Bayi

BAYI
16 Agustus 2020

Bayi Suka Gelembung? Ternyata Ini Alasannya!

Alasan bayi suka gelembung juga membuat kemampuan belajarnya meningkat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bermain gelembung adalah kegiatan yang murah, sederhana, dan mudah untuk dinikmati bersama bayi. Bermodalkan sabun, air dan bahkan tangan, Moms bisa bersenang-senang dengan Si Kecil.

Selain menyenangkan, ternyata bermain gelembung adalah salah satu game paling efektif, menyenangkan, dan mendidik yang bisa dimainkan bersama.

Karena meningkatkan rasa bahagia, bayi menyukai waktunya saat bermain gelembung. Gelembung bukan hanya tentang aktivitas yang menyenangkan dan murah saja. Tidak heran, bayi suka gelembung ya Moms.

Christy Surgeoner, terapis okupasi di Wolfson Children's Hospital of Jacksonville mengatakan, dia menggunakan gelembung dengan pasiennya sepanjang waktu.

“Gelembung menarik bagi anak kecil. Mereka adalah alat yang kami gunakan dalam terapi untuk memfasilitasi berbagai keterampilan. Bermain dengan gelembung adalah cara yang murah untuk mengerjakan berbagai keterampilan perkembangan,” jelasnya.

Hal tersebut juga diakui oleh Karen McCormack, ahli terapi okupasi di Children's of Alabama.

“Anda dapat menggunakan gelembung di begitu banyak tahapan perkembangan dari usia 0 hingga 3 tahun. Hanya dengan menyediakan gelembung saat waktu bermain atau ketika anak rewel, Anda dapat membuatnya bahagia sambil memperhatikan perkembangan motorik, visual keterampilan, atau keterampilan bahasa lisannya," katanya.

Baca Juga: 5 Ide Bermain dengan Bayi Ini Bikin Betah di Rumah!

Bayi Suka Gelembung

Bayi Selalu Menyukai Gelembung Ternyata Ini Alasannya -1.jpg

Foto: Playgroupwa.com.au

Ketika bayi dapat fokus dan melihat dengan jelas sekitar usia 2 hingga 3 bulan, Si Kecil akan mulai menikmati melihat gelembung yang Moms tiup. Pada dasarnya, gelembung yang mengapung membuat bayi sangat tertarik. Tidak heran, bayi suka gelembung karena memang menarik perhatiannya.

"Anak-anak suka mengikuti atau memperhatikan gelembung dengan mata mereka saat mereka melayang. Ini cara yang bagus untuk merangsang penglihatan dan mengoordinasi kedua mata untuk mengikuti gelembung secara horizontal dan vertikal. Ini merupakan bagian integral dari pengembangan koordinasi mata-tangan,” kata Christy.

Alasan bayi suka gelembung juga karena membantu menjaga matanya tetap waspada dan bergerak. Ketika bayi dan balita meraih gelembung untuk mencoba menggapainya dan meletuskannya, itu latihan yang bagus untuk keterampilan motorik halusnya.

Karen menambahkan, ketika bayi mengulurkan jari untuk menyentuh atau mencubit antara jari telunjuk dan ibu jarinya, hal-hal penting ini terjadi di otak dan otot. Ini biasanya terjadi saat bayi berusia sekitar 5 hingga 7 bulan.

“Saat bayi mulai belajar persepsi kedalaman pandangan, ini saatnya untuk benar-benar bersenang-senang dengan koordinasi mata-tangan itu,” jelasnya.

Baca Juga: Keuntungan Sering Mengajak Bayi Bermain di Luar, Moms Perlu Tahu!

Manfaat Main Gelembung untuk Bayi

Bayi Selalu Menyukai Gelembung Ternyata Ini Alasannya -2.jpg

Foto: Totsplay.co.uk

Saat bayi suka gelembung, bukan hanya emosinya yang berkembang. Tetapi, manfaat gelembung terus datang seiring bertambahnya usia Si Kecil.

Ketika bayi mulai berjalan, mengejar gelembung, berhenti untuk meraih gelembung, mengubah arah, dan menggeser berat badan mereka sehingga semua hal tersebut akan membantu tumbuh kembang Si Kecil.

Saat Si Kecil memegang tongkat gelembung dan mencelupkannya ke dalam wadah, ini merupakan bagian dari dasar memegang pensil di sekolah. Dan saat memiliki gelembung, Si Kecil akan semakin tertarik saat bisa memegangnya bahkan meletuskannya.

Saat bayi suka gelembung, ini juga adalah kesempatan yang bagus untuk mengembangkan keterampilan motorik yang mengacu pada semua gerakan otot dan keterampilan motorik kasar.

Seperti gerakan berlari dan melompat yang akan dilakukan Si Kecil saat mengejar gelembung akan menjadi latihan yang bagus bahkan sebelum Si Kecil mencapai tahap ini. Gelembung memberikan stimulus yang mendorong gerakan dan mendukung perkembangan fisik.

Bukan hanya itu, nyatanya saat bayi suka gelembung, perkembangan bahasanya juga akan ikut meningkat. Bahkan bayi yang belum dapat berkomunikasi secara langsung pun bisa belajar bahasa dari lingkungannya secara konstan.

Dari sekitar 10 bulan bayi dapat membedakan suara dan memberikan ocehannya sendiri. Bermain gelembung memberikan kesempatan untuk menggunakan berbagai bahasa dan ekspresi untuk Si Kecil. Jadi, biarkan bayi suka gelembung dan rasakan sendiri manfaatnya.

Baca Juga: 3 Manfaat Bayi Bermain dengan Ayah, Bisa Tingkatkan IQ!

Tidak ada cara yang lebih baik untuk belajar selain melalui kesenangan. Karena bayi suka gelembung, Si Kecil dapat berinteraksi, bermain, dan tertawa.

Artikel Terkait