Bayi

BAYI
27 April 2020

Bayi ASI, Perlukah Diberi Tambahan Vitamin?

Kelebihan vitamin juga bisa berbahaya lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

ASI kaya akan nutrisi yang dapat membantu bayi tumbuh, berkembang, dan melawan berbagai penyakit.

Tetapi, apakah benar ASI sudah dapat memenuhi semua asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi?

Apakah Moms perlu memberikan vitamin tambahan bayi jika disusui secara eksklusif?

Kebutuhan Vitamin dan Mineral Untuk Bayi ASI

Bayi ASI, Perlukah Diberi Tambahan Vitamin? 1

Foto: babycenter.ca

Mengutip Asia One, sebagian besar nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi berasal dari ASI sehingga bayi yang disusui secara eksklusif umumnya tidak membutuhkan suplemen vitamin.

Terkecuali untuk suplemen vitamin D yang penting untuk penyerapan kalsium, terutama bagi bayi yang lahir secara prematur atau memiliki kondisi medis tertentu.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Indian Journal of Medical Research menemukan bahwa bayi yang disusui secara eksklusif tetapi tidak menerima vitamin D tambahan atau paparan sinar matahari yang memadai berisiko lebih tinggi mengalami defisiensi vitamin D dan/atau rakhitis.

Di mana hal yang sama juga diungkapkan oleh Catherine Gordon, MD, Spesialis Endokrinologi Anak di Boston.

“Karena kandungan vitamin D dalam ASI cukup rendah, bayi yang disusui biasanya memiliki kadar vitamin D yang rendah, kecuali mereka menerima vitamin tambahan bayi atau sering terpapar sinar matahari. Bayi yang lahir dari ibu dengan defisiensi vitamin D bahkan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami defisiensi,” kata Dr Gordon, seperti dikutip dari Clinician Reviews.

Baca Juga: Pintar Memilih Donor ASI Untuk Bayi

Kapan Suplemen Vitamin D Sebaiknya Diberikan?

Bayi ASI, Perlukah Diberi Tambahan Vitamin? 2

Foto: happyfamilyorganics.com

Berdasarkan studi yang diterbitkan oleh American Academy of Pediatrics (AAP), sejak lahir, untuk mencegah defisiensi vitamin D dan masalah tulang, semua bayi ASI perlu diberi vitamin tambahan. Suplemen vitamin D umumnya diberikan dalam bentuk cairan tetes dengan dosis 400 IU per hari.

Setelah bayi berusia enam bulan sampai berusia lima tahun, NHS UK menyarankan agar para orang tua dapat memberikan suplemen vitamin A, C dan D setiap hari, kecuali bagi bayi yang baru pertama kali atau telah mengonsumsi lebih dari 500 ml susu formula yang diperkaya dengan vitamin D.

Bayi Tidak Memerlukan Suplemen Vitamin K

Bayi ASI, Perlukah Diberi Tambahan Vitamin? 4

Foto: parenting.firstcry.com

Vitamin K dalam ASI sangatlah rendah. Maka dari itu, Centers for Disease and Control Prevention (CDC) menyarankan agar bayi yang dilahirkan dengan kadar vitamin K rendah menerima vitamin K tambahan. Bukan oral, melainkan melalui suntikan.

Dosis oral vitamin K tidak dianjurkan untuk bayi karena tidak efektif diserap melalui lambung dan usus. Vitamin K oral juga tidak mampu mencukupi kebutuhan vitamin K bayi ASI eksklusif.

Selain itu, bayi yang telah menerima suntikan vitamin K tidak memerlukan suplementasi lebih lanjut.

Baca Juga: Yuk Cari Tahu Tanda Bayi Moms Cukup ASI!

Bayi ASI Dari Vegan Moms Memerlukan Suplemen Vitamin B12

Bayi ASI, Perlukah Diberi Tambahan Vitamin? 3

Foto: 8fit.com

Selain vitamin yang telah disebutkan di atas, bayi ASI yang disusui oleh vegan Moms juga membutuhkan vitamin tambahan bayi lainnya, yaitu suplemen vitamin B12.

Very Well Family menyebutkan bahwa daging dan produk susu adalah sumber utama vitamin B12. jadi, jika Moms mengikuti gaya hidup vegan yang ketat, ASI yang dihasilkan kemungkinan besar tidak mengandung cukup vitamin B12.

Untuk mencukupinya, dokter biasanya menyarankan agar Moms mengonsumsi suplemen vitamin B12 selama hamil dan menyusui.

Baca Juga: Seberapa Penting Pemberian Vitamin Pada Balita?

Namun, dalam beberapa kasus, dokter juga akan memberikan suplemen pada Si Kecil jika kadar vitamin B12 dalam ASI Moms terlalu rendah.

Terlepas dari perlu atau tidaknya memberikan vitamin tambahan bayi, Moms perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikan suplemen pada Si Kecil.

Pasalnya, mengonsumsi suplemen yang tidak sesuai dengan kondisi Si Kecil dan tidak sesuai dosis yang dianjurkan bukan hanya tidak bermanfaat, tetapi juga bisa menimbulkan dampak yang berbahaya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait