Pernikahan & Seks

4 Bahaya Berhubungan Seks saat Menstruasi

Meskipun berhubungan seks saat menstruasi diklaim punya manfaat, namun tetap ada risiko yang menanti
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Intan Aprilia

Berapa banyak dari Moms yang takut berhubungan seks saat menstruasi? Tentu saja Moms tidak sendirian.

Berhubungan seks saat menstruasi masih dianggap tabu oleh masyarakat hampir di seluruh belahan dunia.

Penelitian dari Virginia Polytechnic Institute and State University tentang aktivitas seksual saat menstruasi yang melibatkan 108 orang wanita menemukan lima macam pola.

Sebanyak 16 wanita yang belum pernah berhubungan seks tidak masalah bernegosiasi dengan pasangan saat akan berhubungan seks waktu menstruasi.

Dari 92 orang yang sudah pernah berhubungan seks, 37 di antaranya tidak mau berhubungan seks saat mens, 8 orang menyatakan pernah mencoba sekali dan tidak mau melakukannya lagi, 7 orang menyatakan jarang dan memiliki persyaratan khusus bila melakukannya.

Lalu, 40 wanita menyatakan mereka melakukan hubungan seks saat menstruasi dan berada dalam hubungan dengan komitmen.

Selanjutnya, penelitian ini juga mewawancara 12 orang pria, 7 orang di antaranya pernah berhubungan seks saat pasangan mereka menstruasi.

Para dewasa muda menganggap seks saat menstruasi menjadi bagian dari hubungan yang pernuh komitmen.

Baca Juga: Seks Saat Menopause Tetap Nikmat dengan 5 Cara Ini

Risiko Berhubungan Seks Saat Menstruasi

Terlepas dari stigma yang beredar di masyarakat tentang seks saat menstruasi, risiko apa saja yang mungkin terjadi saat berhubungan seks di waktu menstruasi?

1. Darah di Mana-mana

Bahaya Berhubungan Seks Saat Menstruasi 1.jpg

Foto: freepik.com

Moms pasti sudah berpengalaman dengan darah mens yang merembes di kasur dan nodanya sangat sulit dihilangkan, bukan?

Berhubungan seks saat menstruasi, apalagi sewaktu darah sedang deras, tentu membuat darah berceceran di mana-mana.

Darah dapat berceceran di ranjang, pada pasangan, dan tubuh Moms sendiri tentunya.

Selain itu, kemungkinan ada perasaan gelisah dan cemas tentang darah membuat tubuh Moms sulit merespon rangsangan seksual.

Baca Juga: Seks Saat Menstruasi, Amankah?

2. Infeksi

Bahaya Berhubungan Seks Saat Menstruasi 2.jpg

Foto: unsplash.com

Saat menstruasi, dinding vagina akan membengkak dan lapisan dinding luruh bersamaan dengan keluarnya darah mens.

Darah yang keluar inilah yang bisa memicu perkembangan bakteri yang kemudian bisa membuat Moms mengalami ISK atau infeksi saluran kemih, juga infeksi pada sperma dan prostat Dads.

Tak hanya bakteri saja, jamur pun bisa tumbuh lebih cepat karena saat menstruasi, kadar pH vagina meningkat.

Lebih parahnya lagi, bahaya berhubungan saat mens ialah bisa menyebabkan infeksi serviks.

Sebab, rahim Moms akan lebih terbuka saat haid, sehingga serviks dan uterus bagian atas akan lebih rentan.

3. Penyakit Menular Seksual

Bahaya Berhubungan Seks Saat Menstruasi 3.jpeg

Foto: freepik.com

Beberapa penyakit menular seksual dapat menular melalui darah, seperti HIV, Hepatitis, Herpes, dan lainnya jika pasangan tidak memakai kondom.

Umumnya karena dianggap sebagai pencegah kehamilan saja, pasangan suami istri tidak menggunakan kondom dalam hubungan seks saat menstruasi.

Meskipun kemungkinannya sangat kecil, Moms juga tetap bisa hamil ketika berhubungan seks selama haid.

Hal ini disebabkan oleh kemampuan sel sperma dapat hidup dalam tubuh hingga 7 hari.

Selain kehamilan yang tidak direncanakan, kondom juga melindungi risiko tertular penyakit dari virus, jamur, dan bakteri yang tidak disadari.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Menular Seksual? Kenali Penyebab Umum Penyakit Ini!

4. Lupa Melepas Tampon

Bahaya Berhubungan Seks Saat Menstruasi 4.jpg

Foto: freepik.com

Bagi Moms yang menggunakan tampon, jangan lupa untuk melepasnya, ya!

Kadang lupa melepas tampon dapat menjadi masalah karena terdorong terlalu dalam dan harus meminta dokter untuk mengeluarkannya.

Terlepas dari berbahaya atau tidaknya berhubungan seks ketika haid, hal yang paling penting untuk ditekankan ialah adanya kesepakatan dari kedua belah pihak.

Moms dan Dads harus sama-sama setuju bila mau berhubungan seks, baik saat menstruasi maupun tidak. Dengan begitu, hubungan seks akan terasa lebih nyaman dan intim.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait