Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | May 6, 2018

Bahaya Mengumbar Masalah Rumah Tangga pada Sembarang Orang

Bagikan


Menghadapi permasalahan rumah tangga tentu tidak mudah. Pada satu titik rasanya Moms ingin meluapkan keluh kesah Moms pada orang lain. Hal ini wajar saja, tapi Moms harus benar-benar selektif jika ingin menceritakan masalah Moms.

Ada beberapa hal yang memang harus Moms ceritakan, seperti kasus kekerasan atau pelecehan dalam rumah tangga. Namun, ada hal lain yang tidak perlu diumbar-umbar karena sifatnya yang pribadi, apalagi kepada sembarang orang seperti teman kerja, tetangga, atau asisten rumah tangga Moms.

Coba pertimbangkan dulu empat hal berikut ini sebelum mengumbar masalah Moms pada orang lain.

1. Tak ada penyelesaian

Ketika sedang ada masalah dengan suami, mungkin yang Moms inginkan hanyalah cara agar persoalan tersebut cepat selesai. Moms pun bercerita pada orang lain dengan harapan Moms akan dapat masukan yang berguna.

Sayangnya, tidak ada yang paham betul situasi Moms dan suami selain Moms berdua. Pasti ada detail penting yang Moms sembunyikan dari orang lain. Maka, yang dapat mengusahakan penyelesaian hanya Moms sendiri dengan suami.

Pahami bahwa hal-hal seperti ini memang akan makan waktu dan tenaga, tidak mungkin bisa selesai dalam satu malam.

Baca Juga : Bertengkar dengan Suami Secara Sehat

2. Saran yang Moms terima tidak objektif

Jika Moms berkeluh kesah pada sahabat atau saudari Moms, besar kemungkinan mereka akan memberi saran yang hanya menguntungkan Moms tanpa memedulikan keadaan suami Moms. Ini karena mereka lebih peduli pada Moms ketimbang suami.

Walaupun mereka adalah pihak luar, jika mereka hanya mendengar permasalahannya dari sudut pandang Moms, mereka tidak akan bisa membantu sama sekali.

3. Memberikan kesan yang buruk

Hati-hati kalau Moms sering menceritakan masalah perkawinan Moms pada orang lain. Orang lain akan mengira bahwa pernikahan Moms berada di ambang jurang. Lama-kelamaan Moms sendiri pun akan memercayai hal ini dan membawa rasa takut tersebut ke dalam hubungan Moms dan suami.

4. Suami bisa kehilangan kepercayaan

Moms seharusnya bisa menjadi sosok yang diandalkan dan dipercaya oleh suami untuk sama-sama mengatasi berbagai tantangan berumah tangga.

Namun, kalau suami Moms tahu bahwa Moms diam-diam sering menceritakan kesulitan yang dihadapi, suami akan kehilangan kepercayaan pada Moms dan memilih untuk menghindar ketika sedang ada masalah. Hal ini tentunya tidak sehat bagi perkawinan Moms dan suami, bukan?

 

(IA)

Foto: huffingtonpost

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.