Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Perilaku Balita | Jan 28, 2019

Balita Sering Menggigit, Ketahui Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Bagikan


Anak-anak usia balita sering sekali menggigit, beberapa dari mereka menggigit secara naluri, karena belum mampu mengembangkan pengendalian diri.

Misalnya, ketika mereka menginginkan sesuatu dan tak tahu cara mendapatkannya biasanya mereka akan menggigit.

Selain itu, masih ada lagi beberapa faktor mengapa anak suka menggigit seperti:

  • menghilangkan rasa sakit dari gigi yang akan tumbuh
  • ingin mengetahui sebuah reaksi "Apa yang terjadi ketika saya menggigit?"
  • ingin merasakan sensasi menggigit
  • memuaskan kebutuhan akan rangsangan motorik oral
  • meniru anak-anak dan orang dewasa lainnya
  • ingin mendapat perhatian
  • bertindak untuk membela diri.
  • mengkomunikasikan kebutuhan dan keinginan, seperti rasa lapar atau kelelahan.
  • mengungkapkan perasaan yang sulit, seperti frustrasi, kemarahan, kebingungan, atau ketakutan

Baca Juga:  Bagaimana Cara Mengatasi Karies Pada Gigi Balita?

Bagaimana Cara Mencegah Balita Mengigit?

Ada berbagai hal yang dapat dilakukan Moms dan anggota keluarga lainnya untuk mencegah balita menggigit seperti:

1. Membuat Jadwal Rutinitas

Pastikan jadwal, rutinitas, dan transisi anak Moms dapat diprediksi dan konsisten. Saat makan dan tidur, cobalah melakukan hal-hal dengan cara yang sama dan pada waktu yang sama.

Anak-anak kecil biasanya akan memberontak atau bereaksi ketika mereka tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

2. Berikan Kegiatan

Tawarkan kegiatan dan materi yang memungkinkan anak untuk bersantai dan melepaskan ketegangan. Beberapa anak suka yoga atau bernapas dalam-dalam.

Tawarkan plastisin, bola busa, gelembung, musik lembut, dan hal yang dapat menekan stres lainnya.

3. Bimbing untuk Mengontrol Diri

Gunakan strategi bimbingan positif untuk membantu anak mengembangkan kontrol diri. Misalnya, ingatkan mereka untuk mengutarakan keinginan.

Beritahu pula pada mereka hal-hal yang wajib dilakukan, seperti membereskan mainan, atau membawa piring ke dapur.

Baca Juga: 5 Makanan Ini Akan Memperkuat Gigi Balita Dan Menjaga Senyumnya Tetap Bersinar

4. Sediakan Barang untuk Digigit

Terakhir, Moms juga harus menyediakan barang untuk digigit seperti cincin gigi atau kain lap bersih, basah, dan dingin yang disimpan di kulkas.

Ini membantu anak-anak belajar apa yang bisa mereka gigit dengan aman, tanpa menyakiti orang lain.

Menghadapi Balita yang Menggigit

Balita memiliki banyak emosi kuat yang baru saja mereka pelajari untuk dikelola.

Balita dapat menggigit untuk mengekspresikan kemarahan atau frustrasi atau karena mereka tidak memiliki keterampilan bahasa yang diperlukan untuk mengekspresikan perasaannya.

Menggigit kurang umum pada anak-anak prasekolah daripada balita. Ketika anak prasekolah menggigit, itu mungkin karena sesuatu di rumah yang menyebabkan anak menjadi kesal, frustrasi, bingung, atau takut.

Anak prasekolah juga dapat menggigit untuk mendapatkan perhatian atau bertindak membela diri.

Baca Juga: Moms, Hindari 7 Makanan dan Minuman yang Merusak Gigi Balita Ini

Jika Moms melihat anak menggigit, bergerak cepat kesana lalu sampaikan dengan nada tegas “Jangan menggigit. Menggigit menyakitkan.”

Pertahankan kontak mata dan berbicara dengan kata-kata sederhana menggunakan nada suara yang tenang dan tegas. Coba cari tahu apa yang terjadi yang menyebabkan mereka menggigit.

Memang tak mudah untuk mengatasi hal ini, dan langkah awal yang benar-benar bisa Moms lakukan hanyalah bertindak tegas dan memberi pengertian.

(MDP)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.