Kesehatan

7 Februari 2020

Bau Mulut Jadi Salah Satu Tanda Kanker Mulut? Begini Penjelasan Ahli

Bau mulut tidak hanya menurunkan kepercayaan diri, tetapi juga tanda penyakit serius
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami bau mulut. Kondisi ini tidak menyakitkan tetapi cukup mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kepercayaan diri.

Bau mulut tak sedap seringkali terjadi setelah konsumsi makanan yang mengandung bawang putih atau pagi hari setelah bangun tidur. Bau mulut juga mungkin terjadi pada orang yang suka minum kopi dan merokok.

Tetapi, banyak orang seringkali tak menyadari kalau mereka bau mulut. Padahal kondisi ini mungkin saja merusak hubungan dekat dengan orang lain dan menurunkan kualitas hidup seseorang.

Baca Juga: Yuk Moms, Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Bau Mulut pada Balita

Penyebab Bau Mulut

penyebab bau mulut (shutterstock).jpg

Foto: Shutterstock.com

Penelitian baru dari Jepang dilansir dari medicalnewstoday.com, menemukan bakteri yang menyebabkan bisul perut dan kanker hidup di mulut beberapa orang dengan bau mulut. Meskipun mereka yang bau mulut tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit perut.

Studi penelitian ini adalah karya dr Nao Suzuki dari Fukuoka Dental College di Fukuoka, Jepang yang diterbitkan dalam Journal of Medical Microbiology.

Para ilmuwan menemukan bahwa infeksi bakteri Helicobacter pylori yang dibawa oleh lebih dari 90 persen orang di negara berkembang dan 20 hingga 80 persen orang di negara maju merupakan salah satu yang mungkin menyebabkan tukak lambung dan kanker lambung.

Penelitian baru juga menunjukkan bahwa mulut manusia merupakan rumah dari 600 spesies bakteri yang berbeda dan di antaranya bisa menyebabkan penyakit. Bakteri helicobacter pylori ini biasa dihadapan penyakit periodontal atau gusi yang menyebabkan bau mulut.

Nao Suzuki mengatakan bau mulut sangat umum terjadi pada orang yang memiliki penyakit gusi, memiliki tambalan gigi dan kebersihan mulut yang buruk.

"Bakteri menghasilkan senyawa volatil yang berbau tidak sedap, termasuk hidrogen sulfida, metil mercaptan dan dimetil sulfida. Dokter sering mengukur kadar senyawa ini untuk mendiagnosis masalah tersebut. Penyakit gastrointestinal juga dipercaya menyebabkan bau mulut," jelas Suzuki.

Nao Suzuki dan rekan penelitiannya lantas memutuskan untuk menyelidiki pravelensi Helicobacter pylori di mulut orang yang mengalami bau mulut. Hasilnya, mereka menemukan bahwa bakteri tersebut bisa hidup di dalam mulut.

Hasil penelitian melalui scan DNA dari 326 orang di Jepang, menemukan 251 orang mengalami bau mulut dan 75 orang tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit perut.

Baca Juga: Cegah Bau Mulut Saat Puasa, Begini Cara Menjaga Kesehatan Gigi yang Benar?

Bau Mulut Tanda Kanker Mulut

bau mulut tanda kanker (shutterstock).jpg

Foto: Shutterstock.com

Bau mulut bukanlah permasalahan yang seharusnya diabaikan. Selain menurunkan kepercayaan diri, masalah bau mulut juga bisa merupakan tanda kanker.

Melansir dari express.co.uk, ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko kanker mulut, seperti merokok dan minum alkohol. Tetapi, satu hal yang perlu diperhatikan jika napas Moms atau Dads berbau tak sedap.

Orang yang mengalami masalah bau mulut belum tentu sedang menderita kanker. Tetapi, orang menderita kanker lebih sering mengalami bau mulut yang buruk.

Menurut dr Harold Katz, pendiri The Breath Company, kanker mulut dapat berkembang di permukaan lidah atau atap mulut, di dalam pipi, bibir dan gusi.

Penelitian terbaru oleh Mouth Cancer Action telah mengidentifikasi bahwa sejumlah orang Inggris yang mengkhawatirkan tidak dapat mengidentifikasi 3 tanda-tanda peringatan dini kanker mulut. Mereka lebih mungkin memiliki benjolan dan pembengkakan 41 persen, borok mulut yang tidak bisa disembuhkan mencapai 44 persen dan bercak merah di mulut mencapai 60 persen.

"Guna memastikan gejala ini, kunjungi dokter gigi jika masalah pada area tersebut tidak sembuh dalam 3 minggu. Sama dengan kanker lainnya, deteksi dini sangat memengaruhi kondisi orang dalam jangka panjang," jelas Harold Katz.

Jika kanker mulut terdeteksi dini, prognosisnya biasanya cukup baik. Jadi sangat penting untuk membuat janji temu dengan dokter gigi secara teratur, guna memeriksa mulut secara menyeluruh dan mendeteksi penyakit berbahaya sejak dini.

Baca Juga: Bau Mulut Jangan Dibiarkan! Bisa Jadi Gejala 4 Penyakit Ini!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait