Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Oct 22, 2018

Balita Pilih-pilih Makan? Atasi dengan Minum Susu Temulawak!

Bagikan


Asupan gizi merupakan salah satu hal terpenting bagi tumbuh kembang balita dan prasekolah. Nutrisi yang baik dapat memenuhi pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan, juga emosional anak.

Namun, balita sering kali mengalami masa tidak mau makan dan pilih-pilih makanan. Jika sudah begini, Si Kecil akan kekurangan asupan energi, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Makanan yang ia konsumsi pun kurang bervariasi karena tidak mau makan makanan yang lain. Biasanya ia akan memilih makanan yang rendah sayuran, buah, serta rendah protein dan serat.

“Ada anak yang tidak suka makanan keras, hanya mau yang lembek-lembek. Ada juga anak yang cuma mau makan gorengan,” ujar Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K) saat ditemui dalam acara Talkshow Kesehatan Anak dan Launching Susu Curcuma Plus.

Picky eater dapat disebabkan karena makanan yang kurang variasi, tidak diberikan contoh yang baik oleh orang tua, kurang perhatian dari orang tua, dan anak merasa tertekan ketika makan.

Dampak Buruk Picky Eater

Jika pilih-pilih makanan ini tidak segera diatasi, balita akan mengalami berat badan yang kurang di kemudian hari, sehingga berisiko stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi secara berkelanjutan. Si Kecil pun tumbuh lebih pendek dibanding anak lain seusianya. Ia juga akan mengalami keterlambatan berpikir.

Tak hanya kondisi fisik, memilih makanan juga akan berdampak buruk pada mental Si Kecil dan orang tua, lho.

Menurut psikolog anak Tari Sanjojo, Psi, banyak ibu yang merasa gagal menjadi ibu karena anaknya tidak mau makan atau pilih-pilih makanan.

Mereka jadi merasa rendah diri dan kecil hati karena merasa hal itu adalah kesalahan mereka. Selain itu, ternyata kondisi picky eating juga dapat membuat hubungan Si Kecil dengan Moms meregang.

“Orang tua kadang frustrasi ketika anaknya pilih-pilih makanan, ia pun tidak sabaran, sehingga memaksa anak untuk makan. Akibatnya, anak akan merasa makan adalah aktivitas yang tidak menyenangkan. Hubungannya dengan ibu juga bisa menjauh karena hal ini,” jelas Tari.

Tidak mau hal itu terjadi pada Si Kecil kan, Moms? Untuk mengatasi masalah ini, Tari mengingatkan Moms untuk bersabar menghadapi anak yang pilih-pilih makanan.

Moms juga sebaiknya mengenalkan variasi makanan lain secara bertahap, juga berikan suasana yang menyenangkan.

Moms dan suami juga tidak boleh pilih-pilih makanan supaya bisa menjadi contoh yang baik bagi Si Kecil.

Curcuma Plus pun meluncurkan susu temulawak yang berguna menambah nafsu makan anak supaya ia bisa makan lahap!

Baca Juga: 4 Kesalahan Orang Tua yang Membuat Anak jadi Picky Eater

Susu Temulawak untuk Atasi Balita Susah Makan

Bagi Moms yang sedang mencari susu yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang balita yang sering pilih-pilih makanan, Susu Curcuma Plus yang mengandung temulawak adalah jawabannya.

Temulawak atau curcuma xanthorrhiza adalah tumbuhan herbal yang bermanfaat untuk menjaga nafsu makan dan membuat pencernaan lebih sehat.

Selain itu, tanaman asli Indonesia ini juga bisa menjaga kesehatan hati, daya tahan tubuh, serta mencegah penyakit kanker. Banyak sekali ya kegunaannya?

Susu Curcuma Plus ini dibuat dari susu New Zealand yang lezat dan hadir dalam empat rasa, yakni vanila, cokelat, strawberry, dan madu. Susu ini alami, berkhasiat dengan temulawak organik untuk menjaga nafsu makan, harga terjangkau, gula yang rendah, dan bernutrisi lengkap dibanding susu biasa.

Baca Juga: Bagaimana Cara Memperkenalkan Variasi Makanan Pada Si Picky Eater?

Susu Bukan Pengganti Nutrisi

Banyak orang tua yang kemudian menjadikan susu sebagai pengganti makanan utama Si Kecil. Tapi Moms tidak boleh salah sangka ya, susu tetaplah bukan pengganti nutrisi.

“Pada usia balita, kebutuhan susu sekitar 500-600 cc per hari. Selebihnya, anak harus makan. Jadi, susu tidak dapat menggantikan makanan yang harus dikonsumsi anak,” tegas Prof. Rini.

Sebelum mengenal Susu Curcuma Plus, selebriti sekaligus ibu satu anak, Nagita Slavina juga pernah melakukan kesalahan ini.

“Biasanya, pas lagi picky banget, susu terkadang jadi andalan karena lebih dipilih sama Aa (panggilan Rafathar). Aku sebagai ibu ya khawatir. Soalnya, kalau Aa lebih suka susu daripada makan, maka akhirnya Aa makannya jadi lebih sedikit. Artinya, Aa sudah keburu kenyang, karena minum susu terus,” cerita Nagita.

Namun, sekarang Nagita telah memberikan Susu Curcuma Plus agar nafsu makan Rafatar terjaga dan bisa makan lahap tanpa memilih-milih makanan.

“Aa sudah coba Susu Curcuma Plus. Aku tuh percaya banget karena Susu Curcuma Plus susunya dari New Zealand. Terus natural banget, karena ada kandungan temulawak organik,” tuturnya.

Apa anak Moms juga sering pilih-pilih makanan? Yuk coba atasi dengan susu temulawak dari Susu Curcuma Plus!

(INT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.