Kesehatan

7 Mei 2021

Penyebab Batuk Kering dan 4 Cara Mengatasinya Secara Alami

Bisa diredakan dengan mandi uap atau air hangat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Batuk kering sangat menyiksa ketika kita derita. Merupakan satu hal yang normal jika batuk, saat ada sesuatu yang menggelitik tenggorokan kita.

Batuk adalah cara tubuh kita untuk membersihkan tenggorokan dan saluran udara dari lendir, cairan, iritasi, atau mikroba.

Nah, batuk kering ini merupakan jenis batuk yang tidak membantu mengeluarkan apa pun dari dalam tenggorokan dan jarang terjadi.

Batuk kering bisa sangat mengganggu dan menyebabkan iritasi. Tapi bisa jadi pertanda sesuatu yang lebih serius, seperti penyakit paru-paru kronis.

Jika Moms mengalami batuk kering yang terus-menerus, mungkin bisa segera berkonsultasi dengan dokter.

Ketahui Penyebab Batuk Kering

batuk kering

Foto: Orami Photo Stock

Ada berbagai penyebab batuk kering yang bisa Moms ketahui. Penyebab batuk kering ini pun sering dialami Si Kecil.

Menurut laman Kids Health, batuk pada dasarnya dibagi menjadi dua tipe, yaitu batuk kering dan batuk basah. Batuk basah akan mengeluarkan dahak atau lendir, sedangkan batuk kering tidak.

Batuk pada Si Kecil dapat menjadi gejala dari penyakit ringan hingga berbahaya. Maka, Moms dan Dads perlu mengawasi kondisi dan penyebab batuk kering pada anak.

Lantas, apa saja penyebabnya? Simak di bawah ini yuk, Moms.

1. Virus

Beberapa infeksi virus dapat membuat iritasi dan radang pada saluran pernapasan, sehingga tubuh bereaksi dengan batuk.

Jenis virus yang umumnya menyebabkan batuk kering adalah pilek, pneumonia, flu, Bronchiolitis, atau Croup.

2. Asma

Asma adalah penyakit kronis yang membuat jalur pernapasan menjadi radang dan menyempit, membuat penderitanya sulit bernapas.

Gejala asma yaitu batuk di malam hari, terdengar bunyi seperti siulan saat bernapas, napasnya cepat dan pendek, lemas, dan sakit pada dada.

Baca Juga: Mengenal Penyebab Asma pada Anak, Genetik atau Faktor Lingkungan?

3. Pertussis (Batuk Rejan)

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pertussis atau batuk rejan disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis yang menempel pada saluran pernapasan bagian atas dan melepaskan racun, menyebabkan pembengkakkan.

Gejala awal dari penyakit ini mirip dengan flu biasa, yaitu demam ringan, hidung berair, apnea, dan batuk ringan.

Gejala khas dari batuk rejan ini adalah batuk berturut-turut yang menghabiskan udara di paru-paru, kemudian penderita akan menarik napas dalam-dalam dan menimbulkan suara “whoop” yang melengking.

Cara paling efektif mencegah atau mengurangi gejalanya adalah dengan memberikan vaksin kepada Si Kecil.

4. Menghirup atau Menelan Benda Asing

Menghirup sesuatu yang berbau tajam juga termasuk penyebab batuk kering pada anak. Batuk ini sifatnya sementara, bisa hilang ketika sumber bau tidak lagi tercium.

Penyebab batuk kering pada anak lainnya adalah karena kebiasan pada anak-anak yang lebih kecil yang sering memasukkan benda-benda asing ke dalam mulut mereka.

Jika tertelan, secara refleks tubuh akan batuk untuk mengeluarkannya dari kerongkongan. Apabila Moms dan Dads mencurigai Si Kecil menelan benda asing, segera berikan pertolongan, ya!

5. Alergi

Alergi dapat terjadi ketika sistem imun salah mengidentifikasi sesuatu yang tidak berbahaya sebagai serangan asing pada tubuh dan bereaksi berlebihan.

Beberapa hal dapat memicu alergi, seperti serbuk bunga, binatang peliharaan, obat-obatan, atau makanan tertentu. Tubuh manusia akan merilis zat histamine ketika bereaksi terhadap alergi.

Zat ini dapat menyebabkan saluran pernapasan bereaksi seperti bersin, hidung berair, dan batuk kering. Gejala umum alergi lainnya adalah gatal-gatal dan mata berair.

Baca Juga: Ini 5 Cara Mengatasi Alergi Debu Pada Anak

6. Iritasi

Penyebab batuk kering lainnya adalah ketika terpapar zat tertentu dari lingkungan sekelilingnya yang menyebabkan iritasi pada tenggorokan atau saluran pernapasan.

Contoh umum yang dapat menyebabkan batuk yaitu asap rokok, polusi udara, debu, jamur, serta udara yang terlalu kering atau dingin.

7. GERD (Asam Lambung)

Walau bukan penyakit pada saluran pernapasan, asam lambung dapat menjadi penyebab batuk kering yang berkelanjutan di malam hari, biasanya diiringi bau mulut, muntah, tidak mau makan, dan keluhan rasa asam di belakang mulut.

Moms akan lebih rentan terkena GERD apabila keluarga memiliki riwayat penyakit ini. Faktor lainnya bisa disebabkan obesitas, makan berlebihan, minuman bersoda dan berkafein, makanan pedas dan gorengan, atau efek samping obat-obatan tertentu.

Cara Alami Atasi Batuk Kering

mengatasi batuk kering

Foto: Orami Photo Stock

1. Gunakan Madu

Sejumlah obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter, memang tersedia di pasaran dan bisa langsung Moms beli. Namun ada baiknya Moms coba obati dengan obat alami terlebih dahulu. Moms bisa menggunakan madu.

“Menggunakan madu untuk mengatasi batuk kering, sama efektifnya jika kita mengonsumsi obat antibiotik,” ujar Dr. Susan Hopkins, dokter yang menangani infeksi kesehatan dan wakil direktur resistensi antimikroba di PHE.

2. Mengubah Posisi

Mengatasi batuk kering sama saja dengan jenis batuk lainnya. Duduk atau berbaring di posisi tertentu dapat membuat pernapasan lebih sulit dan meningkatkan batuk.

Cobalah untuk duduk atau tidur di posisi yang berbeda, termasuk ditopang dengan lebih banyak bantal atau berbaring di satu sisi tertentu.

3. Menghindari Pemicu Batuk

Menurut Karen Selby, perawat terdaftar dan advokat pasien, batuk kering biasa akan semakin parah jika ada berbagai pemicu lainnya.

Seperti asap, udara dingin, semprotan aerosol dan wewangian yang kuat. Coba perhatikan, apa yang menjadi pemicu batuk dan coba hindari hal-hal tersebut, agar batuk tidak semakin parah.

Menghindari lingkungan berasap, menggunakan sabun bebas aroma, mengenakan syal pada hari-hari dingin dan menggunakan deodoran padat, bukan antiperspiran aerosol adalah beberapa cara untuk menghindari pemicu batuk.

Dengan menghindari pemicunya, tentu kita bisa mengatasi batuk kering dengan lebih cepat.

4. Mandi Uap/Hangat

Dilansir dari laman WebMD, cara alami lainnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk kering adalah dengan mandi uap atau mandi air hangat. Namun pastikan dahulu suhu hangat yang pas untuk kita maupun anak.

Moms bisa lho membuat ruang uap sendiri. Tutup pintu kamar mandi dan nyalakan air panas di kamar mandi selama beberapa menit sampai cermin berkabut. Lalu hiruplah uap air hangat yang dipercaya bisa membantu melegakan pernapasan.

Baca Juga: 18 Cara Alami untuk Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak

Itu dia beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi batuk kering. Jika Moms ingin tahu info lainnya mengenai batuk, simak tautan di bawah ini, ya.

  • https://www.webmd.com/cold-and-flu/overview
  • https://www.kidshealth.org.nz/cough-children
  • https://www.cdc.gov/pertussis/about/signs-symptoms.html
  • https://www.webmd.com/cold-and-flu/ss/slideshow-natural-cough-remedies.
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait