disebut fitat yang dapat mengganggu kemampuan bayi untuk menyerap kalsium.

Jika Si Kecil minum susu kedelai dan bukan susu sapi, tanyakan kepada dokter apakah Moms harus menambahkan makanan kaya kalsium lainnya seperti bayam dan sereal yang diperkaya untuk menambahkan kalsium yang sedikit diberikan oleh susu kedelai.

Jadi, pertanyaan tentang bolehkan bayi minum susu kedelai akhirnya tergantung pada pertimbangan Moms sendiri, karena Moms yang lebih tahu kondisi bayi. Jadi, apakah Si Kecil membutuhkannya?

Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu, Pahami 5 Cara Membedakan Susu Asli dan Palsu

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait