Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Sep 2, 2018

Bahaya, Jangan Bertengkar Lewat Chat

Bagikan


Di era digital yang serba cepat ini, mungkin Moms lebih sering menerima pesan singkat dari pasangan lewat chat daripada mendengar suaranya atau bertemu langsung.

Chat memang memudahkan komunikasi pasangan, tapi hati-hati dengan penggunaannya. Ternyata, bertengkar lewat chat bisa mengancam hubungan Moms dan pasangan. Kalau tidak percaya, silakan simak lima alasan berikut.

1. Chat bukan tempat bicara panjang lebar

Tak ada pertengkaran pasangan yang singkat. Ketika sedang berdebat, Moms dan pasangan pasti ingin menyampaikan banyak hal, dan chat sangatlah tidak efektif untuk bertengkar dan berbicara panjang lebar. Bisa-bisa karena terlalu sibuk mengetik, Moms jadi lupa poin yang sebenarnya ingin Moms sampaikan tadi.

2. Kemungkinan terjadi salah kaprah lebih besar

Pertukaran pesan di chat room bisa disalahartikan dengan mudah sebab Moms tak tahu nada bicaranya, ekspresi wajahnya, atau penekanan kata pada kalimat-kalimat yang pasangan Moms ucapkan. Yang ada pertengkaran Moms malah jadi tambah panas.

3. Bisa diabaikan begitu saja

Mengabaikan pesan dari satu sama lain saat sedang bertengkar memang tidak sopan, tapi tetap saja hal ini kerap terjadi. Kalau salah satu sudah malas, Moms atau dirinya bisa saja meletakkan smartphone dan justru melakukan hal lain. Padahal, yang satunya sedang berapi-api di ujung sana. Sangat tidak menyelesaikan masalah, bukan?

4. Memakan waktu lebih lama

Percakapan yang seharusnya bisa dilakukan dalam waktu sepuluh menit ketika bertatapan langsung bisa jadi sangat panjang lewat chat, hingga empat puluh lima menit karena Moms harus menunggu dia mengetik jawaban.

Moms sendiri juga mengetik, menghapus, mengetik ulang, dan menghapus lagi kata-kata Moms sebelum dikirim. Belum lagi kalau sinyal salah satu dari Moms tiba-tiba hilang. Pertengkaran seperti ini hanya akan buang-buang waktu saja.

5. Jalan pintas untuk menghindari konfrontasi

Jika persoalan yang Moms dan pasangan hadapi bisa sampai memicu pertengkaran, berarti masalahnya cukup serius. Justru saat inilah, melalui konfrontasi, cinta Moms berdua diuji dan diasah supaya lebih kuat lagi.

Namun, bertengkar lewat chat berarti Moms tidak menganggap penting masalah yang sedang berlangsung. Moms dan pasangan justru memilih untuk ‘bersembunyi’ di balik layar dan menghindari konfrontasi langsung. Bagaimana Moms berdua akan menghadapi pertengkaran yang lebih serius nantinya?

 

(IA)

Foto: le21me

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.