Newborn

NEWBORN
15 Februari 2021

Apakah Bayi Demam Boleh Mandi atau Tidak? Ini Kata Ahli!

Khawatir boleh, namun jangan panik ya Moms saat bayi demam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, pernahkah bertanya-tanya tentang bayi demam boleh mandi atau tidak? Pertanyaan itu umum sekali di kalangan para Moms. Terlebih meraka yang merupakan ibu baru.

Agar tidak bingung lagi dengan pertanyaan bayi demam boleh mandi atau tidak, yuk cari tahu kebenerannya di sini.

Ada banyak mitos seputar demam, betapa berbahayanya demam itu dan bagaimana cara menurunkannya. Banyak orang terkejut saat mengetahui bahwa sering kali tidak perlu mencoba menurunkan demam sama sekali.

Namun demam pada bayi tentu menjadi salah satu hal yang membuat Moms khawatir. Akan tetapi, saat Moms terlalu khawatir dan lupa memperhatikan cara menangani demam bayi secara benar di rumah, Moms cenderung melakukan tindakan-tindakan yang sebenarnya tidak boleh dilakukan pada bayi yang sedang demam.

Baca Juga: 5 Cara Alami Menurunkan Demam Anak, Moms Wajib Tahu

Anak-anak sering kali mengatasi demam lebih baik daripada orang dewasa. Jika anak Moms demam tetapi masih bermain dan sebagian besar masih bertingkah seperti dirinya sendiri, tidak perlu melakukan apa pun untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Tapi ada beberapa hal yang perlu Moms hindari saat Si Kecil demam seperti tindakan-tindakan yang ada di bawah ini. Apakah bayi demam boleh mandi salah satunya yang harus dihindari? Cek di sini Moms!

Tindakan yang Harus Dihindari saat Anak Demam

bayi mandi saat demam

Foto: Orami Photo Stock

Berikut ini hal-hal yang sebaiknya jangan Moms lakukan saat anak sedang demam. Apakah bayi demam boleh mandi? Disimak yuk, Moms.

1. Jangan Biarkan Si Kecil Kelaparan

Banyak yang berpendapat bayi demam boleh mandi karena akan membantu demamnya turun. Namun, selain dengan bayi demam boleh mandi, Moms juga bisa memerhatikan hal lainnya. Seperti jangan membiarkan Si Kecil kelaparan. Demam menyebabkan bayi cenderung mengalami penurunan nafsu makan. Namun, David L. Hill, M.D., seorang pediatri yang juga merupakan penulis dari Dad to Dad: Parenting Like a Pro, mengatakan bahwa Moms tetap harus memberikan makanan sehat dengan gizi seimbang.

Saat anak menerima makanan bergizi, besar kemungkinan tubuh mereka lebih mampu melawan infeksi.

Bagi Si Kecil yang sudah makan makanan pendamping ASI, tidak masalah jika menolak makanan padat. Yang terpenting Si Kecil sudah mendapatkan asupan air yang cukup sehingga tidak akan mengalami dehidrasi. Akan tetapi, jangan terlalu memaksa Si Kecil untuk makan ya Moms.

2. Jangan Memberikan Obat-obatan Penurun Demam

Selain memikirkan ide bayi demam boleh mandi, Moms juga perlu memperhatikan obat-obatan penurun demam yang tidak boleh sembarangan diberikan kepada Si Kecil.

Moms tidak boleh memberikan ibuprofen untuk menangani demam Si Kecil, setidaknya sampai Moms yakin bahwa demam yang dialami Si Kecil tidak disebabkan demam berdarah. Alasannya karena demam berdarah menyerang trombosit yang berfungsi membekukan darah, sehingga bisa meningkatkan resiko terjadinya pendarahan internal.

Ibuprofen dan aspirin memiliki efek yang sama-sama mengencerkan darah dan memperparah kondisi anak. Selain itu, memberikan aspirin tanpa petunjuk dokter, berpotensi menyebabkan Sindroma Reye yang fatal.

Dr Ratna Sridjaja dari SBCC Baby and Child Clinic, Gleneagles Hospital Singapore, menngatakan bahwa memberikan obat-obatan untuk menurunkan demam seperti panadol, ibuprofen dan aspirin ke bayi yang masih berusia kurang dari dua bulan tidak diperbolehkan. Kecuali memang disarankan oleh dokter.

Baca Juga: Jangan Terlambat Ditangani, Ini Bedanya 3 Penyakit Dengan Gejala Ruam dan Demam Pada Bayi

3. Jangan Gunakan Rubbing Alkohol untuk Menurunkan Demam

Bukan hanya obat-obatan penurun demam, Moms juga tidak boleh menggunakan rubbing alkohol dalam menangani demam bayi.

Alih-alih membantu menurunkan demam, penanganan dengan cara ini bisa menyebabkan Si Kecil inhalasi (menghirup) alkohol. Akibatnya Si Kecil bisa menjadi lemas hingga mengalami kondisi serius seperyi hipoglikemia yakni penurunan kadar gula darah secara drastis.

4. Jangan Biarkan Si Kecil Tidak Memakai Baju atau Memakai Baju Terlalu Tebal

Sangat wajar jika Si Kecil saat akan demam biasanya ingin memakai baju yang lebih hangat dan dalam kondisi demam mereka cenderung membutuhkan sesuatu yang dingin.

Namun, Dr. Hill merekomendasikan jangan memakaikan pakaian yang terlalu tebal maupun mengizinkan Si Kecil untuk melepas pakaian dan berada di tempat dingin saat demam.

Selalu pastikan Si Kecil berada di bawah pengawasan Moms atau Dads. Khususnya jika Si Kecil sudah bisa duduk, merangkak atau berjalan.

5. Menggandakan Pengobatan

Mengonsumsi terlalu banyak obat penurun demam atau meminum dua jenis obat sekaligus bukan hanya tidak efektif, tetapi juga berbahaya. Ini dapat merusak organ anak dan tidak akan menurunkan suhu lebih cepat.

Karena overdosis acetaminophen (Tylenol) adalah salah satu alasan paling umum mengapa anak-anak dirawat di ruang gawat darurat, penyedia layanan kesehatan menganjurkan agar Moms tidak mengganti obat penurun demam, tuliskan kapan terakhir kali Moms memberikan obat, berkomunikasi dengan pengasuh lain sehingga obat tambahan tidak diberikan tanpa disadari dan jauhkan semua obat dari jangkauan anak-anak.

Baca Juga: 3 Penyebab Bayi Sering Menggigil, Apa Sajakah?

Juga sangat penting untuk memeriksa bahan dari semua obat yang kita gunakan. Banyak obat batuk dan pilek multi-gejala mengandung asetaminofen. Kita sebaiknya tidak memberikan obat penurun demam tambahan jika Moms juga memberikan salah satu dari obat multi gejala berikut yang mengandung asetaminofen atau pereda demam lainnya.

Apakah Bayi Demam Boleh Mandi?

bayi yang mandi saat demam

Foto: Orami Photo Stock

Demam adalah mekanisme tubuh untuk melawan infeksi. Saat anak demam, yang terpenting adalah mencari sumber demam, menjaga status hidrasi anak, dan membuat anak nyaman.

Meskipun ada yang berpendapat bahwa tidak benar bayi demam boleh mandi, mungkin Moms termasuk sebagai ibu yang tetap memandikan buah hatinya saat dalam kondisi demam.

Kendati demikian, dibanding mengisi bak mandinya menggunakan terlalu banyak air yang kemudian mendingin, lebih baik Moms mengisinya hanya dengan beberapa inci air hangat saja.

Menurut jurnal Fever in Children: Pearls and Pitfalls, memandikan anak dengan air dingin atau es akan menyebabkan Si Kecil menggigil yang sebenarnya dapat meningkatkan suhu internal tubuh mereka.

"Namun penelitian yang dilakukan tentang kompres dan mandi rendam ternyata memberikan hasil bahwa kompres dan mandi rendam seringkali justru membuat anak tidak nyaman dan rewel, sehingga para peneliti tidak memasukkan cara kompres atau mandi rendam sebagai terapi utama demam," jelas dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, dokter spesialis anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Jadi Moms bisa menggunakan washlap untuk membersihkan tubuh Si Kecil sekaligus menurunkan suhu tubuhnya. Ingat ya Moms, jangan pernah meninggalkan Si Kecil di dalam bak mandi sendirian tanpa pengawasan.

Meskipun banyak pendapat mengatakan tidak benar bayi demam boleh mandi, Moms juga tetap harus mengutamakan kebersihan Si Kecil. Mandi tentu saja tidak selalu harus dengan berendam. Bayi demam boleh mandi namun tidak perlu dengan berendam.

Untuk bayi yang sedang demam, dapat dimandikan dengan cara skin to skin dengan ibunya. Lalu, jangan lupa berikan Si Kecil cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Berikan parasetamol juga biasanya dapat membantu menyamankan Si Kecil saat demam.

Nah, itulah beberapa hal yang tidak boleh Moms lakukan saat Si Kecil mengalami demam. Jika Si Kecil saat ini demam dan usianya masih di bawah 6 bulan, jangan lupa untuk segera menemui dokter sehingga Moms bisa mendapatkan saran penanganan yang tepat.

Moms juga harus segera bicara dengan dokter anak atau pergi ke ruang gawat darurat ketika menemui kondisi:

  • Anak tidak bertindak waspada atau lebih nyaman saat demamnya turun.
  • Gejala demam muncul kembali setelah hilang.
  • Anak tidak mengeluarkan air mata saat menangis.
  • Anak Moms tidak mengganti popok basah atau tidak buang air kecil dalam 8 jam terakhir.

Baca Juga: Dehidrasi pada Anak, Mengapa Lebih Rentan Terjadi?

Juga, bicarakan dengan dokter anak atau pergi ke ruang gawat darurat jika anak:

  • Lebih muda dari usia 3 bulan dan memiliki suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih tinggi.
  • Berusia 3 sampai 12 bulan dan mengalami demam 39 derajat Celsius atau lebih tinggi.
  • Berusia di bawah 2 tahun dan mengalami demam yang berlangsung lebih dari 48 jam.
  • Demam lebih dari 40,5 derajat Celsius, kecuali jika demam segera turun dengan pengobatan dan anak merasa nyaman.
  • Pernah mengalami demam datang dan pergi selama seminggu atau lebih, meskipun tidak terlalu tinggi.
  • Memiliki gejala lain yang menunjukkan suatu penyakit mungkin perlu diobati, seperti sakit tenggorokan, sakit telinga, diare, mual atau muntah, atau batuk.
  • Memiliki penyakit medis yang serius, seperti masalah jantung, anemia sel sabit, diabetes, atau fibrosis kistik.
  • Baru-baru ini mendapat imunisasi.

Dengan memberitahukan kondisi anak secara detail kepada dokter, akan sangat membantu. Jadi, sebenarnya, bayi demam boleh mandi namun dengan cara tertentu yang sudah dijelaskan di atas. Jangan lupa juga untuk meredakan demam Si Kecil agar ia merasa nyaman ya Moms!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait