Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Apr 11, 2018

Brain Fog, Lupa Sesaat Apa yang Ingin Dilakukan. Mengapa Bisa terjadi?

Bagikan


Apakah Moms pernah tiba-tiba lupa apa yang ingin dilakukan atau dikatakan? Kejadian itu di sebut dengan brain fog.

Brain fog merupakan sebuah kondisi sulit berkonsentrasi, tidak fokus, mudah terdistraksi, pelupa dan beberapa gangguan berpikir lainnya. Secara harfiah, braig fog dapat diartikan sebagai gejala yang menandakan menurunnya fungsi dan kapasitas otak.

Braig fog tak semata-mata disebabkan karena usia saja, karena pada kenyataannya hal ini dapat terjadi pada siapa saja termasuk pada usia 20an sekalipun.

Gejala utamanya adalah mudah lupa dan kehilangan fokus, yang pada sebagian orang juga merasa lelah, sering lemas, dan sakit kepala. Penyebabnya beragam, bisa karena kurang tidur, stres hingga pengaruh dari pola makan dan kurangnya vitamin serta mineral. Mari simak ulasan lengkapnya:

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Manfaat Rempah-rempah untuk Tubuh

Penyebab Brain Fog

1. Makanan

Brain fog ternyata dapat disebabkan dari makanan yang kita konsumsi, seperti terlalu banyak konsumsi gula, MSG berlebihan, makanan cepat saji, dehidrasi, hingga kekurangan kafein bagi para pecandunya.

2. Vitamin

Selain makanan, kurangnya asupan vitamin B12, vitamin D hingga kurangnya konsumsi omega-3 juga menjadi penyebab terjadinya brain fog.

3. Kurang tidur

Kualitas tidur yang kurang saat malam hari membuat kita bisa saja mengalami brain fog. Hal ini disebabkan setiap hari manusia kehilangan sel otak dan setiap malam adalah waktu untuk menciptakan sel otak baru.

4. Stres

Stres yang berlebihan membuat kita merasa gelisah, sehingga kerap membuat keputusan yang salah, sulit tidur, hingga kehilangan sebagian ingatan. Tak hanya itu, stres dapat meningkatkan hormon kortisol yang meningkatkan radikal bebas, kurangnya molekul oksigen ke otak yang berujung pada kerusakan otak.

Selain 4 hal di atas, kurangnya aktivitas fisik juga dapat menyebabkan kurangnya endorfin dan glukosa serta oksigen ke otak. Tak hanya itu, brain fog juga dapat disebabkan oleh efek dari penyakit seperti lupus, diabetes, ketidakseimbangan hormon, hepatitis C, alergi, cedera otak, dan rematik.

Baca juga: Susah Tidur? Hadirkan 5 Tanaman Ini Di Kamar Tidur Agar Bisa Tidur Nyenyak

Mengatasi Brain Fog

Dalam mengatasi brain fog bukanlah dengan pasrah dan menyerah, karena masih ada beberapa langkah yang membuat Moms mampu melawannya:

1. Hidup sehat

Langkah utama melawan brain fog adalah dengan pola hidup yang teratur dan seimbang. Dengan kata lain, cakupan nutrisi Moms harus cukup begitu pula dengan waktu istirahat. Jangan lupa pula untuk menghindari stres serta lakukan olahraga yang teratur.

2. Pengobatan

Segala penyakit tentu tak lepas dari pengobatan dokter, maka tetaplah jalani pengobatan dan peraturan kesehatan yang diberikan dokter. Dari mulai rutin meminum obbat hingga jaga aktivitas agar penyakit Moms terkendali.

3. Sosialisasi

Salah satu penyebab brain fog adalah stres, makan ada baiknya bila Moms menikmati kehidupan sosial bersama teman-teman. Lakukanlah hal yang dapat menjauhkan Moms dari rasa tertekan. Jangan lupa pula untuk selalu menjaga mood agar tetap positif.

4. Catatan kecil

Hal yang satu ini patutnya membantu untuk mengingat setiap hal yang hendak Moms lakukan. Buatlah catatan-catatan kecil tentang aktivitas hari ini, agar tak ada yang terlupa. Hal ini sekaligus melatih otak Moms untuk tetap membaca dan menulis.

Lakukan hal-hal itu ya supaya tidak tiba-tiba lupa!

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.