Parenting Islami

PARENTING ISLAMI
7 April 2021

Ini Aturan dan Doa Sholat Tarawih Ramadan selama Pandemi, Catat!

Untuk sementara salat di rumah ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pada bulan Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1442 H ini, nampaknya para umat Muslim masih harus melakukan ibadah puasa di tengah pandemi COVID-19 yang belum juga mereda. Begitu juga melaksanakan sholat tarawih.

Ragam pertanyaan mungkin muncul di benak masyarakat, salah satunya yaitu dalam melaksanakan sholat tawarih. Lalu, bagaimana aturan dan doa sholat tarawih untuk bulan Ramadan nanti?

Baca Juga: Niat Puasa dan Artinya, Yuk Ajarkan pada Si Kecil

Hukum Sholat Tarawih dalam Islam

Tips-Mengajak-Balita-Sholat-Tarawih-di-Rumah-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bulan Ramadhan identik dengan rangkaian ibadah yang dijalankan, berpuasa, sahur serta sholat Tarawih.

Sholat Tarawih merupakan salah satu praktik untuk menghidupkan malam Ramadan (qiyamu Ramadan). Ibadah ini memiliki keutamaan-keutamaan yang memang ditemukan landasannya dari hadits Rasulullah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

Barangsiapa ibadah (Tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).

Lantas apakah sebenarnya hukum dalam Sholat Tarawih? Sholat tarawih adalah shalat khusus pada malam bulan Ramadhan yang dilaksanakan setelah shalat Isya’ dan sebelum shalat witir.

Hukum melaksanakan sholat tarawih adalah sunnah bagi kaum laki-laki dan perempuan, di antaranya berdasarkan hadits yang disebutkan di atas. Anjuran sholat tarawih juga tertuang dalam hadits lain, seperti:

"Dari Abi Hurairah radliyallahu 'anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat.” (HR Muslim).

Melansir Islam NU, para ulama sepakat bahwa hadits tersebut mengacu pada makna sholat tarawih.

Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah menganjurkan qiyam (salat) Ramadan kepada mereka (para sahabat), tanpa perintah wajib."

Beliau bersabda, "Barangsiapa mengerjakan qiyam (salat) Ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu." (H.R. al-Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Ini Doa sebelum Berhubungan dan Keutamaannya Menurut Islam, Yuk Amalkan!

Rakaat Sholat Tarawih

Sholat Tarawih, Ketahui Hukum serta Syarat dan Rukunnya!

Foto: Orami Photo Stock

Ini pasti menjadi banyak yang diperdebatkan, sebenarnya berapa jumlah sholat Tarawih yang benar?

Ada yang berpendapat bahwa sholat Tarawih dikerjakan dengan 8 rakaat. Namun, ada pula pandangan bahwa Tarawih dikerjakan 20 rakaat.

Untuk panduan sholat Tarawih 8 rakaat, terdapat 2 cara dalam menggelarnya, yaitu dengan 4 rakaat satu salam atau 2 rakaat dua kali salam. Dikutip dari laman Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, kedua cara tersebut sah dalam beribadah, sehingga keduanya dapat diamalkan.

Pengerjaan sholat Tarawih 8 rakaat dengan 4 rakaat satu salam merujuk pada riwayat Aisyah, bahwa Nabi Muhammad tidak pernah melakukan salat sunah bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari 11 rakaat.

"Beliau sholat 4 rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana bagus dan indahnya. Kemudian beliau sholat lagi 4 rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau sholat 3 rakaat." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Sementara itu, dikutip dari NU Online, umumnya sholat Tarawih bisa dilakukan 8 ataupun 20 rakaat, ditutup dengan menggelar sholat witir 3 rakaat. Terkait tata cara melangsungkan tiga rakaat ini, juga terjadi perbedaan pandangan.

Baca Juga: 7+ Cara dan Doa Agar Suami Setia Menurut Islam, Sudah Moms Amalkan?

Ada yang berpendapat, dengan 2 rakaat kemudian satu rakaat (berarti dua kali salam) atau dilangsungkan tiga rakaat sekaligus.

Untuk mudahnya, maka sholat Tarawih dan witir yang 8 rakaat bisa dilangsungkan dengan sistem 4-4-3, 2-2-2-2-2-1, ataupun 4-4-2-1.

Lalu, untuk yang 20 rakaat, dikerjakan dengan sistem 2 rakaat sholat Tarawih sebanyak 10 kali dilanjutkan salat witir dua rakaat kemudian satu rakaat (dua kali salam).

Aturan Sholat Tarawih Menurut Kementerian Agama

doa salat tarawih-1.jpg

Foto: middleeasteye.net

Jika pada tahun lalu masyarakat diimbau untuk melaksanakan ibadah sholat tarawih di rumah, tahun ini agak berbeda. Masyarakat diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah sholat tarawih berjamaah di masjid.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 5 April 2021.

"Khusus untuk kegiatan ibadah selama Ramadan dan yakni tarawih pada dasarnya diperkenankan atau diperbolehkan," ujar Muhadjir.

Meski demikian, tentu saja ada aturannya ya Moms. Pemerintah menyatakan ada sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi. Yang pertama adalah pelaksanaan sholat tarawih harus tetap dengan menjaga protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan sangat ketat," tegas Muhadjir.

Aturan yang kedua adalah sholat tarawih boleh dilakukan berjemaah di luar rumah. Akan tetapi, jemaah hanya terbatas pada komunitasnya atau di lingkup komunitasnya. Dengan begitu, jemaah dari luar lingkup komunitas tidak diperbolehkan mengikuti tarawih di komunitas itu.

"Di mana jemaahnya memang sudah dikenali satu sama lain, sehingga jemaah dari luar mohon supaya tidak diizinkan (mengikuti)," lanjut Muhadjir.

Yang terakhir adalah pemerintah meminta agar dalam melaksanakan sholat tarawih berjemaah ini diupayakan dibuat sesederhana mungkin.

"Sehingga waktunya tidak terlalu panjang, karena masih dalam kondisi darurat (pandemi Covid-19) ini," tambah Muhadjir.

Baca Juga: Supaya Tidak Lemas Saat Puasa, Konsumsi 5 Buah Segar Ini Saat Sahur

Niat Sholat Tarawih

doa salat tarawih-2.jpg

Foto: thedailycrisp.com

Di bulan Ramadan ini, ketahui niat atau doa sholat Tarawih sehingga Moms dan keluarga dapat memperbanyak pahala. Mengutip Islami.co, ini niat sholat Tarawih untuk imam, makmum, dan bila melaksanakan sholat Tarawih sendiri.

1. Niat Sholat Tarawih untuk Imam

Usholli Sunnat-Tarawihi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Imaman Lillahi Ta’ala

Artinya:

"Aku niat Shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat menjadi imam karena Allah Ta'ala."

2. Niat Sholat Tarawih Untuk Makmum

Usholli Sunnatat Tarawihi Rok’ataini Mustaqbilal Qilblati Ma’muman Lillahi Ta’ala

Artinya:

"Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

3. Niat Sholat Tarawih Sendirian

Usholli Sunnatat Tarawihi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: 

"Aku niat shalat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Ini Nutrisi Penting untuk Menu Sahur dan Berbuka Puasa, Yuk Penuhi!

Tata Cara dan Doa Sholat Tarawih

doa sholat tarawih-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui hukum dan niat sholat Tarawih, mari cari tahu tata cara Sholat Tarawih yang bisa dilakukan di rumah. Mengutip dalamIslami.co, berikut panduan tata cara melaksanakan Sholat Tarawih dengan mudah, antara lain:

  1. Membaca niat dibarengi takbiratul ihram.
  2. Membaca Alfatihah rakaat pertama dan rakaat kedua.
  3. Membaca surat pendek setelah al-fatihah, mulai at-takatsur sampai al-lahab (setiap rakaat pertama).
  4. Membaca surat al-ikhlas di rakaat kedua. Begitu seterusnya sampai rakaat terakhir.
  5. Setiap dua rakaat mengucapkan salam.
  6. Membaca doa setelah tarawih atau doa kamilin setelah rakaat akhir.

Setelah menjalankan sholat tarawih lanjutkan dengan sholat penutup witir, shalat witir terdiri dari 3 rakaat dan 1 salam, berikut niat melakukan sholat witir:

Ushalli sunnatal witri tsalaasa roka'aatain mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Bolehkah Sholat Tahajud sebelum Tidur? Ini Penjelasannya!

Setelah menjalankan sholat Tarawih dan sholat Witir, alangkah baiknya jika ditutup dengan membaca dzikir dan doa, berikut adalah bacaan doa setelah sholat Tarawih:

Allahummaj’alna bilimani kamilin, wa lil Faraidi Muaddin, walis shalati hafidzin, wa lizzakati fa’ilin, wa lima indaka thalibin, wa li afwika rajiin, wa bil huda mutamassikin, wa ‘anil laghwi mu’ridhi, wa fid dunya zahidin, wa fil akhirati raghibin, wabil qadhai radhiin, wa lin na’mai syakirin,

wa ‘alal bala’ shabirin, wa tahta liwai sayyidina muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yaumal qiyamati sa’irin, wa ilal haudi waridin, wa ilal jannati dahilin, wa minan nari naajiin, wa ‘ala sariril karamati qa’idin,

wa min khurin ‘inin mutazawwijin, wa min sundusin wa istabraqin, wa dibaajin mutalabbisin, wa min tha’amil jannati akilin, wa min labanin wa’asalin mushaffaini syaribin, bi akwabin wa abariqa wa ka’sin min ma’in, ma’al ladzina an’amta alaihim minan nabiyyina was shiddiqiina was syuhada’i was sholihin, wa hasuna ula’ika rafiqaa, dzalikal fadhlu minallahi. Wa kafa billahi ‘alima.

Allahummaj’alna fi hadzas syahri syarifatil mubarakati minas su’ada’il maqbulin. Wa laa taj’alna minal azkiya’il marduudin. Wa shallallahu ‘ala sayyidina Muhammadin, wa ‘aalihi wa sahbihi ajma’in. birahmatika ya arhamar rahimin.

Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban- kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan ketentuan, yang bersyukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Baca Juga: Tata Cara dan Doa Sholat Dhuha untuk Melancarkan Rezeki, Yuk Hafalkan!

Itu dia Moms, kebijakan pemerintah dan doa untuk sholat Tarawih di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait