Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Jul 24, 2018

Bayi Sering Bermain dengan Hewan Peliharaan, Boleh Tidak?

Bagikan


Apakah Moms khawatir dengan keamanan dan kesehatan si kecil karena terlalu sering bermain dengan hewan peliharaan di rumah? Sebenarnya amankah hewan peliharaan untuk bayi?

Yuk, temukan jawabannya dalam pembahasan singkat yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya di bawah ini.

Hewan Peliharaan dan Kesehatan Bayi

Dilaporkan dalam jurnal Pediatrics, para peneliti mengatakan bahwa bayi yang tumbuh dengan hewan peliharaan di rumah, seperti anjing atau kucing, cenderung tidak mudah sakit dibandingkan bayi yang tumbuh tanpa hewan peliharaan.

Hal ini mendukung gagasan bahwa menjaga lingkungan bayi terlalu “bersih” sebenarnya tidak baik untuk kesehatan mereka. Sementara itu, penelitian sebelumnya telah menghubungkan keberadaan hewan peliharaan dengan risiko alergi yang lebih rendah pada bayi.

Selain itu, penelitian yang dilakukan di University of Alberta menunjukkan bahwa bayi dari keluarga dengan hewan peliharaan berbulu, menunjukkan tingkat lebih tinggi dari dua jenis mikroba usus yang berhubungan dengan risiko rendah obesitas dan alergi.

Baca Juga : 4 Jenis Binatang Yang Cocok Untuk Peliharaan Anak

Temuan tim peneliti yang dipimpin oleh Anita Koyrskyj, seorang ahli epidemiologi anak sekaligus peneliti terkemuka dalam bidang mikroba usus, yang telah dipublikasikan dalam jurnal Microbiome, menunjukkan bahwa bayi yang terkena kotoran dan bakteri dari cakar atau bulu hewan peliharaan dapat menciptakan kekebalan awal. Paparan ini dapat terjadi pada bayi baru lahir hingga usia tiga bulan pertama kehidupan.

Kozyrskyj mengatakan bahwa mikroba seperti yang dimaksud di atas akan melatih sistem kekebalan tubuh bayi untuk bereaksi terhadap entitas bahaya seperti mikroba patogen dan tidak bereaksi terhadap mikroba nutrisi makanan yang menguntungkan.

Melalui penelitiannya yang terdahulu, Kozyrskyj mengungkapkan bahwa bayi yang tumbuh dengan hewan peliharaan seperti anjing memiliki tingkat asma yang lebih rendah. Sedangkan tingkat yang lebih tinggi dari salah satu mikroba dikaitkan dengan leanness dan berfungsi melindungi bayi terhadap masalah obesitas.

Namun, terlepas dari kabar baik dari sejumlah penelitian tersebut, Moms juga perlu memperhatikan kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan. Termasuk memperhatikan keamanan si kecil saat bermain bersama hewan peliharaannya.

Memastikan Keamanan si Kecil Saat Bersama Hewan Peliharaan

1. Jangan lupa membawa hewan peliharaan ke dokter hewan untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap. Pastikan hewan peliharaan di rumah sudah divaksinasi, dirapikan bulunya, dipotong kukunya, dan rutin dimandikan supaya bersih serta bebas kutu.

2. Jangan melewatkan tindakan pencegahan demi keselamatan si kecil. Tidak peduli hewan yang Moms pelihara memiliki reputasi jenis peliharaan ‘ramah anak’. Pelatihan temperamen individu hewan jauh lebih penting dibandingkan reputasinya.

3. Jangan biarkan si kecil tidur di ruangan yang sama dengan hewan peliharaan tanpa pengawasan. Moms harus mengawasi interaksi si kecil dengan hewan peliharaannya setiap saat.

4. Jangan biarkan hewan peliharaan berada di sofa saat Moms menggendong si kecil. Ini membuat hewan peliharaan menjadi lebih besar dan tinggi dalam kaitannya dengan si kecil dan sangat mungkin mendorong terjadinya penyerangan.

5. Jangan berasumsi penutup moncong akan menyelesaikan masalah. Meskipun hewan peliharaan Moms mungkin tidak busa menggigit, ia masih bisa melukai si kecil dengan cakarnya, terutama jika hewan peliharaan sedang merasa gusar atau tidak nyaman.

6. Si kecil yang sedang belajar duduk, merangkak, berdiri, atau berjalan lebih rawan terjatuh saat bermain dengan hewan peliharaannya. Oleh karena itu, pastikan Moms memberikan pengawasan ekstra.

Terlepas dari manfaat dan bahaya hewan peliharaan terhadap tumbuh kembang bayi, Moms memang harus selalu mengawasi si kecil selama ia bermain dengan hewan peliharaannya.

Jadi, menurut Moms boleh atau tidak sih si kecil sering bermain bersama hewan peliharaannya?

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.