Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Ibu Hamil Jatuh, Perhatikan Tanda Bahaya Ini

Bagikan


Berbahayakah Jatuh Saat Hamil? Perhatikan Tanda Bahaya Ini

Saat sedang hamil, Moms tentu sering mendengar nasihat dari banyak orang untuk selalu berhati-hati saat berjalan atau saat menaiki tangga. Jangan sampai ibu hamil jatuh, karena akan berbahaya bagi janin. Benar atau tidak, ya?

Jika pernah jatuh saat hamil, Anda tidak sendirian, Moms. Sebuah studi mengungkap bahwa 27 persen ibu hamil pernah jatuh paling tidak sekali selama masa kehamilan. Bahkan, 10 persen lainnya jatuh lebih dari sekali.

Baca Juga : Hindari 9 Pekerjaan Rumah Tangga Ini Saat Hamil!

Ternyata ada alasan medis dibalik fakta ini, di antaranya:

  • Perubahan Titik Keseimbangan Tubuh

Saat hamil, titik keseimbangan tubuh tentu bergeser. Hal ini mengakibatkan ibu hamil terkadang sulit menyeimbangkan diri.

  • Hormon Relaxin

Hormon yang muncul saat hamil ini berfungsi untuk meregangkan otot-otot tubuh di sekitar rahim dan serviks saat proses persalinan. Tapi hormon ini juga meregangkan sendi di kaki, Moms. Sehingga kaki ibu hamil tidak stabil dan rawan jatuh.

  • Tekanan Darah Rendah

Banyak ibu hamil yang mengalami darah rendah. Hal ini dapat membuat Moms pusing dan kehilangan keseimbangan saat berjalan.

  • Kaki Bengkak

Pada trimester 2 atau 3, Moms mungkin mengalami kaki bengkak yang membuat Anda sedikit sulit untuk menyeimbangkan diri.

Baca Juga : Balita Jatuh Saat Ibu Pake High Heels, Ini 5 Bahaya High Heels untuk Wanita

Berbahayakah Jatuh Saat Hamil?

Asalkan Moms tidak terluka parah saat terjatuh, maka kemungkinan besar janin masih dalam kondisi aman. Kenapa?  Karena pada dasarnya tubuh ibu hamil sudah didesain untuk melindungi janin dari berbagai hal, termasuk guncangan.

Dalam perut Moms,  janin dilindungi oleh banyak lapisan, mulai dari cairan ketuban, membran yang kokoh, rahim yang berotot dan rongga perut yang terdiri dari tulang dan otot. Nah, kombinasi dari semua lapisan tersebut akan meminimalisasi risiko guncangan pada janin, jika terjatuh.

Namun, perlu diingat bahwa perlindungan tersebut tetap dapat rusak jika Moms jatuh atau terbentur cukup parah. Salah satu faktor yang menentukan adalah posisi saat jatuh.

Jika tidak jatuh ke depan dan perut tidak terkena benturan langsung, maka kemungkinaan besar janin dalam kondisi aman. Beberapa ibu hamil yang jatuh ke belakang atau samping, tidak mengalami masalah dengan janinnya.

Baca Juga : Peristiwa Anak Jatuh dari Eskalator, Pahami 8 Tips Aman Saat Naik Turun Eskalator

Kapan Harus Khawatir?

Dampak jatuh saat hamil beragam, tergantung pada usia kandungan Moms. Jatuh pada trimester pertama akan berbeda jika terjadi pada trimester akhir. Berikut hal-hal yang perlu diwaspadai:

  • Jatuh pada Trimester Pertama

Pada masa ini, janin sangat dilindungi oleh dasar panggul. Setelah terjatuh, cobalah berbaring dan tenangkan diri. Segera periksa ke dokter jika merasakan sakit di perut atau punggung ya, Moms.

  • Jatuh pada Trimester Dua dan Trimester Tiga

Di trimester kedua, janin tidak lagi menempel pada dasar panggul dan mulai dilindungi oleh cairan ketuban. Jika Moms terjatuh dan merasakan hal-hal di bawah ini, segera periksakan diri ke dokter:

  • Merasa sangat sakit setelah jatuh
  • Pergerakan janin berkurang
  • Pendarahan
  • Sulit bernapas atau pusing
  • Merasakan kontraksi
  • Keluar cairan ketuban

Jatuh pada trimester tiga berpotensi pada persalinan prematur. Sebaiknya Moms tetap memeriksakan diri walaupun tidak mengalami hal-hal tersebut.

Mitos tentang Jatuh saat Hamil

Banyak mitos yang beredar tentang kondisi ini. Berikut mitos-mitos yang tidak perlu dikhawatirkan:

  • Jatuh saat hamil akan mengakibatkan keguguran.
  • Rahim dan tuba falopi akan rusak.
  • Janin akan mengalami patah tulang.
  • Otak janin akan rusak

Tips untuk Bumil

Memang sulit untuk menghindari jatuh saat hamil. Tapi Moms tetap dapat meminimalisasi risikonya dengan beberapa tips berikut:

  • Kenakan sepatu dengan sol anti slip.
  • Ketika naik tangga, selalu berpegangan pada railing.
  • Hindari membawa bawaan yang terlalu berat karena akan membuat Moms sulit menjaga keseimbangan.
  • Gunakan anti slip di kamar mandi dan area rumah yang rawan licin.

Nah, semoga Moms dapat mengantisipasi hal yang tidak diinginkan ini, ya!

(HIL)

Sumber: momjunction.com, whattoexpect.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.