Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Jul 9, 2018

Apakah Selaput Dara Bisa Rapat Kembali?

Bagikan


Tanya : 

Saya mau bertanya, apakah jika kita mengurangi/ tidak melakukan hubungan seksual dalam waktu yang cukup lama selaput dara bisa rapat kembali?

Apakah ketika selaput dara rapat kembali, dan kita melakukan tes keperawanan? Tes tersebut akan mengatakan masih perawan/ tetap tidak perawan? Terima kasih.

Jawab : 

Selaput dara atau di dalam dunia medis dikenal dengan nama himen adalah selaput membran mukosa yang berada di depan liang vagina.

Pada wanita muda, himen cenderung tipis sehingga mudah robek. Robekan dapat disebabkan karena hubungan seksual atau non-seksual (berolahraga, berkuda, bersepeda, senam)

Berdasarkan penelitian yang ada, selaput dara yang mengalami trauma (menjadi robek), baik karena penetrasi penis ataupun bukan, pada saat usia sebelum pubertas atau pada saat mendekati remaja memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri dan hampir tidak ada atau sedikit sekali bekasnya.

Sehingga pada anak-anak dan remaja, selaput dara yang robek dapat pulih dengan cepat. Sementara pada orang dewasa, kondisi dan bentuknya sangat bervariasi.

Tergantung dari usia anda saat ini, intensitas anda memiliki peluang robeknya selaput dara (intensitas melakukan hubungan seksual) dan ada yang mengatakan faktor hormon.

Pada orang dewasa yang telah melewati masa remaja, setelah telah melakukan hubungan seksual berkali-kali terlebih lagi sudah pernah melahirkan, kadang susah untuk selaput dara kembali utuh.

Untuk mengetahuinya, disarankan kepada anda untuk melakukan pemeriksaan selaput dara di dokter kandungan.

Tes keperawanan dilakukan dengan cara yang sama yaitu dengan menilai keadaan selaput dara, apakah masih utuh atau tidak.

Pola robekan selaput dara pun biasanya dinilai, apakah robekan terjadi karena aktifitas fisik (berkuda, bersepeda atau pernah jatuh dalam keadaan terduduk) atau karena pernah melakukan hubungan seksual.

Dijawab oleh : dr. Regi Anastasya Mangiri

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.