Balita dan Anak

2 Juli 2020

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?

Si Kecil nampak murung belakangan ini? Mungkinkan anak-anak bisa mengalami depresi? Simak artikel berikut ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Depresi adalah salah satu gangguan mental yang biasanya dimulai dari keadaan perasaan yang berubah-ubah tak menentu. Dilansir dari Beyond Blue, perasaan depresi bisa memengaruhi cara dan pola pikir yang membuatnya jadi sangat berbahaya apabila tidak cepat diatasi.

Gangguan perasaan ini tidak bisa dianggap remeh sebab bisa memicu terjadinya depresi yang dapat berakhir pada hal-hal buruk seperti bunuh diri.

Lebih parahnya lagi, orang yang menderita depresi umumnya tidak menunjukkan gejala-gejala tertentu, bahkan seringkali tidak terlihat memiliki gangguan jiwa.

Apa Bisa Anak Terkena Depresi?

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?  6.jpg

Foto: freepik.com

Lantas, pertanyaan yang mungkin terbesit dalam benak orang tua ialah, apa bisa anak terkena depresi?

Dilansir dari Medicinenet, lebih dari 16% anak-anak dan remaja di Amerika Serikat mengalami depresi. Statistik lain menyebutkan, ada kecenderungan terjadi depresi sekitar 2% sebelum masa remaja dan sekitar 5-8% saat remaja.

Bahkan, di Amerika Serikat tercatat sekitar 3.000 remaja dan orang dewasa meninggal bunuh diri karena depresi tiap tahunnya, Moms. Hal ini menjadikan bunuh diri jadi penyebab utama kematian nomor tiga untuk orang berusia 10-24 tahun.

Baca Juga: 3 Tingkatan Depresi dan Cara Mendeteksinya

Tipe Depresi pada Anak-Anak

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?  5.jpg

Foto: freepik.com

Sebenarnya, setiap orang yang mengalami depresi punya tingkatan dari sedang hingga berat, tergantung kepribadian dan masalah yang menimpa masing-masing individu.

Namun, tipe depresi yang terjadi pada anak-anak biasanya muncul dalam bentuk:

  • Suasana hati yang buruk atau distimia;
  • Gangguan bipolar sebagai akibat dari psikosis (misalnya gejala delusi atau halusinasi);
  • Bagian dari kondisi medis seperti hipotiroidisme;
  • Akibat konsumsi obat-obatan tertentu;
  • Penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Gejala Depresi dan Kelelahan Hampir Sama, Ini Cara Bedakannya

Penyebab Utama Depresi pada Anak

Lantas, apa saja yang menjadi penyebab terjadinya depresi pada Si Kecil? Berikut ini beberapa hal yang mungkin jadi penyebab depresi pada anak-anak.

1. Anggota Keluarga Ada yang Pernah Mengalami Depresi

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?  1.jpg

Foto: Freepik.com

Salah satu alasan anak bisa mengalami depresi ialah adanya anggota keluarga yang mempunyai riwayat terserang depresi. Apabila dalam riwayat keluarga pernah ada yang menderita depresi, kemungkinan Si Kecil terserang depresi juga semakin meningkat.

2. Anak Mengalami Kejadian Traumatik

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?  3.jpg

Foto: Freepik.com

Penyebab depresi pada anak lainnya ialah apabila anak pernah mengalami kejadian traumatik. Misalnya saja dibentak, dihukum, atau dimarahi tanpa sebab dan terjadi berulang kali.

3. Korban Bullying

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?  2.jpg

Foto: Freepik.com

Salah satu penyebab depresi yang paling berbahaya adalah apabila Si Kecil pernah menjadi korban bully. Kejadian bullying berlangsung tidak hanya sekali, tetapi berulang-ulang.

Kondisi ini bisa menyebabkan Si Kecil mengalami depresi, sebab bullying sangat berpengaruh terhadap psikis anak dan akan sangat berbahaya apabila tidak segera diselesaikan masalahnya.

Si Kecil yang menjadi korban bully biasanya akan merasa lebih tak berdaya dan cenderung mengurung dirinya sendiri.

Baca Juga: 5 Jenis Bullying yang Mungkin Dialami Anak

4. Rasa Percaya Diri yang Rendah

Bisakah Anak-Anak Terkena Depresi?  4.jpg

Foto: Freepik.com

Apa bisa anak terkena depresi jika rasa percaya dirinya rendah? Jawabannya, kemungkinan besar iya. Sebab, anak akan membentuk pola pikir negatif yang menganggap dirinya berbeda dan lebih rendah dari teman-temannya.

Untuk kembali meningkatkan rasa percaya diri Si Kecil, Moms bisa mengajaknya melakukan aktivitas fisik yang dapat menumbuhkan rasa persaingan seperti bermain bola.

Moms, itulah beberapa pemaparan mengenai apa bisa anak terkena depresi. Tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, ternyata depresi pun dapat menyerang anak-anak.

Maka, penting bagi orang tua tetap mengawasi anak-anaknya, sehingga saat anak mengalami sesuatu yang berat, orang tua bisa segera menyadarinya.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait