Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Balita | Mar 14, 2018

Berapa Banyak Takaran Garam dan Gula yang Dianjurkan untuk Balita?

Bagikan


Jujur saja, konsumsi gula dan garam yang masuk ke dalam tubuh balita setiap harinya sering kali luput dari perhatian kita ya, Moms. Padahal jika tidak terus dikontrol dan diawasi, bisa berbahaya untuk tumbuh kembang balita serta mengganggu kesehatannya.

Takaran gula dan garam untuk balita berusia 1 hingga 5 tahun sebenarnya hanya 3 gram setiap hari, jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan apa yang terkandung dalam makanan kemasan atau yang biasa Moms berikan setiap hari.

Hmm, tapi kalau disuruh mengawasi kandungan gula dan garam pada setiap makanan sepertinya repot juga ya, Moms?

Nah, untuk mempermudah, Moms bisa menggunakan tips berikut agar asupan gula dan garam balita tetap terjaga setiap harinya:

1. Subtitusi Makanan Ringan Dengan Buah Rendah Gula

Apa balita sering mengkonsumsi makanan ringan seperti sereal dan biskuit? Hati-hati ya Moms, makanan ringan dalam kemasan biasanya mengandung banyak sekali gula dan garam. Kalau diberikan terlalu banyak, resiko balita terkena obesitas jadi melonjak naik.

Untuk mengatasinya, coba ganti cemilan ringan balita dengan buah rendah gula seperti strawberry, alpukat, semangka, kiwi, anggur, dan lainnya. Supaya tidak bosan, selain dimakan langsung Moms juga bisa membuatnya menjadi jus, smoothies, atau puree. Tapi biarkan manis alami dan jangan diberikan tambahan gula lagi ya, Moms.

2. Usahakan Untuk Masak Sendiri

Saat Moms memberikan balita makanan atau minuman yang dibeli dari luar, besar kemungkinan makanan tersebut banyak mengandung gula, sehingga Moms tak lagi dapat mengukur jumlah gula dan garam yang masuk ke dalam tubuh balita.

Solusinya sebenarnya cukup sederhana nih, Moms. Cukup dengan membiasakan diri untuk masak dan membuat makanan sendiri, mulai dari bekal sarapan hingga menu makan malam untuk si kecil. Pastikan Moms membatasi jumlah gula dan garam yang digunakan serta jangan lupa ditambahkan banyak sayuran.

Baca Juga : Hati-Hati, 5 Jenis Makanan Ini Berbahaya Bagi Balita

3. Hindari Daging Olahan

Apa Moms tahu kalau produk olahan daging seperti sosis, kornet, atau beef burger ternyata mengandung banyak garam? Ya, garam memang umum digunakan dalam produk semacam ini, dengan tujuan untuk menjaga bentuknya agar tetap solid.

Meski penyajiannya mudah, sebaiknya hindari memberikan terlalu banyak produk olahan daging pada balita. Selain terlalu banyak mengandung garam, produk olahan daging juga biasanya mengandung zat adiktif yang bisa membuat si kecil ingin terus menerus makan.

4. Selalu Lihat Label Bahan & Kemasan

Melihat label bahan dan kemasan juga sangat membantu mengendalikan asupan gula dan garam untuk balita lho, Moms. Selain memilih produk dengan kadar gula dan garam paling rendah, pastikan produk tersebut juga tidak tinggi kalori dan lemak ya, Moms.

Menjaga asupan gula dan garam untuk balita sebenarnya tidak sulit, asalkan Moms mau proaktif mengambil langkah pencegahan. Apa Moms punya tips tambahan agar balita tak terlalu banyak mengkonsumsi gula dan garam?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.