Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Mar 12, 2018

Bagaimana Mengatasi Keputihan Pada Ibu Hamil?

Bagikan


Tanya:

Saya hamil 12 minggu 3 hari. Saya mengalami keputihan putih tebal kadang warna kekuningan dan berbau anyir tapi tidak gatal.

Dokter meresepkan flagystatin tapi ada bebrapa opini kalau obat tersebut tidak boleh digunakan untuk kehamilan semester 1. Jadi saya takut karena kondisi kehamilan saya pun masih beberapa kali mengalami flek juga. Mohon penjelasan dan solusinya.

Jawab:

Keputihan dapat normal terjadi pada wanita hamil akibat dari perubahan hormonal serta respon pertahanan rahim dari infeksi. Ciri dari keputihan tersebut adalah:

- Jernih, sedikit

- Tidak berbau

- Tidak disertai gatal dan nyeri.

Bila sudah berubah warna, jumlah banyak, bau dan disertai gatal, nyeri serta keluhan lain maka ada kemungkinan disebabkan oleh infeksi, seperti infeksi jamur, bakteri, parasit, atau virus.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi/mencegah keputihan, antara lain:

- Tidak menggunakan pembersih, pengharum, panty liner, antiseptik pada daerah vagina karena dapat merubah tingkat keasaman (pH) dan mematikan kuman normal vagina sehingga berpotensi terjadinya infeksi kuman lain.

- Menghindari cuaca panas dan aktivitas berlebihan

- Tidak memakai celana terlalu ketat dan rutin menggantinya bila telah lembap

- Menjaga kebersihan daerah kemaluan

- Membilas dari arah depan ke belakang setelah BAB, dengan tujuan agar tidak “menyapu” kuman dari anus ke arah vagina.

Flagystatin merupakan obat yang mengandung Metronidazole dan Nystatin. Pada kehamilan memang tidak dianjurkan pada trimester pertama. Konsultasikan kembali masalah konsumsi obat tersebut kepada dokter spesialis obsgyn Anda.

Dijawab oleh dr. Fitria Luluk Mukhashona

Sumber: meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.