Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Sex & Relationship | Nov 11, 2018

Ayah Juga Bisa Mengalami Baby Blues

Bagikan


Ayah Juga Bisa Mengalami Baby Blues

Ayah bisa mengalami baby blues? Bukankah baby blues dialami oleh ibu baru?

Perlu Moms ketahui bahwa bukan hanya ibu yang mengalami depresi pasca melahirkan. Seorang ayah ternyata juga bisa merasakan postnatal depression (PND). PND kemungkinan besar akan mulai muncul dalam 3-6 bulan setelah kelahiran bayi, meskipun bisa dimulai lebih awal atau lebih lambat.

Seperti halnya ibu baru, ayah juga membutuhkan dukungan, dorongan, kepastian, dan tempat yang nyaman untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga: 5 Ketakutan Pria Saat Menjadi Ayah 

Apa yang dirasakan oleh ayah baru tidak sama dengan baby blues yang dirasakan oleh ibu beberapa hari setelah melahirkan. Baby blues berhubungan dengan perubahan hormonal tepat setelah ibu melahirkan, sedangkan PND bisa dimulai lebih lambat dan bertahan lebih lama dari baby blues.

Kenapa Ayah Baru Bisa Mengalami PND?

Dr. Craig Garfield, seorang profesor di bidang pediatri dan ilmu sosial medis di Northwestern University Feinberg School of Medicine, yang memimpin studi pediatrik mengenai gejala depresi mengatakan, pria dengan riwayat kondisi kesehatan mental berisiko tinggi mengalami depresi setelah menjadi ayah.

Namun, bagi beberapa ayah baru, kondisi PND juga bisa disebabkan oleh kurang tidur, kurang kontrol, dan kurangnya aktivitas yang mendorong terjadinya peningkatan depresi dan menyebabkan ayah mengalami baby blues.

Orang tua yang memiliki peran ganda, katakanlah menjadi ayah biologis dan ayah tiri untuk anak-anaknya, juga memiliki peningkatan risiko mengalami depresi. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 terhadap lebih dari 6.000 keluarga menemukan bahwa ayah tiri dengan anak baru dan anak kandung yang tidak tinggal dengan mereka memiliki risiko tertinggi.

Ayah baru juga rentan terhadap depresi karena mereka sering kekurangan tipe dukungan sosial yang lebih umum di kalangan wanita. Umumnya orang-orang akan mendatangi wanita hamil di jalan dan menanyakan bagaimana kondisi kehamilan dan keadaan sang ibu hamil. Ayah bisa mengalami depresi karena tidak ada manifestasi dari kehamilan yang dijalani sang istri.

Apakah PND Perlu Mendapatkan Penanganan Serius?

Terkadang, depresi pada ayah baru bisa menjadi masalah yang lebih serius. Tentu saja pada kondisi tersebut ayah membutuhkan pertolongan dari seorang profesional.

Gejala depresi pasca kelahiran yang tergolong serius pada ayah baru di antaranya:

  • Merasa lelah dan cemas
  • Terobsesi dengan keuangan
  • Mulai menarik diri dari keluarga
  • Mudah tersinggung atau tidak toleran
  • Tidur terlalu nyenyak atau terlalu sering

Selain itu, perlu Moms ketahui bahwa beberapa gejala utama PND meliputi sering merasa sedih, tertekan, atau putus asa dan kehilangan minat atau kesenangan dalam melakukan hal-hal yang biasanya ayah nikmati.

Jika Moms melihat suami menunjukkan tanda-tanda tersebut dan masih belum membaik dalam waktu beberapa minggu setelah kelahiran si kecil, segera temui dokter untuk berkonsultasi dan mendapatkan bantuan.

Sebelum menjadi masalah yang lebih serius, apakah Moms sudah melihat bagaimana kondisi ayah setelah proses kelahiran si kecil? Apakah Mama melihat adanya gejala ayah baby blues?

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.