2-3 tahun

2-3 TAHUN
11 Maret 2021

Asam Lambung pada Anak Naik? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya!

Awas, bayi dan anak-anak juga bisa mengalami gejala asam lambung naik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Asam lambung pada anak bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk itu, Moms perlu mengetahui apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Mengenai asam lambung, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A (K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenterologi Hepatologi Anak RS Pondok Indah - Bintaro Jaya pun menjelaskan mengenai apa itu asam lambung dan penyebabnya.

“Lambung berisi asam hidroklorik, asam kuat yang membantu memecah dan mencerna makanan serta melindungi lambung terhadap serangan bakteri tidak baik. Dinding lambung memiliki perlindungan dan sudah beradaptasi terhadap asam lambung yang sifatnya kuat, namun kerongkongan belum terproteksi sehingga mudah lecet (erosi) akibat paparan asam lambung yang naik ke kerongkongan,” jelas dr. Frieda.

Refluks atau aliran balik asam lambung dari lambung menuju kerongkongan terjadi apabila cincin otot kerongkongan bawah melemah sehingga aliran asam terjadi. Cincin otot yang dinamakan sfingter gastroesofageal, biasanya berfungsi sebagai katup yang membiarkan makanan masuk dari kerongkongan ke lambung dan tidak sebaliknya.

Apabila katup ini lemah dan tidak berfungsi baik, maka isi lambung dapat mengalir balik ke kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati, nyeri dada, dan rasa ingin muntah di tenggorokan.

Baca Juga: 4 Penyakit Ini Ternyata Muncul karena Gangguan Asam Lambung

Refluks asam lambung pada anak dapat disebabkan kelainan bawaan seperti hiatus hernia, namun demikian sebagian besar disebabkan pola hidup dan pola makan yang bermasalah. Faktor risiko terjadinya refluks asam lambung ini adalah obesitas, terpapar asap rokok, kurang aktivitas fisik, obat-obatan seperti obat asma dan antialergi.

Nah, apakah akhir-akhir ini Si Kecil mengeluh perut dan tenggorokannya tidak enak? Apakah Si Kecil jadi susah makan?

Hati-hati, Moms. Keluhan-keluhan tersebut bisa menjadi pertanda asam lambung pada anak.

Gejala asam lambung pada anak naik bisa berbeda-beda, tergantung dari usianya dan seberapa parah kondisi pencernaannya.

Untuk mengetahui lebih jelas apa saja gejala asam lambung pada naik anak dan bagaimana cara mengatasinya, simak di bawah ini ya, Moms.

Baca Juga: Cara Mencegah GERD (Penyakit Lambung) Pada Anak

Gejala Asam Lambung pada Bayi dan Balita

crying_baby_bottle.jpg.653x0_q80_crop-smart.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tak cuma pada orang dewasa, gejala asam lambung naik juga bisa dirasakan oleh bayi dan balita.

Gejala akan muncul bila isi perut buah hati Moms naik lagi menuju kerongkongan (esofagus).

Melansir dari rumah sakit sekaligus pusat riset medis John Hopkins Medicine di Amerika Serikat, bayi di bawah 2 tahun terbilang cukup sering mengalami masalah ini.

Dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, gejala asam lambung naik pada anak bayi dan balita antara lain:

  • Muntah
  • Batuk-batuk seperti mau muntah, terutama di malam hari
  • Susah bernapas
  • Susah menelan makanan (melepeh makanan)
  • Kehilangan nafsu makan atau tidak mau menyusui
  • Rewel atau menangis ketika mau makan
  • Berat badan turun

Perhatikan apabila berbagai gejala asam lambung pada anak ini tidak kunjung membaik setelah lebih dari seminggu. Moms perlu membawa Si Kecil ke dokter untuk diperiksa.

Baca Juga: Mengatasi Heartburn dan 3 Manfaat Lain Madu untuk Kesehatan Ibu Hamil

Gejala Asam Lambung pada Anak Usia Sekolah

anak sering mengeluh sakit perut hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Gejala asam lambung naik bisa muncul juga pada anak usia sekolah hingga remaja.

Umumnya ciri-ciri asam lambung pada anak usia sekolah sama dengan pada bayi dan balita.

Johns Hopkins Hospital menyebutkan bahwa penyebab asam lambung pada anak di antaranya makanan asam, makanan berlemak, obesitas, beberapa jenis obat, dan menjadi perokok pasif.

Akan tetapi, Moms bisa mengenali gejala asam lambung pada anak naik lainnya seperti:

  • Bau mulut yang tak sedap
  • Mual
  • Sering bersendawa
  • Nyeri di dada, kerongkongan, atau ulu hati
  • Sesak napas atau napas berbunyi lirih seperti peluit (mengi)
  • Gigi mudah rusak
  • Merasakan asam di mulut
  • Sering mengeluh sakit perut, begah, atau keluhan lainnya seputar pencernaan

Gejala asam lambung pada anak yang naik bisa muncul juga pada anak usia sekolah hingga remaja.

Umumnya ciri-ciri asam lambung pada anak usia sekolah sama dengan pada bayi dan balita.

Johns Hopkins Hospital menyebutkan bahwa penyebab asam lambung pada anak di antaranya makanan asam, makanan berlemak, obesitas, beberapa jenis obat, dan menjadi perokok pasif.

Akan tetapi, Moms bisa mengenali gejala asam lambung naik pada anak lainnya seperti:

  • Bau mulut yang tak sedap
  • Mual
  • Sering bersendawa
  • Nyeri di dada, kerongkongan, atau ulu hati
  • Sesak napas atau napas berbunyi lirih seperti peluit (mengi)
  • Gigi mudah rusak
  • Merasakan asam di mulut
  • Sering mengeluh sakit perut, begah, atau keluhan lainnya seputar pencernaan

Cara Mengatasi Asam Lambung pada Anak Naik

asam lambung pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Jangan panik ketika Si Kecil menunjukkan gejala asam lambung naik. Ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk meredakan gejala asam lambung naik pada anak.

Lagi-lagi, cara mengatasinya berbeda-beda, tergantung usia dan kondisi Si Kecil. Simak panduannya di bawah ini.

Nah, kalau Si Kecil mengalami asam lambung, tak usah panik. Berikut ini beberapa cara mengatasi asam lambung pada anak yang bisa Moms lakukan sebagai pertolongan pertama.

American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa pola makan anak sangat berpengaruh.

Makanan besar (large meal) dan makanan yang sangat asam atau sangat pedas, serta minuman bersoda dan berkafein bisa menimbulkan gejala asam lambung.

Selain itu, menurut AAP, penyakit ini biasanya lebih banyak terjadi pada anak yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Penyakit asam lambung pada anak biasanya akan menyebabkan perut mulas serta rasa tidak nyaman pada perut dan bagian dada.

1. Jangan Biarkan Perut Anak Kosong

Saat asam lambung menyerang, jangan biarkan perut anak kosong karena Si Kecil bisa merasakan perih di perut bahkan sampai ulu hati.

Nah, supaya Si Kecil tidak merasa kesakitan, selalu pastikan perutnya terisi dengan makan-makanan yang bergizi ya, Moms.

2. Berikan Makan 2-3 Jam Sekali

Cara mengatasi asam lambung pada anak berikutnya adalah memberikan makanan dengan sering.

Tidak perlu dalam porsi besar, yang penting adalah perut sering diisi makanan. Frekuensi makan yang meningkat ini dibutuhkan agar perut Si Kecil tidak kosong.

Setelah makan pun, jangan biarkan ia melakukan aktivitas yang terlalu banyak agar perutnya tidak sakit.

Ajak Si Kecil untuk duduk tegak selama beberapa saat setelah makan agar makanan bisa dicerna dengan baik.

Baca Juga: GERD, Gangguan Pencernaan yang Mirip Serangan Jantung

3. Hindari Makanan dan Minuman Ini

Walaupun harus sering diberikan makan, bukan berarti semua makanan dan minuman aman dikonsumsi saat sedang asam lambung, lho.

Berikut ini makanan dan minuman yang harus dihindari bila asam lambung pada anak menyerang:

  • Buah yang asam (jeruk dan lemon)
  • Cokelat
  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein
  • Makanan yang berminyak dan berlemak
  • Bawang putih dan bawang bombay
  • Makanan pedas
  • Saus tomat dan saus cabai
  • Permen pedas

4. Gunakan Bantal Kepala Saat Anak Tidur

Walaupun biasanya Si Kecil biasa tidur tanpa bantal, tapi saat asam lambung menyerang usahakan agar ia tidur dengan bantal kepala. Jadi usahakan agar Si Kecil menggunkan tidur dengan bantalnya, ya!

Bantal kepala berfungsi untuk mengangkat bagian dada dan kepala lebih tinggi sehingga gas dari lambung tidak naik.

Dengan begini, Si Kecil tidak akan mengalami sesak dada dan sakit kepala saat bangun tidur nanti.

Baca Juga: Mengatasi Heartburn dan 3 Manfaat Lain Madu untuk Kesehatan Ibu Hamil

5. Ajak Anak untuk Rajin Bergerak

Setelah asam lambung pada anak sudah sembuh, untuk menghindari terjadinya asam lambung kemudian hari nanti, ajak ia untuk lebih banyak bergerak ya, Moms.

Jangan lupa untuk membatasi penggunaan gagdet agar anak bisa bermain hal-hal lain yang membutuhkan banyak pergerakan.

Dengan lebih banyak bergerak, energi anak jadi lebih banyak terbuang sehingga anak bisa merasakan lapar dan tidak telat makan lagi.

Baca Juga: Benarkah Kopi Memicu Maag? Ini 7 Cara Minum Kopi Agar Tidak Sakit Perut

Poin penting lain yang perlu Moms perhatikan:

  • Jangan sembarangan memberikan obat asam lambung pada bayi, balita, atau anak usia sekolah. Konsultasikan dulu ke dokter sebelum memberikan obat apa pun pada anak.
  • Jauhkan anak dari asap rokok. Asap rokok bisa memperparah gejala asam lambung pada anak.
  • Jaga berat badan anak agar tetap sehat dan ideal. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko refluks asam lambung.
  • Segera bawa anak ke dokter bila anak muntah dalam jumlah banyak, sesak napas parah, atau anak jadi sangat susah makan sampai pertumbuhannya terhambat.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang asam lambung pada anak. Jika Si Kecil menunjukkan gejala asam lambung pada anak naik, jangan ragu untuk konsultasikan dengan dokter ya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait