Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Program Hamil | Feb 20, 2018

Bahaya PCOS Bagi Wanita yang Sedang Program Hamil

Bagikan


Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah gangguan keseimbangan hormonal pada wanita yang merupakan salah satu gangguan endokrin atau gangguan hormonal. Pada kondisi ini, terjadi ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tetap kecil dan tidak ada yang berkembang menjadi sel telur besar dan matang untuk bisa dibuahi oleh sel sperma. Dengan kata lain, keadaan ini membuat kita jadi susah hamil.

Pada sindrom ovarium polikistik, sel telur tidak terbuang menjadi darah menstruasi, sehingga di dalam ovarium berkumpul sel telur yang tidak matang dalam jumlah yang banyak. Ciri-ciri umum akan PCOS yaitu, haid yang tidak teratur, atau siklus yang memanjang.

Bila dibiarkan terus menerus, maka bisa menyebabkan wanita sulit hamil, dan sindrom ini pun lebih banyak menyerang wanita pada usia reproduktif.

Baca juga: Kegemukan Sebelum Hamil? Hati-hati Ini 6 Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Gejala PCOS

Penderita PCOS memiliki gejala yang kadang tak dapat dilihat dengan jelas, namun ada beberapa yang menjadi gejala awal PCOS seperti:

1. Jarang atau tidak pernah mendapat haid

Pada gejala ini, biasanya siklus haid lebih dari 35 hari, namun ada juga beberapa penderita PCOS yang mengalami haid setiap bulan namun tidak selalu mengalami ovulasi. Selain itu pendarahan pada haid juga tidak teratur atau berlebihan.

2. Rambut rontok dan Jerawat

Gejala selanjutnya adalah rambut kepala rontok dan rambut tubuh tumbuh secara berlebihan, hal ini terjadi karena kadar androgen yang tinggi. Selain menyebabkan rambut rontok, kadra androgen yang tinggi juga menyebabkan pertumbuhan jerawat.

3. Depresi

Karena hal ini berkaitan dengan perubahan hormon, makan besar kemungkinan untuk menyebabkan gangguan emosi seperti depresi.

4. Perubahan fisik

Biasanya, pada tampilan akan ada beberapa hal yang berubah seperti, tumbuh rambut atau bulu pada dada, kaki, dan muka. Berat badan yang bertambah, khususnya pada daerah sekitar pinggul. Hingga warna kulit yang menjadi lebih gelap pada bagian kulit bawah lengan, dada, dan tengkuk.

Baca juga: 8 Vitamin Pra Kehamilan Terbaik Rekomendasi Dokter

Bahaya PCOS

Tentunya amat banyak wanita yang merasa khawatir dengan kondisi ini, tak jarang pula yang mengira bahwa PCOS merupakan kista. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah banyaknya kumpulan sel telur yang tidak matang atau berukuran kecil di dalam ovarium. Lalu apakah dampak pada wanita yang mengalami ini?

Dampaknya adalah ketidaksuburan atau infertilitas, sehingga dapat diartikan bahwa sindrom ini bisa menyebabkan kemandulan jika tidak ditangani atau dibiarkan begitu saja. Tak hanya bagi yang sedang mengupayakan kehamilan, ketidakseimbangan hormon ini jugalah yang bisa mengakibatkan penderita sindrom ovarium polikistik yang sedang hamil akan rentan mengalami keguguran di mana tidak jarang juga keguguran ini dapat terjadi berulang kali.

Baca juga: Makanan Sehat Ini Mampu Meningkatkan Kesuburan

Tips Cepat Hamil Bagi Penderita PCOS

1. Mengubah pola makan

Hal yang paling utama adalah dengan mengubah pola makan dengan konsumsi makanan sehat seperti sayuran segar, buah-buahan, kacang-kacangan, dan gandum. Jangan makan makanan yang digoreng, susu, keju serta daging, bagi Moms dngan kelebihan berat badan hindari asupan karbohidrat dan gula untuk membantu menurunkan berat badan.

2. Olahraga

Dengan olahraga, berat badan yang ideal pun akan sangat mudah dicapai. Berolahraga juga dapat melepaskan hormon yang disebut endorfin, sehingga membuat kita merasa senang dan mengurangi stres.

3. Mengurangi berat badan

Mengurangi berat badan dapat membantu ovulasi secara alami, meningkatkan siklus menstruasi dan menormalkan kadar insulin serta glukosa dalam tubuh. Sehingga, olahraga akan membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh Moms dan mengatur siklus menstruasi.

4. Hindari stres

Stres adalah salah satu penyebab utama PCOS karena mempengaruhi sistem internal tubuh Moms. Cobalah untuk sebisa mungkin menghindari stres dengan cara melakukan hal-hal yang menyenangkan. Beristirahatlah sejenak dari rutinitas harian Moms untuk menjaga pikiran dan tubuh tetap sehat.

Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan yang paling tepat ya!

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.