Pasca Melahirkan

19 Juli 2021

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Sate Kambing? Berikut Penjelasannya

Pastikan setiap daging kambing yang diolah benar-benar matang, ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Bolehkah ibu menyusui makan sate kambing? Moms yang sedang dalam masa menyusui mungkin bertanya-tanya apakah daging kambing aman dikonsumsi.

Karena seperti yang Moms ketahui, Hari Raya Idul Adha identik dengan hewan kurban, seperti kambing dan sapi. Moms dan keluarga yang beragama Islam pun akan menikmati berbagai olahan daging, salah satunya sate kambing.

Daripada mengira-ngira jawaban yang belum pasti, mari simak penjelasan mengenai pertanyaan, bolehkah ibu menyusui makan sate kambing berikut ini.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Menyusui Makan Durian? Ini Penjelasannya!

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Sate Kambing?

bolehkan ibu menyusui makan sate kambing.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bolehkah ibu menyusui makan sate kambing? hingga saat ini tidak ada larangan khusus bagi Moms yang sedang menyusui terkait mengonsumsi sate kambing.

Jadi, jawaban atas pertanyaan bolehkah ibu menyusui makan sate kambing adalah boleh-boleh saja, Moms.

Daging kambing, seperti banyak jenis daging merah lainnya, merupakan sumber protein yang kaya yang membantu menjaga kesehatan otot.

Bahkan menurut British Journal of Nursing, kandungan protein pada daging kambing mampu memperbaiki jaringan yang rusak dan merangsang tubuh dalam menghasilkan kolagen sehingga penyembuhan luka menjadi lebih cepat.

Daging kambing juga kaya akan kalsium dan potasium. Setiap 100 gram daging kambing memiliki sekitar 385 mg potasium. Kalium bagus untuk menjaga tekanan darah yang sehat dan membantu mengatur keseimbangan cairan, salah satu mineral terpenting bagi sistem saraf tubuh.

Selain itu, daging kambing memiliki kadar Vitamin B6 & Vitamin B12 yang tinggi. Vitamin B6 melakukan berbagai fungsi dalam tubuh dan sangat serbaguna. Vitamin B12 memainkan peran penting dalam tubuh produksi sel darah merah serta menjaga sistem saraf berfungsi dengan baik.

Meski demikian, ada beberapa hal penting yang perlu Moms perhatikan sebagai ibu menyusui jika ingin makan sate kambing. Mengingat seluruh nutrisi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi akan diterima bayi dari ASI.

Baca Juga: Minum Kopi dan Makan Pedas, Bolehkah dalam Pola Makan Ibu Menyusui?

Pastikan Sate Kambing Benar-benar Matang

sate kambing harus matang

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu hal paling penting yang harus Moms ketahui jika ingin makan sate kambing adalah pastikan dagingnya benar-benar matang, ya.

Memanaskan daging kambing pada suhu yang tepat dapat membunuh bakteri yang terdapat pada daging sehingga dapat meminimalkan infeksi pada ibu hamil maupun ibu menyusui.

Daging memang merupakan sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, daging apapun yang belum matang dapat menjadi media yang nyaman bagi bakteri untuk hidup. Bakteri tersebut antara lain:

1. E. Coli

Bakteri E. Coli merupakan salah satu bakteri yang biasanya hidup di usus dan vagina tubuh manusia. Umumnya bakteri ini tidak berbahaya.

Namun dalam beberapa kasus, E.coli dapat menyebabkan kram perut, demam, dan diare berdarah. Bakteri ini bahkan bisa berpindah ke janin jika tak sengaja masuk bersama makanan yang dikonsumsi ibu hamil. Kondisi ini berpotensi menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur.

2. Toksoplasmosis

Meski toksoplasmosis tidak dapat menginfeksi bayi melalui ASI, tetapi ini juga merupakan bakteri yang merugikan.

Kehadiran bakteri ini pada ibu hamil dapat berpindah ke janin. Bahayanya, janin yang terinfeksi bekteri biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Namun setelah janin lahir, ia berpotensi menderita kebutaan dan gangguan mental.

3. Salmonella

Infeksi bakteri ini merupakan salah satu keracunan makanan yang paling berbahaya, karena dapat menimbulkan gejala seperti diare, kram perut, mual, muntah, sakit kepala hingga menggigil.

Jika hal ini memengaruhi ibu menyusui, maka akan sangat tidak nyaman. Meski gejala terinfeksi salmonella ini dirasakan oleh ibu menyusui, tetapi Moms disarankan untuk tetap menyusui.

Selama gejalanya terbatas pada saluran pencernaan (muntah, diare, kram perut), menyusui harus dilanjutkan tanpa gangguan karena tidak membahayakan bayi.

4. Listeria

Meskipun bakteri ini lebih banyak ditemukan pada air dan padatan yang terkontaminasi, bakteri ini juga dapat ditemukan pada daging yang belum matang sempurna.

Gejala listeriosis berkisar dari tidak menunjukkan gejala hingga diare, demam, nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, leher kaku, sakit punggung, menggigil, sensitif terhadap cahaya terang, dan/atau sakit tenggorokan disertai demam dan pembengkakan kelenjar.

Gejala-gejala ini dapat mulai berhari-hari hingga berminggu-minggu setelah makan yang terkontaminasi makanan.

Infeksi bakteri listeria pada ibu hamil ini dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan juga menginfeksi janin.

Sementara pada ibu menyusui yang terkontaminasi bakteri ini disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter dengan segera.

Baca Juga: Ini Tips Aman Ibu Hamil Makan Sate, Bumil Wajib Tahu!

Konsumsi dengan Makanan Sehat dan Jangan Berlebihan

makan sate kambing saat menyusui

Foto: Orami Photo Stock

Meski ibu menyusui boleh makan sate kambing yang benar-benar matang, tetapi hindari untuk mengonsumsi sate yang gosong. Hal ini karena daging kambing yang dibakar dan gosong bersifat karsinogenik.

Menurut American Cancer Society, zat karsinogenik yang tertelan dari makanan, seperti sate atau makanan bakar lainnya berisiko mengandung senyawa pemicu kanker, apalagi jika dikonsumsi jangka panjang.

Ketika makan sate kambing, Moms juga disarankan untuk mengonsumsinya bersama dengan sayur-sayuran. Lengkapi juga dengan asupan buah-buahan dan sumber serat sehat lainnya untuk mengontrol lemak jenuh yang terkandung dalam daging kambing.

Perhatikan juga efek samping jika Moms mengonsumsi sate kambing dalam porsi yang berlebihan, yaitu berisiko meningkatkan kolesterol dan tekanan darah.

Tak hanya itu, daging kambing berpotensi menyebabkan asam urat karena termasuk makanan tinggi purin sehingga dapat memperburuk asam urat.

Jadi, sebaiknya Moms mengonsumsi sate kambing dengan hati-hati dan dalam porsi yang tidak berlebihan agar hal-hal yang tak diinginkan dapat dihindari.

Baca Juga: 13+ Makanan Penghambat ASI, Pantang Dikonsumsi Ibu Menyusui!

Itu dia penjelasan mengenai pertanyaan bolehkah ibu menyusui makan sate kambing. Semoga bermanfaat, ya.

  • https://www.magonlinelibrary.com/doi/abs/10.12968/bjon.2001.10.Sup1.5336
  • https://med-mash.ru/pregnancy-ingredients/can-mother-eat-satay-while-pregnant-7425
  • https://kellymom.com/bf/can-i-breastfeed/illness-surgery/mom-illness/
  • https://cookslarder.co.uk/blog/benefits-of-goat-meat/
  • https://healthyepicure.com/20-goat-meat-benefits-and-side-effects/
  • https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/general-info/known-and-probable-human-carcinogens.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait