Newborn

NEWBORN
11 April 2021

6 Penyebab Bayi Tidak Buang Air Besar dan Cara Mengatasinya

Kurang bergerak juga bisa jadi pemicunya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Bayi tidak bisa Buang Air Besar (BAB) atau sembelit pada bayi terjadi ketika Si Kecil memiliki tinja keras atau memiliki masalah dengan pencernaannya. Hal ini kerap terjadi saat bayi baru lahir atau saat bayi telah mengosumsi susu formula dan MPASI.

Bayi yang berusia lebih dari delapan minggu, biasanya 4-5 kali tidak buang air besar (BAB) dalam seminggu dan belum tentu bayi itu mengalami sembelit.

Bayi yang minum asi ekslusif hampir tidak pernah mengalami sembelit atau susah buang air besar.

Ini karena ASI mengandung pencahar alami dan nutrisi yang dapat dicerna oleh bayi.

Baca Juga: Bayi Sering Gumoh: Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Bayi yang tidak buang air besar dalam waktu beberapa hari adalah hal yang normal. Ketika bayi masih mengomsumsi ASI, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan, ya Moms.

ASI adalah obat pencahar alami dan bayi yang disusui secara eksklusif yang belum memulai makanan, mereka akan buang air besar secara alami.

Mengutip dari situs Medline Plus, konstipasi atau sembelit sering terjadi pada anak-anak. Namun, saat bayi tidak buang air besar, umumnya kondisi ini berbeda setiap anak.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Singapore Medical Journal, faktanya hingga 30% bayi tidak buang air besar, namun sering mengeluarkan gas dan ini hal yang sering terjadi. Biasanya saat buang air besar, tinja bayi akan lebih keras dari biasanya.

Ada beberapa penyebab bayi tidak buang air besar secara teratur. Berikut ini penjelasannya, simak ya, Moms.

Baca Juga: Ini 5 Cara yang Harus Moms Lakukan Saat Anak Susah Buang Air Besar

Penyebab Bayi Tidak Buang Air Besar

Bayi tidak buang air besar, normal kah?

Foto: Orami Photo Stock

Jika bayi telah diberikan susu formula, mereka akan buang air besar sekitar empat kali sehari atau sekali dalam beberapa hari.

Ini menjadi salah satu penyebab bayi tidak bisa buang air besar. Apabila bayi telah mengenal makanan padat atau MPASI, pencernaan bayi akan mulai beradaptasi lagi.

Pada bulan pertama, bayi cenderung buang air besar sekali sehari. Setelah itu, bayi tidak buang air besar dalam beberapa hari, bahkan seminggu.

Mereka juga akan kesulitan mengeluarkan tinja karena otot pada usus akan melemah. Mereka akan cenderung gelisah, menangis, dan wajah memerah ketika bayi tidak bisa buang air besar.

Apa yang menyebabkan bayi tidak bisa buang air besar? Berikut penjelasannya.

1. Susu Formula

Susu Formula Bayi sebabkan bayi tidak buang air besar

Saat bayi kurang bergeraka, maka otot pada usus juga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini yang menyebabkan susu atau makanan padat yang bayi konsumsi susah untbuk dicerna secara alami.

Saat bayi telah mengenal susu formula, bayi tidak buang air besar lebih sering terjadi. Ini karena pencernaan bayi mulai mengenal nutrisi baru yang tak ada pada ASI eksklusif.

“Bayi yang diberi susu formula secara eksklusif, memiliki kemungkinan lebih besar untuk bayi tidak bisa buang air besar,” kata Jane Morton, profesor klinis pediatri di Stanford University School of Medicine.

Dokter Jennifer Shu, dokter anak di Atlanta, menambahkan bahwa susu formula bisa membuat kotoran anak lebih banyak dan keras, daripada ASI.

Jika bayi Moms memiliki alergi protein-susu atau intoleransi, bisa menjadi penyebab bayi mengalami sembelit atau tidak.

Formula berbasis susu dapat menyebabkan hal ini, serta susu dalam makanan ibu yang diberikan pada bayi melalui ASI. Ini juga berlaku untuk segala jenis susu yang dapat dikonsumsi bayi yang lebih lebih tua, seperti yogurt dan keju.

Baca Juga: 4 Fakta Tentang Susu Formula Bayi

2. Makanan yang Tidak Sesuai

Makanan tidak sesuai penyebab bayi tidak buang air besar

Foto: Orami Photo Stock

Ketika bayi berusia sekitar 6 bulan, dokter anak sering memberi tahu orang tua untuk menawarkan berbagai makanan bayi.

Saat bayi mulai mencoba makanan padat, ia mungkin akan mengeluarkan gas tapi bayi tidak buang air besar lagi. Memperkenalkan makanan padat dan makanan baru kepada bayi dapat menyebabkan sedikit gangguan pencernaan.

Beragam tekstur makanan mulai dikonsumsi bayi atau biasa yang kita kenal sebagai MPASI.

“Apa yang bayi kita makan akan sangat menentukan jenis kotoran yang Si Kecil,” kata Dr. Jennifer Shu. Banyaknya jenis makanan yang dikonsumsi, dapat menyebabkan bayi tidak buang air besar.

Cobalah pertimbangkan makanan yang akan Moms berikan pada anak, seperti saus apel, pisang, atau sereal.

Terlalu banyak jenis makanan ini, terutama sereal beras, dapat membuat bayi tidak buang air besar. Jadi pilih makanan anak dengan cermat ya Moms.

Memperkenalkan makanan baru secara perlahan saat Moms memulai makanan padat dapat membantu menunjukkan kepekaan atau makanan yang menyebabkan masalah gas atau buang air besar pada Si Kecil.

3. Terlalu Banyak Konsumsi Cairan

Terlalu banyak air putih penyebab bayi tidak buang air besar

Foto: Orami Photo Stock

Dehidrasi pada bayi bisa menjadi penyebab bayi tidak buang air besar. Namun saat mereka terlalu konsumsi cairan pada tubuh, ini juga bisa menjadi penyebab bayi tidak buang air besar.

Pemberian cairan atau air berlebihan pada bayi dapat mengakibatkan gangguan elektrolit yang dapat berakibat serius dan terkadang berakibat fatal.

ASI dan susu formula mengandung jumlah natrium, klorida, kalium, dan elektrolit lain yang telah sesuai porsinya.

Saat Moms mencoba memberikan minum air putih, kandungan pada air dapat menghancurkan sumber elektrolit pada tubuh.

Menurut studi yang dilakukan oleh Childrens MD MomDocs, bayi yang terlalu banyak mengonsumsi cairan selain menjadi penyebab tidak buang air besar, fungsi ginjal juga akan terganggu.

Sedangkan untuk anak berusia 3 bulan yang minum susu ekslusif tanpa cairan lain, dan mengalami tidak buang air besar, misalnya hingga 18 hari, ini adalah hal normal selama tidak ada gangguan kesehatan lain.

Baca Juga: Pentingnya Membiasakan Anak Minum Air Putih

4. Riwayat Keluarga

Saat bayi tidak buang air besar dalam beberapa kurun waktu, mungkin ini disebabkan riwayat keluarga yang juga mengalami sembelit. Bayi tidak buang air besar juga dipengaruhi dari apa yang dikonsumsi ibunya.

Saat ibu terlalu banyak mengonsumsi produk susu seperti keju dan susu sapi, ini akan menyebabkan bayi tidak buang air besar.

Menurut Mayo Clinic, ketika anak mengalami perubahan rutinitas seperti sedang travelling, perubahan cuaca, ini juga memengaruhi fungsi usus. Bayi tidak buang air besar akan lebih sering terjadi pada proses adaptasi ini.

5. Bayi Kurang Bergerak

Bayi kurang bergerak sebabkan bayi tidak buang air besar.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Seattle Children, bayi yang kurang bergerak dan terlalu banyak di tempat tidur menjadi salah satu penyebab bayi tidak buang air besar. Maka dari itu Moms perlu mengajak anak bermain dan membuat ia bergerak.

Saat bayi kurang bergerak, maka otot pada usus juga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini yang menyebabkan susu atau makanan padat yang bayi konsumsi susah untuk dicerna secara alami.

Bayi kurang bergerak saat usia satu tahun atau kurang. Ini menjadi penyebab bayi tidak bisa buang air besar.

Baca Juga: Redakan Diare dan Muntah pada Bayi dengan Makanan Ini

6. Gangguan Kesehatan

Penyakit tertentu dapat menyebabkan bayi tidak buang air besar. Saat bayi menangis atau tidak terlihat nyaman saat buang air besar, hal ini mungkin terjadi gangguan pada pencernaannya.

Biasanya, mengejan adalah hal normal saat bayi tidak buang air besar dan biasanya hanya mengeluarkan gas. Namun saat gas berbau tidak sedap, perut terasa keras, maka perlu dicurigai ia mengalami gangguan kesehatan.

Menurut Pregnancy Birth Baby, saat bayi berusia kurang dari 8 minggu tidak buang air besar selama 2-3 hari atau berat badan tidak bertambah, perlu pemeriksaan segera ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Kenali Frekuensi BAB Bayi, Apakah Normal atau Diare?

Bayi tidak buang air besar dapat dibantu dengan memijat bagian perut bayi secara perlahan. Ini dapat merangsang bayi buang air besar. Mandi dengan air hangat juga akan merileksan otot-otot bayi.

Cara Mengatasi Bayi Tidak Buang Air Besar

Jika bayi tidak buang air besar, Moms bisa mencoba pengobatan rumahan untuk Si Kecil, namun perlu berkonsultasi dulu dengan dokter anak.

Berikut pengobatan rumahan yang bisa dicoba.

  • Makanan. Moms dapat mencoba memberi bayi lebih banyak ASI atau susu formula jika anak mau.
  • Cairan. Jika bayi Moms berusia di atas 6 bulan, Moms dapat memberi mereka beberapa ons air. Atau, bicarakan dengan dokter tentang memberi mereka 2 hingga 4 ons apel, prune, atau jus pir. Jus ini memiliki gula alami yang disebut sorbitol yang juga pencahar. Meminumnya dapat membantu melembutkan kotoran bayi.
  • Makanan. Jika bayi Moms sudah makan makanan padat, beri dia lebih banyak serat untuk membantunya buang air besar. Cobalah bubur plum, ubi jalar, barley, atau sereal gandum utuh. Makanan kaya serat mungkin membuat bayi kembung, tetapi sering kali membantu buang air besar!
  • Olahraga. Bayi Moms mungkin perlu bergerak untuk membantunya buang air besar. Menggerakkan kaki bayi seperti saat bersepeda dapat membantu meningkatkan mesin pencernaannya. Moms juga dapat mencoba menggendong bayi sehingga mereka “berjalan” di pangkuan kita.
  • Pijat dan mandi air hangat. Coba pijat perut dan tubuh bayi. Ini dapat membantu merilekskannya dan membuka otot perut yang tegang. Moms juga bisa mencoba mandi air hangat untuk membantunya rileks.
  • Pengobatan. Jika tidak ada perubahan dalam pemberian makan, diet, atau olahraga yang membantu mengatasi sembelit, dokter anak mungkin merekomendasikan untuk mencoba supositoria gliserin bayi. Ini harus dimasukkan ke dalam rektum bayi, tetapi mereka mungkin lega dan tidur nyenyak ketika mereka bisa buang air besar!

Baca Juga: Waspada! Gangguan Pencernaan Bisa Hambat si Kecil Tumbuh Hebat

Itu dia beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi tidak buang air besar. Apakah bayi Moms juga mengalaminya?

Gejala umum ini normal pada bayi saat mereka belajar memberi makan dan mencerna makanan. Bayi Moms mungkin mengalami sembelit. Hal ini dapat terjadi pada bayi yang berusia lebih dari 6 minggu yang tidak disusui secara eksklusif.

Segera hubungi dokter bayi jika Si Kecil yang baru lahir (di bawah 6 minggu) tidak buang air besar sama sekali. Hubungi juga jika bayi Moms, usia berapapun itu, mengalami sembelit lebih dari 5 hingga 7 hari atau jika mereka juga mengalami gejala lain.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait