Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Anak | May 4, 2018

Berapa Banyak Telur yang Boleh Dikonsumsi Anak Setiap Harinya?

Bagikan


Berapa Banyak Telur yang Boleh Dikonsumsi Anak Setiap Harinya?

Telur yang kaya akan protein tentu menjadi bagian yang sehat untuk pertumbuhan Si Kecil, namun tetap saja segala sesuatu yang berlebihan tak akan baik dampaknya. Hal ini tentunya akan membuat Moms bertanya-tanya berapa banyak telur yang boleh dikonsumsi anak setiap harinya? 

Apakah jumlahnya harus dibatasi? Sebenarnya tak perlu, asalkan tetap ada sumber protein lain dan pastikan Si Kecil mendapatkan cukup buah dan sayuran.

Baca Juga : Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?

Telur dan Nutrisi Anak

Telur memiliki banyak manfaat, termasuk tinggi protein, zat besi, mineral, dan vitamin B. Daripada mengkhawatirkan berapa banyak telur yang dimakan Si Kecil, lebih penting untuk merencanakan pola makannya secara keseluruhan.

Anak-anak usia sekolah, yang berusia 9 hingga 13 tahun, harus mendapatkan ekuivalen 5-ons dari protein setiap hari sementara anak-anak yang lebih muda mungkin hanya memiliki 2 hingga 4 ons.

Secara umum, telur dihitung sebagai satu ons dalam kelompok makanan protein, tetapi Moms biasanya tidak ingin satu makanan menjadi satu-satunya sumber protein untuk hari itu.

Baca Juga : Lebih Sehat Mana, Makan Kuning Telur Atau Putih Telur?

Telur dan Kolesterol

Selain porsi harian yang disarankan dari makanan yang kaya protein, penting untuk melihat berapa banyak kolesterol yang didapat Si Kecil dari makanan lain. Jika dia sudah mendapatkan kadar kolestrol yang tinggi dari susu, keju, yoghurt, daging olahan, atau es krim, makan telur secara teratur mungkin bukan ide yang baik.

Jika pola makannya rendah kolesterol dan lemak jenuh dan mereka makan banyak makanan dengan serat, maka secara rutin makan telur mungkin baik-baik saja.

Penting juga untuk diingat bahwa takaran umum untuk makan telur termasuk telur yang dimakan sebagai bahan dalam makanan lain, seperti kue. Misalnya, jika Mom menggunakan 4 butir telur untuk memanggang kue dan Si Kecil memakan 2 dari 8 keping kue, maka itu sama dengan makan satu butir telur utuh.

Baca Juga : Resep No Egg Cake, Cake Untuk Si Alergi Telur

Fakta Mengenai Telur

  • Makan telur setiap hari tidak dianggap menaikkan kolesterol darah.
  • Telur mengandung sekitar 213 miligram kolesterol.
  • Telur dianggap sebagai sumber protein yang baik.
  • Banyak orang harus makan lebih sedikit telur, bukan karena mereka perlu mendapatkan lebih sedikit kolesterol dalam makanan mereka, tetapi karena mereka sudah makan terlalu banyak makanan berprotein tinggi. Mereka seharusnya makan lebih banyak buah-buahan, sayuran, dan "kelompok makanan yang kurang dikonsumsi" lainnya.
  • Menunda pengenalan "makanan alergi" kepada bayi, seperti putih telur dan selai kacang, tidak lagi disarankan untuk mencoba dan mencegah alergi makanan.
  • Amanlah saat menyiapkan dan menyimpan telur yang hendak dimasak

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.