3-12 bulan

15 Agustus 2021

3+ Manfaat Bubur Bayi Organik untuk Si Kecil Lengkap dengan Rekomendasi dan Resepnya, Catat!

Bubur bayi organik diklaim rendah kontaminasi pestisida
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms pernah mendengar bubur bayi organik? Apa bedanya dengan bubur bayi biasa ya? Cari tahu di sini yuk Moms!

Saat berusia usia 6 bulan, Si Kecil tidak hanya bergantung pada ASI, tetapi juga mulai diberi makanan pendamping ASI atau MPASI.

Sebelum Moms memberikan makanan pertamanya, ada baiknya untuk Moms mengetahui apa saja makanan terbaik yang bisa diberikan untuk Si Kecil.

Amelia McBride, MS, CD, seorang ahli diet pediatrik di Rumah Sakit Intermountain Riverton di Riverton, UT mengatakan, akan lebih baik jika memilih sayuran lalu menambahkan buah-buahan sebagai makanan pertamanya.

"Sereal dianggap sebagai standar emas sebagai makanan bayi, tetapi tidak ada indikasi lebih baik atau lebih buruk daripada memulai dengan makanan bubur lainnya," kata Amelia.

Jika Moms ingin memulai dengan sereal, Amelia merekomendasikan pemberian oatmeal, karena laporan terbaru Consumer Report mencatat bahwa terdapat kadar arsenik yang tinggi dalam sereal beras bayi di AS.

Selain itu, tidak ada salahnya untuk memberikan bubur bayi organik untuk Si Kecil. Artikel ini akan membahas tentang segala hal tentang bubur bayi organik yang harus Moms tahu. Simak ya Moms!

Baca Juga: Seberapa Besar Manfaat Makanan Organik untuk Anak?

Manfaat Bubur Bayi Organik

bubur bayi organik

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat makanan organik sudah banyak diketahui. Dan terutama untuk bayi, penting untuk mempertimbangkan makanan yang ditanam secara organik.

Berikut ini beberapa manfaat bubur bayi organik untuk Si Kecil:

1. Rendah Kontaminasi Pestisida

Salah satu manfaat dari bubur bayi organik telah dikemukakan oleh sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Stanford menemukan bahwa bubur bayi organik mungkin memiliki risiko kontaminasi pestisida yang lebih rendah.

Kurangnya paparan bahan kimia akan membuat bubur bayi organik menjadi pilihan yang lebih aman.

Sebab, racun dalam pestisida dapat menyebabkan sejumlah masalah yang dapat memengaruhi perkembangan otak, kecepatan pertumbuhan, dan kesehatan secara keseluruhan.

2. Kesehatan Fisik yang Lebih Baik

Menurut sebuah studi nutrisi dari Organic Fresh, ditemukan bahwa anak usia dua tahun yang mengonsumsi produk susu organik secara eksklusif memiliki lebih sedikit hanya sedikit memiliki riwayat eksim dan mengi.

Baca Juga: 4 Resep Bubur Candil yang Enak dan Cocok untuk Si Kecil

3. Ramah Lingkungan

Makanan non-organik disemprot dengan bahan kimia.

Meskipun bahan kimia ini dirancang untuk tetap berada di tanaman, sebagian akan tersapu saat hujan dan terserap ke dalam tanah dan air tanah di sekitarnya, dan mempengaruhi kehidupan alami.

4. Rasa Lebih Baik

Tidak peduli penelitian apa yang dikatakan tentang makanan organik, tidak dapat disangkal bahwa rasanya lebih enak.

Saat memulai makanan padat, Moms pasti ingin langit-langit bayi menikmati rasa alami sejak hari pertamanya makan.

Baca Juga: Cegah Penuaan Dini dengan Bahan Organik

Rekomendasi Bubur Bayi Organik

3 Bubur Bayi Organik -2

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu alasan orang tua lebih memilih bubur bayi organik sebagai MPASI karena bahan dasar pembuatannya yang bebas pestisida.

Sebelum memilih, Moms harus memastikan beberapa hal seperti:

  • Bebas kandungan pestisida.
  • Bila perlu, cari yang sudah berstandar nasional. Jika di Indonesia ada BPOM yang bertugas mengawasi laju produk. Apabila berencana membeli bubur organik impor, pastikan sudah mengantongi sertifikasi bebas edar dari lembaga yang berwenang, misalnya JAS untuk Jepang, ECOCERT untuk Perancis dan BioLand untuk Jerman.
  • Perhatikan jika ada bahan pengawet dan zat pemicu alergi.

Setelah mengetahui hal ini, Moms bisa melihat rekomendasi bubur bayi organik dengan rasa yang enak dan memenuhi standar aman untuk dikonsumsi. Di antaranya:

1. Milna Bubur Bayi Organik Beras Merah

Dengan harga yang terjangkau, Moms bisa mendapatkan bubur bayi organik yang hampir 95 % bahannya memiliki sertifikat resmi.

Produk ini juga kaya akan protein yang bisa menunjang pertumbuhan bayi, salah satunya kaya akan serat dan mengandung omega 3 dan 6 untuk mendukung kemampuan otak Si Kecil.

2. Happy Baby Organic Probiotic Baby Cereal Oatmeal

Dirancang untuk menyediakan nutrisi tambahan berupa zat besi dan choline, produk ini akan membantu meningkatkan proses perkembangan otak bayi.

Ini juga mengandung prebiotik yang aman untuk organ pencernaan Si Kecil, dan juga menyediakan kalsium yang cukup tinggi untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi.

Baca Juga: Amankah MPASI Bubur Instan Diberikan Setiap Hari?

3. Heinz Organic Tender Beef with Vegetable Mash

Bubur bayi organik ini terbuat dari kombinasi bahan organik, seperti tomat, kentang, ubi jalar, labu, wortel, zukini, nasi, dan daging sapi yang kaya nutrisi.

Bubur bayi organik ini dipastikan tidak mengandung kacang, kedelai, telur, susu sapi, maupun ikan yang bisa menimbulkan alergi.

4. Gasol Organik Tepung Ubi

Merk bubur bayi organik ini merupakan brand lokal yang bahan utamanya merupakan ubi 100 % asli Indonesia.

Teksturnya yang padat juga memastikan karbohidrat di dalamnya mampu diserap banyak oleh tubuh Si Kecil. Walau padat, jenis karbohidrat ini mudah larut sehingga tidak memicu masalah pencernaan seperti sembelit.

5. Nayz Bubur Kaleng Menu 1 Ayam Fillet

Bukan hanya lezat, bubur bayi organik ini juga mengandung tinggi vitamin dan prebiotik. Bubur ini terbuat dari campuran beras, sayur, dan daging ayam yang berprotein tinggi.

Produk ini juga dilengkapi dengan vitamin A dari wortel dan vitamin C dari tomat sebagai nutrisi tambahan.

Baca Juga: Ini 9 Merk Bubur Bayi Penambah Berat Badan yang Recommended!

Resep Bubur Bayi Organik

3 Bubur Bayi Organik -3

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms memilih untuk membuat sendiri bubur bayi organik untuk Si Kecil, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal.

Sebab, bayi berisiko lebih tinggi terkena penyakit yang ditularkan melalui makanan karena sistem kekebalannya masih berkembang.

Untuk itu, pastikan makanan bayi disiapkan dengan aman dengan tips dari Food Safety berikut ini:

  • Cuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan memberi makan bayi.
  • Hindari kontaminasi silang, terutama saat akan memasak daging mentah.
  • Masak daging dengan suhu yang disarankan.
  • Bilas buah dan sayuran.
  • Hindari pemanis atau menambahkan garam.
  • Gunakan penggiling tangan, penggiling listrik, blender, atau pengolah makanan untuk menghaluskan.
  • Encerkan makanan dengan ASI atau susu formula jika diperlukan.
  • Simpan menyimpan makanan yang mengandung susu, telur, dan daging yang dimasak di lemari es hingga 24 jam dan buah-buahan dan sayuran hingga 48 jam.
  • Bekukan makanan ekstra dalam porsi ukuran anak-anak dan cairkan dalam microwave jika siap digunakan.
  • Selalu uji makanan yang dipanaskan untuk memastikannya cukup dingin sebelum memberi makan bayi.
  • Saat memperkenalkan makanan baru, tunggu satu hingga dua hari. Jika Moms memiliki riwayat alergi makanan dalam keluarga, bicarakan dulu dengan dokter.

Setelah melakukan persiapan, saatnya untuk menyimak dan mempreaktekkan resep bubur bayi organik ini dan tentunya menggunakan bahan organik, Moms.

1. Bubur Ayam Brokoli

Resep bubur bayi organik ini cocok untuk diberikan pada Si Kecil yang berusia sekitar 11 bulan.

Bahan-bahan:

  • Unsalted butter
  • Brokoli dicincang
  • Ayam Cincang
  • Beras segenggam

Cara Membuat:

  1. Bersihkan daging ayam, beras dan brokoli hingga bersih.
  2. Tumis semua bahan menggunakan unsalted butter hingga harum.
  3. Masak semua bahan tersebut menggunakan slow cooker. Masukkan air sedikit lebih banyak agar nasi lebih lembek dan halus.
  4. Saat matang, taburkan parsley di atasnya dan bubur siap disajikan.

Baca Juga: Si Kecil Makan Bubur Instan, Apa Dampaknya untuk Nutrisi Anak? Ini Kata Ahli!

2. Puree Brokoli

Resep bubur bayi organik ini cocok untuk bayi berusia 6 bulan.

Bahan-bahan:

Cara Membuat:

  1. Cuci brokoli hingga bersih. Kemudian rendah dengan air yang sudah dicampur garam sekitar 2 jam.
  2. Kukus brokoli selama 10 hingga 15 menit hingga lebih lunak.
  3. Blender hingga halus dan tambahkan sedikit air.
  4. Jika sudah benar-benar halus, puree brokoli siap disajikan.

3. Bubur Gandum, Pisang dan Brokoli

Bubur ini cocok untuk bayi berusia lebih dari 7 bulan.

Bahan-bahan:

Cara Membuat:

  1. Potong kecil brokoli dan rendam dengan air yang sudah diberi garam sekitar 10 menit.
  2. Didihkan air dan masukkan gandum.
  3. Saat gandum setengah matang yang ditandai dengan air yang menyusut, masukkan pisang yang sudah dipotong-potong.
  4. Sebelum diangkat, masukkan brokoli dan tunggu sekitar 5 menit.
  5. Saat bubur matang, saring menggunakan saringan kawat agar bubur benar-benar lembut dan halus.
  6. Resep bubur bayi organik brokoli ini bisa diberikan saat dingin maupun hangat.

4. Nasi Kukus Brokoli Daging Sapi

Bubur bayi organik ini cocok untuk bayi berusia 10 bulan.

Bahan-bahan:

  • 65 gram daging sapi
  • 120 gram beras
  • 1 potong tempe
  • brokoli secukupnya
  • bawang putih dan bawang merah secukupnya
  • ½ wortel ukuran kecil
  • abon sapi
  • ½ cup unsalted butter

Cara Membuat:

  1. Cuci semua bahan hingga bersih. Jangan lupa untuk brokoli direndam dengan air garam selama 10 menit.
  2. Masak beras seperti biasa.
  3. Cincang kasar daging, kemudian rebus hingga dagingnya matang.
  4. Parut bawang merah, bawang putih dan wortel menggunakan parutan wortel.
  5. Cincang tempe lalu panaskan unsalted butter dengan teflon dan tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
  6. Masukkan wortel dan daging kemudian beri air kaldu secukupnya.
  7. Masukkan brokoli, tempe dan tumis beberapa saat hingga semua bahannya matang. Nasi tim dan juga sayur sudah bisa disantap.

Pilih bahan terbaik sebelum memilih bubur bayi organik, baik memilih untuk membeli produk komersil atau membuat sendiri. Selamat mencoba, Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait