Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Jan 17, 2018

Benarkah Hormon yang Tidak Seimbang Bikin Tidak Subur?

Bagikan


Hormon seperti estrogen, testosteron, adrenalin dan insulin adalah pembawa pesan kimia sangat penting yang memengaruhi banyak aspek kesehatan secara keseluruhan.

Keseluruhan sistem endokrin bekerja sama untuk mengendalikan tingkat hormon yang beredar di seluruh tubuh, dan jika satu terjadi ketidakseimbangan hormon, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Menurut Uzzi Reiss, M.D., banyak wanita saat ini tidak pernah memiliki keseimbangan hormonal pada usia berapa pun. Wanita dengan hormon tidak seimbang pada usia dua puluh lima biasanya terus berlanjut hingga perimenopause dan menopause kecuali jika dia mendapat perawatan menopause yang tepat.

Baca Juga: Ingin Hamil tapi Haid Tidak Teratur?

Faktor Risiko & Penyebab Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormon disebabkan oleh berbagai faktor meliputi:
• Alergi makanan dan masalah usus: Penelitian baru yang berkembang menunjukkan bahwa kesehatan usus memainkan peran penting dalam pengaturan hormon.
• Pola makan tidak sehat
• Kelebihan berat badan atau obesitas
• Peradangan tingkat tinggi yang disebabkan oleh pola makan buruk dan gaya hidup tidak aktif
• Kerentanan genetik
• Toksin (paparan pestisida, racun, virus, rokok, alkohol berlebih dan bahan kimia berbahaya)
• Gaya hidup tidak seimbang, tingkat stres yang tinggi, kurang tidur dan istirahat

Tanda & Gejala Ketidakseimbangan Hormon

Beberapa tanda dan gejala yang paling umum dari ketidakseimbangan hormon meliputi:
• Infertilitas dan haid tidak teratur bahkan tidak menstruasi sama sekali
• Berat badan naik atau penurunan berat badan
• Lemak perut dan kehilangan massa otot
• Kecemasan, mudah tersinggung dan depresi
• Kelelahan
• Insomnia dan pola tidur yang buruk.
• Rendahnya libido
• Perubahan nafsu makan
• Masalah pencernaan
• Rambut rontok dan rambut menipis
• Sering berkeringat terutama di waktu malam
• Keinginan ngemil meningkat

Bagaimana Mengatasi Ketidakseimbangan Hormon?

Pengobatan konvensional untuk hormon tidak seimbang biasanya mencakup terapi penggantian hormon sintetis, pil KB, suntikan insulin, obat tiroid dan banyak lagi. Namun pengobatan sintetis tentu saja ada efek sampingnya. Kabar baiknya adalah ada cara untuk menyeimbangkan hormon secara alami, meliputi:

1. Mengganti karbohidrat dengan lemak sehat

Mengonsumsi berbagai makanan yang kaya asam lemak adalah kunci untuk menjaga hormon tetap terkendali. Lemak sehat meliputi: minyak kelapa, avokad, mentega, dan salmon liar. Pertimbangkan juga sumber omega-3 alami yang kaya dari ikan liar, biji rami, biji chia, kenari dan produk hewani.

2. Menggunakan herbal adaptogen

Tanaman adaptogen adalah kelas unik dari tanaman penyembuhan yang meningkatkan keseimbangan hormon dan melindungi tubuh berbagai macam penyakit, termasuk yang disebabkan oleh stres. Herbal adaptogen di antaranya adalah ashwagandha, jamur obat, rhodiola dan basil suci.

3. Mengatasi ketidakmampuan emosional

Menurut Pengobatan Tradisional China, emosi internal memiliki dampak langsung terhadap kesehatan seseorang dan mengatasi ketidakseimbangan emosional, faktor eksternal dan pilihan gaya hidup dapat membantu mencegah kondisi kesehatan yang terkait dengan ketidakseimbangan hormon.

4. Menggunakan minyak atsiri (essential oils)

Alternatif yang lebih baik untuk menyeimbangkan hormon adalah menggunakan produk alami seperti beragam jenis minyak esensial, minyak kelapa, shea butter dan minyak jarak.

5. Suplemen penambah gizi

Terkadang diperlukan suplemen untuk menambah kekurangan nutrisi yang bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, seperti evening primrose oil, vitamin, kaldu tulang, probiotik.

6. Waspadai pengobatan khusus dan KB

Beberapa obat tertentu dan KB dapat mengganggu keseimbangan hormon. Bicarakan dengan dokter tentang efek samping dan alternatif alami bila memungkinkan.

7. Tidur cukup

Tidurlah setidaknya 7-8 jam tidur setiap malam, karena tidur membantu menjaga keseimbangan hormon, membangun energi dan memungkinkan tubuh pulih dengan baik.

8. Hindari paparan lingkungan

Sebisa mungkin menjauhlah dari lingkungan beracun yang berisiko terhadap ketidakseimbangan hormon.

Sudahkah Moms mencoba mengatasi ketidakseimbangan hormon?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.