Kesehatan

24 Januari 2021

Bibir Ada Gelembung Air: Simak Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

bibir berisi gelembung air bisa disebabkan oleh berbagai faktor
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms mungkin pernah mengalami kondisi bibir ada gelembung air. Secara medis, kondisi ini disebut sebagai kista mulkosa atau mulkosel. Kondisi ini tentu bisa membuat Moms merasa tidak nyaman, apalagi jika terus membesar.

Kista berkembang ketika kelenjar ludah di mulut tersumbat oleh lendir. Kebanyakan kista berada di bibir bawah, tetapi bisa muncul di mana saja di dalam mulut Moms. Mereka biasanya bersifat sementara dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, kista bisa menjadi permanen jika tidak diobati. Selain itu, mulkosel yang tidak diobati secara tuntas juga bisa kembali tumbuh di bibir Moms

Penyebab Bibir Ada Gelembung Air

Ada banyak penyebab yang membuat bibir ada gelembung air. Salah satu penyebab utama adalah kebiasaan mengigiti bibir atau mengemut pipi karena stres. Kedua kebiasaan ini dianggap sebagai penyebab utama tumbuhnya kista mulkosa.

Penyebab lain dari bibir ada gelembung air adalah adanya reaksi terhadap pasta gigi. Selain itu, banyaknya plaque atau karang gigi juga bisa menumbuhkan kista mulkosa di bibir.

Jurnal Annals of Dermatology menjelaskan, bibir ada gelembung air biasanya dialami oleh pasien berusian 10 hingga 25 tahun. Namun, kondisi ini bisa menyerang siapa saja dan segala usia. Baik pria dan wanita juga bisa mengalami kondisi ini.

Baca Juga: Moms, Jangan Biasakan Anak Menjilat Bibir

Gejala Kista Mukosel

Bibir Ada Gelembung Air

foto: Healthline.com

Kista mukosa adalah kantung tipis yang berisi cairan bening. Jika dilihat dari luar, kista mulkosa biasanya berpenampilan halus atau berkilau dan berwarna merah muda kebiruan. Jurnal Osteopathic College of Dermatology ukuran kista dapat bervariasi tetapi biasanya lebarnya sekitar 5-8 milimeter.

Bibir ada gelembung air biasanya terkait dengan gejala penyakit lain, selain kista. Moms yang mengalami kondisi ini biasanya akan merasa tidak nyaman, bahkan kesakitan saat makan.

Walaupun kista mulkosa dianggap tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya, Moms tetap harus memeriksakan kondisi ini ke dokter. Karena dokter akan memberikan diagnosis yang tepat dan menghindari adanya penyakit serius.

Moms juga harus segera memeriksakan diri ke dokter saat kista mulai membesar. Secara normal, kista mulkoas berdiamerte 1 cm, tetapi saat membesar apalagi hingga mencapai 3,5 cm Moms harus segera memeriksakan ke dokter. Karena hal ini bisa jadi gejala penyakit serius.

Kista yang lebih kecil dan tidak nyeri seringkali tidak terdeteksi sampai Moms memeriksakannya ke dokteri. Jika hal ini terjadi, dokter mungkin merujuk untuk dilakukan biopsi dan tes diagnostik lainnya.

Sementara, benjolan di bibir yang besar dapat mengganggu saat mengunyah atau berbicara. Jika kista pecah akan menyebabkan cairan keluar, dan itu bisa meningkatkan risiko infeksi di bagian lain.

Dalam kebanyakan kasus, dokter akan membiarkan kista sembuh dengan sendirinya. Jika kista masih ada setelah dua bulan, segera temui dokter lagi.

Baca Juga: Bibir Anak Berdarah, Apa Makanan untuk Mengatasinya?

Cara Mendiagnosa Bibir Ada Gelembung Air

Gejala klinis biasanya akan menjadi rujukan awal dokter saat mendiagnosa bibir ada gelembung air. Biasanya, dokter akan bertanya apakah Moms memiliki kebiasaan menggigit bibir atai tidak. Jawaban Moms yang jujur dapat membuat diagnosis semakin akurat saat memeriksa adanya benjolan di bibir.

Dalam kasus tertentu, biopsi kista mungkin diperlukan untuk membuat diagnosis positif. Selama prosedur ini, dokter akan mengeluarkan sampel jaringan kecil. Jaringan akan diperiksa dengan mikroskop. Dengan melihat sel-selnya, dokter dapat menentukan apakah kista itu bersifat kanker atau bukan.

Dokter mungkin memerlukan biopsy jika kista mukosa lebih besar dari 2 cm, penampilan kista menunjukkan adenoma (kanker) atau lipoma dan tidak ada riwayat trauma.

Baca Juga: Penyebab Bibir Sumbing pada Anak dan Cara Menanggulanginya Sejak Dini

Cara Mengobati Bibir Ada Gelembung Air

Bibir Ada Gelembung Air

foto : Medical News Today

Mengobati kista mukosa seringkali tidak diperlukan. Dalam kebanyakan kasus, kista akan sembuh dengan sendirinya seiring waktu.

Penting untuk tidak mengorek atau memecahkan kista. Hal ini dapat menyebabkan luka terbuka, yang dapat terinfeksi atau menyebabkan jaringan parut permanen. Seiring waktu, kista akan pecah dengan sendirinya sebagai bagian dari proses penyembuhan.

Pengobatan diperlukan untuk kista yang selalu tumbuh secara berulang. Kondisi ini mungkin dapat menjadi salah satu gejala timbulnya penyakit lain. Sehingga Moms perlu melakukan perawatan medis lebih lanjut.

Perawatan yang digunakan pada kista mukosa yang tidak terlalu parah antara lain:

1. Terapi Laser

Perawatan ini menggunakan seberkas cahaya kecil yang diarahkan untuk mengangkat kista.

2. Cryotherapy

Perawatan ini menghilangkan kista dengan cara membekukan jaringannya.

3. Injeksi Kortikosteroid Intralesi

Perawatan ini dilakuakn dengan cara menyuntikkan steroid ke dalam kista untuk mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.

Untuk mencegah kista tumbuh kembali atau mengobati kista yang sudah parah, dokter biasanya akan menyarankan untuk operasi pengangkatan kista atau kelenjar ludah.

Proses penyembuhan kista mulkosa perlu waktu bertahap tergantung kasusnya. Ada yang memerlukan waktu satu minggu, satu bulan, bahkan dua tahun.

Meskipun sudah sembuh, tetapi kista sebaiknya harus diangkat secara keseluruhan dengan pembedahan. Karena hal ini satu-satunya cara untuk memastikan bahwa kista tidak akan tumbuh kembali.

Hindari kebiasaan seperti menggigit bibir atau pipi untuk membantu mencegah kista di masa mendatang.

Baca Juga: Kenapa Orang Menggigit Bibir Ketika Gugup? dan Bagaimana Cara Mengatasi Kebiasaan ini

Pengobatan Rumahan untuk Bibir Ada Gelembung Air

Seringkali, bibir ada gelembung dapat sembuh dengan waktu singkat dengan pengobatan rumahan. Moms harus sesekali memeriksa kista ke dokter untuk memastikan kista tidak terinfeksi dan tidak bertambah besar. Berkumur air garam dapat mempercepat proses penyembuhan.

Moms yang memiliki kebiasaan menggigit bibir atau mengemut pipi dari dalam mulut, sebaiknya mulai dikurangi. Karena hal ini merupakan salah satu penyebab utama tumbuhnya kista di sekitar mulut.

Moms bisa mencovba membuat jurnal dan catat seberapa sering mengemut bibir, khususnya ketika merasa stres, cemas, atau kebosanan. Setelah Moms berhasil mengidentifikasi pemicunya, Moms dapat mencoba menemukan cara untuk berhenti menggigit bibir dan pipi.

Mengunyah permen karet tanpa gula hanyalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memuaskan keinginan menggigit tanpa melukai diri sendiri.

Meskipun pengobatan rumahan mungkin dapat membantu dalam menyembuhkan beberapa kista mukosa, tetapi Moms tetap harus bertemu dokter jika kondisi ini terus berulang. Karena melakukan pengobatan dan mendiagnosa sendiri dapat menyebabkan kondisi yang lebih buruk.

Dokter dapat memastikan benjolan tersebut tidak terkait dengan sesuatu yang lebih serius, seperti kanker mulut.

Kista mukosa biasanya tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Asalkan Moms menghentikan kebiasaan yang memicu tumbuhnya gelembung di bibir, kondisi ini tidak akan terulang kembali. Sebaliknya, jika Moms tidak bisa menghilangkan kebiasaan tersebut, kista akan terus tumbuh dan mungkin menjadi semakin parah kondisinya.

Mengupas atau mengeluarkan gelembung yang ada di bibir dapat meningkatkan risiko infeksi di sekitar mulut. Moms, sebaiknya menemui dokter jika kista menimbulkan rasa nyeri, ketidaknyamanan, atau bertahan lebih lama dari biasanya.

Baca Juga: Bibir Anak Berdarah, Apa Makanan untuk Mengatasinya?

Moms demikian penjelasan mengenai bibir ada gelembung air. Kondisi ini memang tidak berbahaya, tetapi tidak ada salahnya untuk menemui dokter agar proses penyembuhan semakin cepat dan tepat.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait