Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Jan 12, 2018

Awas, 4 Penyakit Tulang Pada Balita Ini Mengintai si Kecil

Bagikan


penyakit tulang pada balita

Berbicara soal penyakit tulang, mungkin saat ini Moms sedang membayangkan osteoporosis yang banyak menimpa orang berusia lanjut. Tapi apa benar kalau balita yang masih dalam masa pertumbuhan tak bisa terkena penyakit tulang?

Wah, ternyata karena sistem imunitasnya belum sempurna, balita juga bisa terkena flu tulang yang tergolong berbahaya dan mematikan lho, Moms. Dan meski namanya flu tulang, ternyata penyakit ini juga dapat mempengaruhi sistem syaraf dan kinerja organ tubuh lainnya.

Agar Moms bisa lebih waspada dengan penyakit tulang pada balita, yuk simak uraian berikut.

1. Rakitis (Rickets)

rakitis, rickets, penyakit tulang pada balita

triadfoot.com

Penyakit rakitis atau rickets adalah salah satu jenis penyakit tulang yang umum diderita oleh balita. Penyakit ini biasanya muncul pada balita yang kekurangan vitamin D akibat kurang gizi atau pola makan yang salah.

Penyakit tulang ini biasanya terlihat saat balita sedang dalam masa pertumbuhan, ketika tubuhnya sedang banyak membutuhkan asupan kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi. Saat menderita rakitis, tulang balita menjadi sulit untuk berkembang dengan kuat dan sempurna, sehingga membuat formasi tubuhnya menjadi abnormal.

2. Osteomyelitis

osteomyelitis, penyakit tulang pada balita

svdp-sf.org

Osteomyelitis adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi pada tulang. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh jamur atau virus, yang biasanya akan menyerang bagian tulang yang besar dan panjang seperti betis. Osteomyelitis juga dapat disebabkan oleh sepsis, yaitu infeksi bakteri yang berasal dari aliran dalam darah.

Penderita penyakit osteomyelitis kebanyakan adalah balita dan anak-anak, tapi tidak menutup kemungkinan dapat juga diderita oleh orang dewasa. Ketika penyakit ini menimpa balita, biasanya sulit untuk disembuhkan karena dikhawatirkan akan mempengaruhi perkembangan tulangnya.

Baca Juga : Kenali Bentuk Kaki Balita Saat Pertama Kali Berjalan

3. Osteogenesis Imperfecta

osteogenesis imperfecta, penyakit tulang pada balita

nbcnews.com

Osteogenesis imperfecta atau brittle bone disease adalah penyakit tulang yang disebabkan oleh kelainan genetik. Penyakit tulang pada balita ini dapat dibedakan menjadi 8 tipe, tergantung pada penyebab dan gejala yang ditimbulkan.

Dalam kebanyakan kasus, penderita osteogenesis imperfecta biasanya memiliki tulang yang rapuh dan sangat mudah retak. Hal tersebut biasanya terjadi akibat tubuh tidak memproduksi kolagen yang berfungsi sebagai penguat tulang, sehingga tulang dan otot balita jadi tidak dapat terbentuk dengan sempurna.

4. Fibrous Dysplasia

fibrous dysplasia, penyakit tulang pada balita

amazonaws.com

Meski namanya jarang terdengar, tapi penyakit tulang pada balita ini tetap harus diwaspadai ya, Moms. Penyakit ini akan membuat tulang terasa sakit, mudah retak, tumbuh tidak normal, hingga cacat pada tulang.

Bagian tulang yang diserang juga bervariatif, namun pada umumnya akan menyerang tengkorak kepala, tulang iga, tulang paha dan sikut. Fibrous dysplasia sebenarnya sudah dapat terlihat ketika bayi masih dalam kandungan, tapi gejalanya baru akan muncul saat anak berusia 4-5 tahun.

Khawatir buah hati terkena berbagai penyakit tulang di atas? Tenang saja Moms, cegah dengan memberikan asupan gizi yang baik sambil terus awasi perkembangan tubuhnya. Sudah tahu belum, makanan apa saja yang baik untuk kesehatan tulang balita?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.