Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Perkembangan Anak | Feb 26, 2019

Bantu Anak Tumbuh Cerdas dengan 3 Hal Ini Yuk Moms!

Bagikan


Siapa yang tidak ingin anaknya tumbuh jadi anak yang cerdas? Semua orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas. Betul tidak Moms?

Tapi tahukah Moms, ternyata banyak aspek yang masing sering dilupakan oleh orang tua saat mendukung perkembangan anak untuk tumbuh cerdas. Oleh sebab itu, Moms harus memerhatikan tiga hal ini untuk membantu anak tumbuh cerdas! 

1. Nutrisi

tumbuh kembang anak

Pakar Tumbuh Kembang Anak Prof. Dr. dr. Soedjatmiko SpA (K), MSi mengatakan bahwa ada tiga hal yang harus dimiliki oleh anak untuk bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Yakni nutrisi, stimulasi, dan cinta dari orang tua, terutama di dua tahun pertama kehidupannya.

“Nutrisi penting untuk melindungi fisik anak agar tidak mudah sakit. Selain itu, imunisasi teratur dan lengkap juga akan membantu anak untuk mendapatkan perlindungan menyeluruh,” ungkap dr. Soedjatmiko pada peluncuran gerakan 1 Juta ‘Iya Boleh’ Bagi Orang tua Indonesia di Ayana MidPlaza Hotel, Jakarta, Kamis (7/2).

Baca Juga: Bolehkah Memberikan Silent Treatment Sebagai Hukuman Untuk Anak?

2. Stimulasi

tumbuh kembang anak

dr. Soedjatmiko mengatakan, stimulasi yang baik juga akan sangat membantu tumbuh kembang Si Kecil. Stimulasi bisa dilakukan salah satunya dengan mengajak anak bermain.

Bahkan sejak dalam kandungan, orang tua harus sudah mulai menstimulasi tumbuh kembang anak dengan cara mengajaknya berbicara dan bermain. Setelah lahir, anak bisa ditunjukkan mainan.

“Dari situ, orang tua bisa mengajarkan anak-anak mereka nama-nama benda. Jika anak mengalami kemajuan saat bermain, jangan ragu untuk berikan pujian,” ungkap dr. Soedjatmiko.

Bermain akan membantu merangsang perkembangan otak anak. Dia juga bisa mulai mengembangkan potensinya dengan bermain. Ini merupakan salah satu cara stimulasi yang efektif.

Berikan juga anak kesempatan untuk bereksplorasi. Dari eksplorasi itu, ia akan banyak mempelajari hal baru. Cara ini bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Psikolog Ratih Ibrahim membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, eksplorasi merupakan bagian dari stimulasi.

Sayangnya, tidak banyak orang tua yang memberikan kebebasan kepada anak-anak mereka untuk eksplorasi.

“Kita cenderung membatasi ruang eksplorasi mereka. Padahal itu merupakan ruang belajar yang sangat luas,” terangnya.

Menurut Ratih, semakin luas ruang mereka untuk eksplorasi, semakin banyak juga hal yang bisa mereka pelajari. Dampaknya, anak akan tumbuh jadi anak yang lebih percaya diri.

“Dia jadi berani, lebih cerdas karena ruang eksplorasinya luas, dan tumbuh menjadi anak yang kreatif,” ujarnya.

Baca Juga: 7 Cara Membesarkan Anak yang Memiliki Gangguan Kecemasan

3. Cinta dari Orang Tua

Perkembangan fisik dan otak belum cukup untuk membuat anak tumbuh jadi anak yang cerdas. Hal lain yang mendukung tumbuh kenbang Si Kecil adalah cinta dari orang tua.

Menurutnya, cinta dari orang tua akan membantu buah hati mengembangkan kecerdasan emosionalnya. Kecerdasan emosional akan membantu menumbuhkan empati, keberanian, jiwa pemimpin, hingga tenggang rasa.

“Kasih sayang dibentuk orang tua sejak dalam kandungan,” ujar dr. Soedjatmiko.

Ternyata agar Si Kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas banyak hal yang mereka perlukan ya Moms. Jangan sampai mereka tidak mendapatkannya ya!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.