Fashion & Beauty

1 Oktober 2021

Keindahan Motif dan Filosofi Batik Semarang

Kental dengan beragam kebudayaan asli
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Semarang tak hanya identik dengan wisata kuliner dan tempat-tempat bersejarah, lho. Ada kesenian budaya lain seperti batik Semarang yang patut diketahui para wisatawan.

Batik menjadi salah satu warisan budaya yang tak akan lekang oleh waktu.

Jika dulu batik dikenakan hanya untuk acara formal, beda halnya dengan tren fashion saat ini.

Batik telah menjadi tren fashion yang cukup ikonik serta bisa dipadukan dengan berbagai busana.

Mari ketahui filosofi dan aeka motif batik yang ada di Semarang, Moms!

Filosofi Batik Semarang

Batik memiliki filosofi yang berbeda-beda dalam setiap daerah asalnya, begitu juga di Semarang.

Lantas seperti apa keunikan dari asal muasal batik Semarang ini? Berikut rinciannya:

1. Berdiri Sejak Era Kolonial

Batik Semarang Filosofis.jpg

Foto: thegorbalsla

Sering menjadi pertanyaan, sebenarnya sejak kapan batik mulai dikenal di Indonesia? Untuk di Semarang sendiri, ini telah ada sejak abad ke-18.

Artinya, batik Semarang telah dikenal sejak era kolonial penjajahan.

Mengutip energibangsa.id, bahkan keberadaan batik-batik di Semarang lebih unggul dibandingkan batik Solo dan Pekalongan.

Pada zaman dulu, batik hanya diperuntukkan bagi mereka yang berada di strata sosial bangsawan.

Seiring waktu dan perkembangan zaman, batik bisa dikenakan oleh masyarakat golongan apapun.

2. Kampung Batik Semarang

Awal mulanya, batik-batik ini dikenal eksistensinya dari Kampung Batik Semarang.

Ini merupakan sebuah komplek perkampungan yang berisi rumah para pengrajin Batik.

Dalam catatan sejarah tahun 1970-an, kehidupan masyarakat di tempat ini tak begitu baik.

Berkat campur tangan anak muda, Kampung Batik Semarang kini menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di tempat ini, para pengujung bisa belajar cara mencanting batik serta mengetahui aneka motif batik asal Semarang.

3. Identik dMotif Kekayaan Alamjunginya ya, Moms?

Baca Juga: 6 Wisata Bogor Bernuansa Alam yang Cocok Dikunjungi Bersama Anak

3. Identik dengan Motif Kekayaan Alam

Batik Semarangan Motif Lawang Sewu.jpg

Foto: fitinline.com

Filosofi batik tak jauh dari arti setiap motif yang ada di selembar kainnya.

Untuk batik Semarang, identik dengan corak dan motif yang menonjolkan identitas serta keindahan kota Semarang.

Adapun ini memakai campuran budaya Arab dan Tionghoa.

Seperti mengusung konsep Tugu Muda, bangunan Lawang Sewu, serta bangunan bersejarah lainnya.

Corak ini disusul dengan motif flora dan fauna seperti burung merak, bunga bawar, bangau, burung blekok, hingga buah asam.

Selain itu, karakter khusus batik di Semarang meliputi lekukan pada kain bagian bawah (lung-lungan).

Untuk pewarnaan, batik-batik ini menggunakan konsep warna berdasarkan karakteristik kota Semarang.

Motif Batik Semarang

Ingin mengenakan busana batik saat Hari Batik Nasional nanti? Yuk, simak bersama aneka motif batik asal Semarang yang bisa jadi inspirasi Moms:

1. Blekok Srondol

Motif Blekok Srondol Semarang.jpg

Foto: pinterest.com

Salah satu motif batik Semarang yang cukup ikonik adalah blekok srondol.

Apakah blekok srondol itu? Ini adalah sejenis burung kuntul perak yang hidup dan tinggal di pepohohan asam, khususnya di pusat kota Semarang.

Dikenal juga sebagai burung air karena hidupnya bergantung dengan sumber air di sekitarnya.

Seiring waktu, populasi burung-burung ini semakin sulit ditemukan.

Untuk itu, dalam mewarisi habitatnya, para pengrajin batik menjadikan burung blekok srondol sebagai keunikan setiap motif batik.

2. Tugu Muda

Batik Semarangan Motif Asem Tugu.jpg

Foto: fitinline.com

Kota Semarang identik dengan bangunan tugu yang berdiri di pusat kota.

Tugu Muda ini sebuah monumen bersejarah dalam mengenang peristiwa pertempuran lima hari pada tahun 1945.

Bangunan ini menjadi salah satu motif batik Semarang yang banyak diminati masyarakat.

Bentuknya yang khas bisa 'menghidupkan' warna kain batik yang cenderung gelap.

Sangat cocok untuk dikenakan saat acara-acara formal, Moms.

Baca Juga: 9+ Fakta Gunung Sepikul, Wisata 'Tersembunyi' di Jawa Tengah

3. Asam Arang

Batik Motif Asem.jpg

Foto: pinterest.com

Tak hanya itu, Semarang juga cukup dikenal dengan kekayaan alamnya. Salah satunya pohon asam.

Motif batik Semarang kali ini yakni mengusung konsep asam arang. Asam di sini mengacu pada habitat pohon asam, serta asam dalam bahasa Jawa artinya jarang.

Sehingga, filosofi batik ini merujuk pada pohon asam yang tumbuh saling berjauhan.

Dengan mengenakan motif ini, kebaikan dan manfaat akan mengalir pada si pemakainya.

Hal ini karena khasiat untuk tubuh yang dimiliki asam jawa itu sendiri.

4. Cheng Ho Neng Klenteng

Batik Semarangan Motif Cheng Hou Neng Klenteng.jpg

Foto: fitinline.com

Seperti diketahui sebelumnya, batik Semarang mendapat campuran dari budaya Arab dan Tionghoa. Salah satunya yakni motif cheng ho neng.

Warna-warna cerah yang mendominasi menjadi karakter khas motif batik satu ini.

Pola dan motifnya mewakili bentuk kebangsawanan di era itu. Diramaikan dengan beragam bangunan kebudayaan dan para tokoh pahlawan yang cukup ikonik.

5. Warak Ngendog

Motif Batik Warak Ngendok.jpg

Foto: kibrispdr.org

Ingin motif batik yang lebih 'berani'? Sepertinya batik Semarang satu ini cukup menarik, Moms.

Warak ngendog merupakan motif hewan yang dalam bahasa Jawa artinya badak bertelur.

Seekor warak ngendog sebenarnya diambil dari nama mainan yang dipakai dalam sebuah tradisi kebudayaan.

Ini merupakan tradisi festival rakyat yang menandai bahwa telah memasuki bulan suci Ramadhan.

Dimaknai sebagai perjuangan seseorang yang menjaga pahalanya dalam sebulan penuh berpuasa.

Khas dengan motifnya yakni garis-garis lurus yang menggambarkan masyarakat Semarang, yakni terbuka dan apa adanya.

Tak hanya badak, hewan lain juga melambangkan filosofi motif ini, seperti kepala naga, ular, dan kerbau.

Baca Juga: Wisata Gunung Gambir: Lokasi, Biaya, dan Fasilitas, Cocok untuk Keluarga!

Motif dan filosofi batik-batik di Semarang kebanyakan terinspirasi dari beragam kebudayaan dan tradisi.

Sekarang, Moms sudah lebih kenal dengan batik Semarang, bukan?

  • https://energibangsa.id/batik-khas-semarang-sejarah-dan-motifnya/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait