Kesehatan

29 Juli 2021

12 Bahan Alami untuk Mengobati Batuk Kering pada Anak

Batuk kering bisa sangat mengganggu aktivitas Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Batuk kering pada anak merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk membantu menghilangkan mikroba dan iritasi yang berpotensi membahayakan tubuh.

Menurut dr. A.A.A. Putu Indah Pratiwi, Sp.A Dokter Spesialis Anak, RS Pondok Indah Bintaro Jaya, batuk kering pada anak biasanya disebabkan karena proses iritasi di saluran napas atas atau dari hidung sampai kerongkongan.

"Penyebabnya yang paling sering saat ini adalah karena infeksi virus, seperti COVID-19, infeksi bakteri atau whooping cough/pertusis karena bakteri bordetella pertusis, alergi, refluks asam lambung, atau ada benda asing yang sengaja atau tidak sengaja masuk ke saluran napas anak." jelas dr. A.A.A. Putu Indah Pratiwi.

Banyak hal yang dapat menyebabkan batuk kering pada anak-anak, mulai dari flu biasa hingga benda yang terhirup. Untuk tahu lebih lanjut mengenai batuk kering, simak penjelasan berikut ini yuk, Moms.

Baca Juga: 7 Aplikasi Game Penghasil Uang, Wajib Coba!

Penyebab Batuk Kering pada Anak

penyebab batuk kering pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Penting bagi orang tua atau pengasuh untuk memperhatikan gejala lain yang mengikuti batuk kering pada anak. Jika Si Kecil terdengar seperti kesulitan bernapas, sebaiknya segera membawa anak ke dokter.

Batuk adalah gejala dari kondisi yang mendasarinya. Mengobati batuk tergantung dari penyebabnya.

Moms bisa membantu mencegah batuk kering pada anak dengan mengambil tindakan pencegahan. Hal ini termasuk dengan memberikan vaksinasi yang sesuai untuk anak atau mencegah mereka terpapar alergen atau iritan.

Berikut ini beberapa penyebab batuk kering pada anak, disimak ya Moms.

1. Flu Biasa

Menurut American Academy of Allergy, Asma and Immunology, anak-anak prasekolah yang dititipkan ke tempat penitipan anak dapat berisiko terinfeksi virus pernapasan dalam setahun. Biasanya, setiap infeksi akan berlangsung selama 8-10 hari.

Jika batuk anak terjadi menjelang akhir infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek, dan hilang dalam 1-2 minggu, orang tua biasanya tidak perlu melakukan tindakan khusus untuk mengatasi batuk tersebut.

Menurut Food and Drug Administration (FDA), batuk saat pilek dapat membantu tubuh mengeluarkan lendir dari saluran udara. Selain itu juga bisa membantu melindungi paru-paru.

Namun, jika batuknya kering, atau tidak produktif, Moms harus memastikan bahwa anak minum banyak cairan dan minuman hangat untuk membantu melegakan tenggorokannya.

Metode lain yang dapat dicoba oleh Moms untuk membantu anak, meliputi:

  • Menggunakan pelembap udara di kamar anak.
  • Menggunakan pancuran air panas dengan pintu dan jendela atau ventilasi tertutup dan minta anak duduk di kamar mandi untuk uap.
  • Membuka jendela atau lemari es untuk memberikan udara dingin bagi anak untuk dihirup jika croup menyebabkan batuk.

Moms juga dapat mencoba memberikan madu kepada anak, tetapi hanya jika anak Moms sudah berusia 12 bulan atau lebih ya.

Menurut jurnal Honey for Acute Cough in Children , ditemukan bahwa madu dapat mengurangi gejala batuk secara alami pada anak tanpa pengobatan.

Penting untuk diperhatikan bahwa Moms sebaiknya tidak memberikan madu kepada bayi di bawah usia 12 bulan, karena bayi pada usia ini belum memiliki kekebalan terhadap bakteri yang mungkin ada di dalam madu.

2. Pertusis

Pertusis, atau batuk rejan, adalah infeksi bakteri, yang dapat mematikan pada anak-anak di bawah usia 12 bulan yang tidak divaksinasi atau tidak divaksinasi lengkap.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada bayi berusia di atas 12 bulan, dokter dapat mengobati pertusis dengan antibiotik dan terapi pendukung.

Jika terjadi asma juga, perlu dikhawatirkan, karena bisa mengancam nyawa. Moms dan Dads harus segera mencari pertolongan medis jika gejala batuk pada anak tampak memburuk.

Moms juga harus mencari bantuan medis darurat jika hal berikut terjadi:

  • retraksi, atau pernapasan cepat dengan kulit yang seperti terhisap di sekitar pelat dada atau tulang rusuk saat anak bernapas
  • Warna biru di wajah, kuku, dan bibir
  • flaring, yaitu saat lubang hidung bergerak cepat
  • dada mengembang yang tidak mengempis saat menghembuskan napas
  • bayi tidak mengenali atau menanggapi Moms, seperti tidak fokus
  • tulang rusuk atau perut bergerak masuk dan keluar dengan cepat

Anak-anak dengan asma harus mendapatkan vaksinasi flu tahunan. Untuk mengobati asma pada anak-anak, dokter atau ahli alergi mungkin meresepkan obat untuk menghilangkan gejala dengan cepat dan meredakan jangka panjang.

Obat biasanya datang dalam bentuk inhaler. Seseorang juga dapat menggunakan nebulizer. Dokter atau suster dapat mengajari Moms dan anak cara menggunakan perangkat ini.

Baca Juga: Kenali Berbagai Jenis Batuk Pada Anak

3. Alergi

Alergi bisa menyebabkan batuk kering pada anak. Jika anak terserang batuk karena penyebab satu ini, Moms dapat membantu anak mengatasinya dengan:

Namun jika alerginya terlihat parah, seorang anak mungkin memerlukan suntikan alergi.

Moms diharuskan sege mencari bantuan medis darurat jika Si Kecil memperlihatkan gejala-gejala berikut ini:

  • gatal-gatal
  • mual
  • muntah
  • sakit perut
  • diare
  • sulit bernafas
  • sesak di tenggorokan
  • pingsan
  • detak jantung cepat

Cara Mengatasi Batuk Kering pada Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), The American Academy of Pediatric (AAP), dan WHO tidak menyarankan pemberian obat batuk bebas (over the counter-OTC) untuk anak di bawah 4 tahun, terutama untuk bayi-bayi kurang dari 6 bulan.

Moms juga bisa melakukan pertolongan yang dapat diberikan di rumah:

  • Membuat udara di rumah tidak kering, hal ini dapat dilakukan dengan memasang pelembab ruangan (humidifier) atau saat mandi, siapkan air panas di baskom atau nyalakan keran air panas (pastikan anak tidak dekat dengan baskom atau keran air) sampai ruangan beruap dan ajak anak duduk di dalam ruangan selama 20 menit saat sedang batuk-batuk kering). Uap air yang dihirup biasanya akan membantu melegakan batuk.
  • Ajak anak berjemur, menghirup udara di luar rumah selama 10-15 menit
  • Berikan anak banyak minum atau makanan cair berkuah. Minuman dan makanan hangat berkuah biasanya lebih membantu, namun seandainya anak menolak minuman hangat, minuman di suhu ruang atau dingin pun tidak apa-apa, yang lebih penting, anak tetap terhidrasi. Anak-anak di atas usia 1 tahun dapat diberikan air lemon dicampur madu hangat 1-2 sendok.
  • Saat tidur, posisikan kepala anak lebih tinggi. Posisi ini membantu terutama pada batuk kering yang disebabkan refluks.
  • Saat batuk, sebaiknya hindari minuman bersoda atau minuman yang mengandung gula tambahan.

Namun, tidak ada salahnya mencoba perawatan di rumah dengan menggunakan bahan alami ya. Cara ini juga sama efektifnya kok Moms.

Berikut beberapa bahan alami untuk mengatasi batuk kering pada anak yang bisa dicoba di rumah. Yuk, simak!

1. Madu

maduakasia.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms mencari pereda batuk kering pada anak yang alami, madu dapat menjadi salah satu solusinya.

"Penelitian telah memeriksa madu dan menemukan bahwa madu adalah pereda batuk yang efektif, kemungkinan karena efeknya yang menenangkan," jelas Neeta Ogden, MD, ahli alergi anak dan dewasa, spesialis asma, dan imunologi, mengutip The Healthy.

Menurut penelitian dari National Institute fo Health and Core Excellence (NICE) dan Public Health England (PHE), madu sangat efektif untuk mengobati segala jenis batuk, mulai dari batuk akut hingga batuk akibat infeksi saluran pernapasan.

Berikan satu sendok madu sebelum tidur untuk meredakan sakit tenggorokan dan batuk. Namun, jangan gunakan madu untuk meredakan batuk untuk anak-anak di bawah usia satu tahun.

Baca Juga: 4 Manfaat Madu Bagi Kesehatan Anak

2. Kunyit

mengobati batuk kering pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Siapa bilang kunyit hanya bisa dijadikan sebagai bumbu masakan? Jenis bumbu satu ini juga bisa dijadikan sebagai obat untuk batuk kering pada anak lho Moms.

Kunyit memiliki kandungan curcumin dan senyawa yang dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi, antivirus dan juga antibakteri.

Sifat-sifat ini dapat bermanfaat untuk mengobati banyak penyakit termasuk batuk kering. Untuk pengobatan, Moms bisa menambahkan 1 sendok teh madu yang dilarutkan dengan air hangat saat akan diminum Si Kecil.

3. Peppermint

peppermint bisa mengatasi batuk

Foto: Orami Photo Stock

Moms pasti sudah tidak asing lagi dengan nama satu ini. Peppermint mengandung mentol yang dapat membantu mengobati syaraf tenggorokan yang iritasi karena batuk.

Selain itu, peppermint juga dapat meredakan nyeri dan mengurangi intensitas batuk kering pada anak. Mengonsumsi peppermint bisa dengan diseduh dengan teh dan disajikan di malam hari sebelum tidur.

4. Sup Hangat

Sup Sayur Untuk Bayi Manfaat dan Resep Pilihan 3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sup hangat seperti kaldu sangat baik untuk dapat meredakan batuk kering pada anak. Ini karena sup hangat menjaga Si Kecil tetap terhidrasi.

"Sesuatu yang hangat menjaga agar anak Anda tetap terhidrasi, sehingga membantu mengencerkan lendir, dan membuatnya lebih mudah batuk," kata Dr. Ogden.

Untuk anak di bawah enam bulan, Moms bisa menggunakan ASI atau susu formula untuk meredakan batuk.

Baca Juga: Riset Membuktikan, Berkumur dengan Air Garam Bisa Mengurangi Sakit Gigi Akibat Gusi Bengkak!

5. Minuman Panas atau Dingin

04 TEH CHAMOMILE - sumber momjunction.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Cairan hangat atau sangat dingin dapat menjadi obat alami pereda batuk kering pada anak yang ideal karena dapat mengencerkan lendir, sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

Mengonsumsi cairan panas atau dingin menenangkan tenggorokan mentah dan membuat Si Kecil tetap terhidrasi.

Berikan Si Kecil air es, jus dingin atau hangat, atau teh tanpa kafein yang dicampur dengan madu sebagai obat alami pereda batuk kering pada anak.

6. Berkumur dengan Air Garam

anak kumur garam.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Berkumur dengan air garam hangat adalah cara efektif untuk meredakan batuk anak. Cara ini cocok untuk Si Kecil yang sudah cukup besar dan mengerti untuk tidak menelan air garam tersebut.

Tambahkan seperempat hingga setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, aduk hingga larut, langsung kumur larutan air garam sekitar satu menit.

7. Menggunakan Aromaterapi

mengatasi batuk pada Si Kecil

Foto: Orami Photo Stock

Minyak esensial memang sedang banyak digandrungi, khususnya di kalangan para ibu rumah tangga. Selain memberikan ketenangan dan relaksasi, nyatanya minyak esesial memiliki beragam manfata lain.

Menggunakan minyak esensial untuk meringankan dan menenangkan batuk kering pada anak adalah salah satu cara yang dapat dicoba di rumah, Moms.

Cukup campurkan minyak kayu putih atau jenis oil lainnya dengan air hangat ke dalam diffuser, maka uap dari oil tersebut dapat membantu membantu meringankan batuk Si Kecil.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Penularan Batuk Pilek dari Orang Tua ke Anak

8. Akar Marshmallow

batuk kering pada anak

Foto: stylecraze.com

Akar marshmallow adalah sejenis ramuan. Ini digunakan dalam sirup obat batuk dan tablet hisap untuk menenangkan batuk kering.

Sebuah penelitian dalam U.S. National Library of Medicine menemukan bahwa, ini merupakan cara pengobatan yang efektif untuk menenangkan tenggorokan dan mengurangi iritasi yang disebabkan oleh batuk kering.

Akar marshmallow mungkin juga memiliki sifat antibakteri.

9. Teh Masala Chai

teh masala untuk batuk

Foto: allergictosalad.com

Rasa teh chai menjadi sangat populer di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Di India, chai digunakan untuk mengobati kondisi seperti sakit tenggorokan dan batuk kering.

Masala chai mengandung beberapa bahan antioksidan, antara lain cengkeh dan kapulaga. Cengkeh juga efektif sebagai ekspektoran.

Teh chai juga mengandung kayu manis, yang memiliki sifat anti-inflamasi.

10. Makanan yang Menenangkan

es loli mengatasi batuk kering

Foto: onelittleproject.com

Anak-anak usia 4 tahun ke atas dapat diberikan es loli atau es serut untuk mengatasi batuk keringnya. Kedua makanan ini bisa membantu menenangkan tenggorokan. Ini adalah pilihan yang bagus untuk anak yang lebih kecil dengan tenggorokan gatal yang menyebabkan batuk.

Baca Juga: Cara Bermain Sudoku dengan Anak, Bisa Melatih Konsentrasi dan Menghilangkan Stres!

11. Menggunakan Pelembap Ruangan

pelembap ruangan mengatasi batuk

Foto: Orami Photo Stock

Udara yang kering dan kotor dapat menyebabkan batuk kering pada anak.

Solusinya, Moms bisa menyiapkan pelembap udara seperti air humidifier yang membuat udara jadi sejuk, sehingga Si Kecil dapat bernapas dengan nyaman.

Air humidifier ini bisa Moms pasang saat Si Kecil tidur atau saat sedang bermain.

12. Gunakan Alat Pembersih Udara

mengatasi batuk pada anak

Foto: bp-guide.id

Penjernih udara dapat membantu membersihkan rumah dari penyebab iritasi udara, seperti debu dan asap. Mereka juga mengurangi alergen, seperti bulu hewan peliharaan dan serbuk sari.

Baik itu batuk disebabkan oleh racun lingkungan atau kondisi yang mendasari, menghirup udara bersih dapat membantu mengurangi iritasi tenggorokan dan keinginan untuk batuk.

Baca Juga: Anak Sering Batuk-Pilek, Apa Dampaknya?

Kapan Harus Bawa ke Dokter?

batuk kering pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis anak perlu dilakukan segera apabila batuk kering disertai:

  • Demam tinggi
  • Batuk disertai mengi
  • Batuk berdarah atau berdahak hijau
  • Sesak
  • Dehidrasi (anak lemas, mata cekung, mulut kering, tidak buang air kecil lebih dari 6 jam)
  • Batuk berlanjut lebih dari 1 minggu

Baca Juga: 5 Resep Asam Padeh Gurih, Pedas, dan Mudah Dibuat, Yuk Kita Coba!

Itulah Moms penyebab dan cara mengobati batuk kering pada anak. Kalau Moms, paling suka pakai cara yang mana?

  • https://www.healthline.com/health/kids-dry-cough#relief-tips
  • https://www.nhs.uk/news/heart-and-lungs/honey-not-antibiotics-recommended-coughs/
  • https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/when-give-kids-medicine-coughs-and-colds
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6513626/
  • https://www.nhs.uk/news/heart-and-lungs/honey-not-antibiotics-recommended-coughs/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait