Selebriti

20 Mei 2019

Aura Kasih Gelar Upacara Tujuh Bulanan, Yuk Kenalan dengan Ritualnya!

Unik dan menarik, ritual ini dilakukan sebagai ucapan syukur
placeholder

Foto: instagram.com/aurakasih/

placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Memasuki usia kandungan trimester tiga, Aura Kasih menggelar acara tujuh bulanan sama seperti kebanyakan ibu hamil lainnya, pada 18 Mei 2019 lalu.

Kemeriahan ritual nujuh bulan ini Aura Kasih bagikan melalui akun Instagramnya. Acara siraman yang digelar pasangan yang menikah pada 26 Desember 2018 lalu ini berlangsung sakral dengan menggunakan prosesi adat Sunda yang kental.

Dalam akun Instagramnya @aurakasih, ia menyebutkan bahwa ritual tujuh bulnanan yang digelar ini juga sekaligus untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada sang suami, Eryck Amaral, yang berasal dari Brazil.

“Prosesi 7 bulanan, prosesi ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya indonesia (kalau saya sunda) kepada suami saya,” tulis Aura Kasih.

Nah, untuk Moms yang sedang hamil dan mungkin ingin menggelar ritual tujuh bulanan juga, yuk kita cari tahu lebih dalam mengenai ritual ini!

Baca Juga: Aura Kasih Langsung Hamil Setelah Menikah, Ini 5 Faktor yang Menyebabkan Cepat Hamil

Apa Itu Ritual Tujuh Bulanan?

Siraman syukur kepada Tuhan adalah hal yang wajib kita lakukan dalam keadaan apapun, terlebih jika dikaruniai oleh seorang anak dalam rahim ibu.

Nah, salah satu ungkapan syukur yang dilakukan masyarakat Jawa atas kehamilan adalah dengan menggelar doa bersama dan upacara tingkeban atau nujuh bulan. Dalam ritual tujuh bulanan ini, ada beberapa prosesi yang harus diakukan.

1. Siraman

siraman, aura kasih, tujuh bulanan, aura kasih gelar tujuh bulanan

Prosesi siraman dalam ritual tujuh bulanan ini dimaksudkan untuk menyucikan secara lahir dan batin sang ibu dan calon bayinya.

Siraman ini dilakukan oleh tujuh orang bapak dan ibu yang diteladani dari calon ibu dan calon ayah.

Lalu dengan gayung batok kelapa, figur yang terpilih tersebut menyiram calon ibu dimulai dari saudara tertua di keluarga.

Baca Juga: 7 Momen Bahagia Nadia Mulya Saat Menanti Kelahiran Anak Keempat

2. Acara Brojolan

siraman, aura kasih, tujuh bulanan, aura kasih gelar tujuh bulanan

Dalam sesi ini, sang ayah akan meluncurkan dua cengkir atau kelapa muda, dari balik kain yang dipakai sang ibu.

Cengkir yang dipakai tentu sebelumnya telah dilukis. Bila dilukis Dewi Kamaratih maka melambangkan bayi wanita jelita, dan Dewa Kamajaya melambangkan bayi pria rupawan

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi membelah cengkir, sebagai simbol untuk membukakan jalan lahir si calon bayi agar lancar.

3. Pembagian Takir Pontang

siraman, aura kasih, tujuh bulanan, aura kasih gelar tujuh bulanan

Takir pontang adalah tempat makanan yang terbuat dari daun pohon pisang dan janur, lalu dibentuk menyerupai kapal yang mempunyai arti bahwa dalam mengarungi bahtera kehidupan, kita harus menata diri dengan menata pikiriran karena laju perjalanan bahtera selalu pontang panting mengikuti gelombang kehidupan.

Hidangan yang sudah diletakkan pada takir pontang selanjutnya dibagikan sebagai suguhan dan ucapan terima kasih kepada para sesepuh yang menghadiri upacara.

Baca Juga: 4 Ritual Memandikan Bayi Yang Perlu Mama Ketahui

4. Jualan Dawet dan Rujak

siraman, aura kasih, tujuh bulanan, aura kasih gelar tujuh bulanan

Setelah semua sesi dilakukan, ritual tujuh bulanan ditutup dengan prosesi jualan dawet dan rujak.

Maksud dan tujuan dari serangkaian acara ini adalah usaha dari calon orang tua agar dapat memenuhi kebutuhan sang anak kelak.

Ritual ini juga dijadikan sebagai sebuah harapan agak si bayi nantinya mendapatkan banyak rezeki untuk dirinya sendiri dan kedua orang tuanya.

Wah, ternyata seru juga ya Moms melakukan ritual tujuh bulanan ini. Tertarik untuk melakukan ritual ini ketika hamil nantinya?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait