Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Fashion & Beauty | Mar 24, 2018

Begini Cara Membedakan Tas Branded Asli dan Palsu

Bagikan


Siapa sih, yang tidak ingin memiliki tas branded? Memiliki satu atau lebih tas branded bisa jadi impian sebagian besar wanita. Mempunyai tas branded tidak hanya menunjang penampilan tetapi juga dapat menunjukkan status kemapanan seseorang.

Tak heran banyak orang rela menabung untuk membeli sebuah tas branded, terutama dengan makin banyaknya butik-butik desainer internasional ternama yang buka di Indonesia. Namun, banyak juga lho, wanita yang masih terkecoh dengan tas branded palsu alias KW. Terutama bila Moms tidak membelinya di butik brand itu sendiri.

Penting sekali untuk Moms berhati-hati bila membeli tas branded di social media, terutama bila harga yang ditawarkan sangat jauh berbeda dari harga di butik. Saatnya Moms menjadi pembeli yang cerdas, nih. Yuk, pelajari cara-cara di bawah ini untuk membedakan tas branded yang asli dan palsu!

 

Chanel

 

Siapa yang tidak mengenal Chanel? Brand asal Paris, Prancis menghasilkan berbagai macam produk busana, parfum, perhiasan dan aksesori seperti tas dan dompet.

Chanel classic flap bag bahkan menjadi incaran para wanita sejak tahun 1955.  Semakin banyak yang mengingingkan tas ini, semakin banyak pula model-model tiruan Chanel yang bisa Moms temukan di toko-toko sekitar.

Untungnya jika Moms membeli tas Chanel di butik resmi, di dalamnya terdapat kartu dengan nomor tas dan memiliki hologram di  atasnya. Sedangkan untuk tas palsu hanya terdiri dari trim emas di bagian pinggir kartu dan font tulisan yang lebih kecil.

 

Hermes

Berdasarkan penelitian dari penjual online, Bag Hunter, nilai Hermes Birkin telah meningkat lebih dari 500% dalam 35 tahun terakhir. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Moms ingin berinvestasi menggunakan tas ini. Namun, pastikan Hermes yang Moms beli bukanlah barang palsu karena dapat menurunkan nilai jual.

Tidak sulit untuk menentukan tas Hermes asli dan palsu. Setiap tas Hermes dijahit dengan menggunakan tangan sehingga setiap detail yang keluar dari barisan dapat terlihat.

Selain itu, setiap kunci dan kancing pada Hermes terbuat dari paladium atau logam emas asli maka terasa agak berat saat dibawa. Kalau tas yang Moms beli beratnya ringan, sebaiknya cek terlebih dahulu kepada orang yang lebih ahli.

 

Louis Vuitton 

Sekarang banyak sekali tas-tas bekas Louis Vuitton yang bisa Moms dapatkan di situs jual bekas online. Jangan mudah tertipu dengan kemasan yang mereka siapkan, meskipun kelihatannya seperti barang asli.

Pertama-tama, perhatikan bagian tag pada tas. Jika di bagian resleting terdapat tag dengan logo atau tulisan Louis Vuitton, sudah dipastikan tas tersebut termasuk ke dalam kategori palsu.

LV adalah brand yang mewah dan sudah diketahui banyak orang, untuk apa lagi mereka menaruh tag logo pada ritsleting dan kunci. Selanjutnya cek bagian dalam tas. Desainer tas palsu biasanya hanya berfokus pada bagian luar saja sehingga interiornya terlihat sangat biasa dan menggunakan warna yang berkesan murah.

 

Jadi, waspadalah saat membeli tas branded bekas. Ada baiknya Moms membeli tas di toko resmi langsung atau memeriksa ciri-ciri di atas. Moms sendiri apakah pernah terkecoh dengan tas branded palsu?

 

<DAN>

 

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.