Kesehatan

1 Juli 2021

Muncul Benjolan di Leher Kanan? Ini 7 Penyebabnya

Periksakan ke dokter jika mengalami benjolan di leher kanan, karena bisa saja bersifat jinak atau berbahaya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Benjolan yang muncul di leher bisa saja besar dan terlihat, atau bisa juga sangat kecil. Kemunculannya pun bisa di mana saja, seperti benjolan di leher kanan, di kiri, belakang, atau di depan.

Untungnya sebagian besar benjolan di leher tidak berbahaya artinya mereka jinak atau non-kanker. Namun, benjolan di leher juga bisa menjadi tanda kondisi serius, seperti infeksi atau pertumbuhan kanker.

Jika Moms memiliki benjolan di leher kanan atau di area lain, dokter harus segera mengevaluasinya. Moms atau anggota keluarga yang mengalaminya harus menemui dokter sesegera mungkin, terutama jika massa leher ini tidak dapat dijelaskan atau menyebabkan gejala yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: Sakit Leher Sebelah Kanan, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Penyebab Benjolan di Leher Kanan

pembengkakan-kelenjar-getah-bening.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab benjolan di leher kanan:

1. Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Penyebab pertama benjolan di leher kanan adalah pembesaran kelenjar getah bening.

Pada dasarnya, kelenjar getah bening mengandung sel-sel yang membantu tubuh dalam melawan infeksi dan menyerang sel-sel ganas, atau kanker.

Saat Moms sakit, kelenjar getah bening ini bisa membesar untuk membantu melawan infeksi. Alhasil, akan terlihat seperti benjolan yang membesar di area leher.

Sementara itu, penyebab umum lainnya dari pembesaran kelenjar getah bening meliputi:

  • Infeksi telinga.
  • Infeksi sinus.
  • Tonsilitis.
  • Radang tenggorokan.
  • Infeksi gigi.
  • Infeksi bakteri pada kulit kepala.

Namun ada juga beberapa penyakit lain yang dapat menyebabkan benjolan di leher, seperti:

  • Penyakit autoimun, kanker, dan gangguan kelenjar tiroid lainnya, seperti gondok karena kekurangan yodium, dapat menyebabkan pembesaran sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.
  • Virus, seperti gondongan, bisa membuat kelenjar ludah membesar.
  • Cedera atau tortikolis dapat menyebabkan benjolan pada otot leher.

2. Kanker

Sebagian besar benjolan di leher memang bersifat jinak, tetapi bisa juga kemungkinan penyebab benjolan di leher kanan adalah kanker.

Menurut Cleveland Clinic, pada orang dewasa, kemungkinan benjolan leher menjadi kanker meningkat setelah usia 50 tahun. Selain itu, pilihan gaya hidup, seperti merokok dan minum, juga bisa berdampak besar.

American Cancer Society (ACS) menilai bahwa penggunaan tembakau dan alkohol dalam waktu lama adalah dua faktor risiko terbesar untuk kanker mulut dan tenggorokan.

Faktor risiko umum lainnya untuk kanker leher, tenggorokan, dan mulut adalah infeksi human papillomavirus (HPV). Infeksi ini umumnya ditularkan secara seksual, dan itu sangat umum.

ACS menyatakan bahwa tanda-tanda infeksi HPV sekarang ditemukan pada dua pertiga dari semua kanker tenggorokan.

Kanker yang muncul sebagai benjolan di leher dapat meliputi:

  • Kanker tiroid.
  • Kanker jaringan kepala dan leher.
  • Limfoma Hodgkin.
  • Limfoma non-Hodgkin.
  • Leukemia.

Selain itu, jenis kanker lainnya yang bisa menyebabkan gejala benjolan di leher kanan adalah kanker paru-paru, tenggorokan, dan payudara.

Ada juga bentuk kanker kulit, seperti actinic keratosis, karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma yang bisa memicu hal yang sama.

3. Infeksi Virus

Moms mungkin memikirkan virus hanya sebatas pada flu atau pilek. Padahal ada banyak virus lain yang dapat menginfeksi manusia, dan banyak di antaranya dapat menyebabkan benjolan di leher kanan. Beberapa jenis virus tersebut antara lain:

  • HIV.
  • Herpes simpleks.
  • Mononukleosis menular, atau mononukleosis,
  • Rubella.
  • Faringitis virus.

Baca Juga: 8 Solusi Sederhana untuk Mengatasi Sakit Leher saat Hamil

4. Infeksi Bakteri

Selain virus, infeksi bakteri juga dapat menyebabkan masalah leher dan tenggorokan, yang menyebabkan peradangan dan benjolan di leher kanan atau area lainnya. Beberapa jenis bakteri yang bisa sebabkan kondisi ini antara lain:

infeksi dari mikobakterium atipikal, sejenis bakteri yang paling umum pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu dan penyakit paru-paru.

  • Demam cakaran kucing.
  • Abses peritonsillar, yang merupakan abses pada atau di dekat amandel.
  • Radang tenggorokan.
  • Tonsilitis.
  • Tuberkulosis.
  • Faringitis bakterial.
  • Banyak dari infeksi ini dapat diobati dengan antibiotik resep.

5. Kista

Mengutip U.S. Library of Medicine, kista sebaceous adalah nodul di bawah kulit yang mengandung protein keratin.

Kista ini bisa tumbuh sangat besar dan menyebabkan kemunculan benjolan di leher kanan atau area lainnya.

Sebagian besar kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi jika terinfeksi, mereka mungkin menyerupai jerawat besar. Kista bisa datang dan pergi, atau bisa terus membesar.

Beberapa kista muncul di kepala atau mengeluarkan cairan ketika seseorang meremasnya. Namun, mengeluarkan kista tidak akan menyembuhkannya, dan melakukan hal ini dapat menyebabkan infeksi.

Dalam kebanyakan kasus, dokter dapat menggunakan prosedur sederhana untuk menghilangkan kista di klinik mereka.

Jika kista terasa sakit atau merah, penting untuk menemui dokter karena ini merupakan tanda infeksi.

Moms juga bisa mengurangi gejala dengan melakukan kompres hangat dan mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas.

6. Bisul

Benjolan merah dan menyakitkan mungkin bisul. Bisul adalah infeksi lokal, artinya ada infeksi pada bisul tetapi tidak pada kulit di sekitarnya. Kista, jerawat, dan folikel rambut yang tersumbat dapat terinfeksi dan berubah menjadi bisul.

Memencet bisul dapat menyebabkan infeksi menjadi lebih buruk atau menyebar. Sebaliknya, Moms harus mencoba mengoleskan kompres hangat dan menjaga area tetap bersih.

Namun, Moms harus menemui dokter jika demam berkembang atau jika bisul sangat menyakitkan atau tidak hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Dokter mungkin mengeringkan bisul atau meresepkan antibiotik.

7. Kemungkinan Penyebab Lainnya

Benjolan di leher kanan mungkin juga disebabkan oleh alergi terhadap obat dan makanan dapat menyebabkan benjolan di leher.

Batu di saluran air liur juga dapat menyumbat air liur, sehingga lama kelamaan menyebabkan benjolan di leher.

Baca Juga: 9 Penyebab Sakit Leher Sebelah Kiri, Salah Satunya Terlalu Lama Menatap Layar!

Cara Mengatasi Benjolan di Leher Kanan dan Waktu Tepat ke Dokter

Benjolan di leher kanan - virus

Foto: Orami Photo Stock

Pembengkakan di leher biasanya merupakan gejala dari penyakit lain dan bukan penyakit tersendiri, sehingga pengobatan akan tergantung pada penyebab pembesaran leher itu sendiri.

Jika karena infeksi bakteri, seperti radang tenggorokan, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk membersihkan infeksi. Sementara itu, jika terjadi karena kanker, dokter dapat melakukan operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi.

Untuk meredakan ketidaknyamanan pada leher yang membesar ini, coba gunakan kompres hangat dan pereda nyeri yang dijual bebas seperti acetaminophen atau ibuprofen.

Selain itu, beberapa penyebab munculnya benjolan di leher kanan tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya.

Namun, Moms perlu segera memeriksakan diri ke dokter jika benjolan di leher kanan atau kiri semakin besar atau disertai beberapa gejala seperti:

  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
  • Suara berubah atau serak selama lebih dari 3 minggu
  • Berkeringat di malam hari.
  • Sulit menelan.
  • Sesak napas.
  • Batuk darah.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Mudah memar.

Setelah dokter melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, seperti tes darah, USG, CT scan, rontgen, dan biopsi, dokter akan menentukan penyebab munculnya benjolan tersebut.

Kemudian setelah penyebabnya diketahui, dokter akan memberikan penanganan benjolan leher di sebelah kanan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya.

Baca Juga: Sakit Leher Bisa Jadi Tanda Kanker? Ini Alasannya

Itulah beberapa penyebab benjolan di leher kanan dan cara mengatasinya. Jika suatu hari Moms menemukan gejala pembengkakan dan gejala tersebut mengganggu, segera temui dokter untuk mengatasi kondisi ini.

Ingat, penanganan yang dilakukan dengan tepat dan cepat akan menghindarkanmu dari banyak komplikasi yang tidak diinginkan.

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17041-head--neck-cancer-frequently-asked-questions
  • https://www.cancer.org/cancer/oral-cavity-and-oropharyngeal-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499974/
  • https://www.healthline.com/health/neck-lump#causes
  • https://www.verywellhealth.com/is-it-a-lump-or-a-lymph-node-1191840
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/324866#swollen-lymph-nodes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait