Home & Living

11 Mei 2021

9 Fakta Menarik Bunga Keladi, Berikut Jenis dan Harganya

Yuk kita cek fakta menarik bunga keladi ini, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Anggia Hapsari
Disunting oleh Adeline Wahyu

Sejak pandemi Covid-19 melanda, orang Indonesia memiliki banyak hobi baru. Salah satunya adalah dengan mempercantik hunian dengan berbagai desain interior hingga tanaman hias.

Merawat suatu hal yang baru, apalagi tanaman yang cantik bernuansa unik, didaulat menjadi terapi penghilang rasa jenuh.

Tak bisa dipungkiri, hal inilah yang membuat banyak tanaman hias menjadi makin mahal.

Setelah monstera dan aglonema, salah satu tanaman yang paling sering dicari (dan menjulang harganya) adalah caladium atau bunga keladi.

Mengapa bunga keladi makin digandrungi? Yuk kita cari tahu bareng, Moms.

Fakta Menarik Bunga Keladi

caladium bicolor

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari laman University of Wisconsin-Madison, Wisconsin Horticulture, ada beberapa hal yang menarik seputar tanaman hias bunga keladi. Apa saja?

1. Asal Bunga Keladi

Tanaman hias ini sebenarnya berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah, tepatnya Brazil.

Bunga keladi merupakan tanaman dari genus caladium ( suku talas-talasan, araceae) dan sering ditemukan di negara beriklim tropis.

Biasanya, tanaman ini tumbuh liar di sekitar pekarangan lembap atau got-got saluran air. Kini, caladium kian “naik kelas” karena bisa bersolek di antara tanaman-tanaman hias lain.

2. Julukan Lain Bunga Keladi

Selain dikenal dengan nama caladium, ada lagi julukan untuk keladi yaitu angels wings dan elephant ears.

Yang menarik, sebenarnya bunga keladi merupakan tanaman yang sudah menemani banyak keluarga di Eropa sejak akhir tahun 1700-an.

Baca juga: 4 Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan, Tak Disangka!

3. Bentuk dan Ciri Unik

Caladium atau bunga keladi sebenarnya bisa tumbuh di area terbuka dengan tinggi 40-90 cm dengan lebar daun antara 15 hingga 35 cm.

Daunnya yang bertekstur licin dan warnanya yang memikat membuat keladi, terutama keladi hibrida, dikembangkan sebagai tanaman hias hunian.

Yes, ciri khas tanaman keladi adalah bentuk daunnya yang seperti simbol hati sehingga sering juga disebut sebagai Jesus Heart.

Baca juga: 9 Jenis Tanaman Hias yang Mudah Dirawat oleh Pemula

4. Memiliki Beragam Jenis

Caladium diyakini terdiri dari 7 jenis tumbuhan dengan warna dan corak yang berbeda satu sama lain. Namun, kultivar dari tanaman ini ternyata bisa mencapai 1.000 jenis tanaman.

Sebut saja keladi strawberry, keladi baret, keladi wayang, keladi tengkorak, keladi sexy pink, keladi infinity dan keladi susu yang memiliki kecantikannya masing-masing.

Baca juga: Buat Rumah Lebih Indah, Ini 5 Rekomendasi Pupuk Tanaman Hias Terbaik

5. Warna Bunganya Cantik

Tanaman bunga keladi sering disebut sebagai tanaman yang eksotis. Bagaimana tidak? Warna bunga ini beraneka ragam dan sangat menarik dipandang.

Mulai dari hijau pekat, hijau dengan semburat putih, hijau bercampur merah atau putih, hijau dengan corak polkadot, merah kecokelatan, bahkan ada keladi yang memiliki corak seperti batik.

6. Sangat Mudah Dirawat

Untuk Moms yang baru pertama kali menanam atau merawat tanaman, maka bunga keladi merupakan pilihan yang cocok.

Bunga keladi tidak rewel. Tanaman ini bisa ditanam di cuaca panas atau tempat yang memiliki tingkat kelembapan tinggi.

7. Ternyata Beracun!

Dilansir dari laman Children’s Health Queensland Hospital and Health Service, tanaman bunga keladi yang indah ternyata mengandung racun.

Kategori racun pada tanaman keladi masuk ke dalam kategori 2 dan kategori 3.

Itulah sebabnya, bunga keladi sebaiknya tidak “dimainkan” oleh binatang peliharaan (anjing atau kucing) dan anak-anak.

Bunga keladi yang digigit atau tak sengaja tertelan akan memberikan sensasi gatal dan luka seperti terbakar di mulut

8. Bunga Keladi Bisa Membantu Menjaga Kesehatan

Manfaat bunga keladi juga bisa membantu menjaga kesehatan. Hal ini bisa diperoleh dari tanaman keladi tikus.

Tahukah Moms bahwa tanaman keladi tikus mengandung Riboseme Inactiviting Protein (RIP)?

Menurut jurnal Ribosome-Inactivating Proteins: From Plant Defense to Tumor Attack, kandungan RIP dapat membantu melawan sel tumor dan sel kanker.

Tak hanya itu saja, bunga keladi juga mengandung antioksidan tinggi dan zat kurkumin sebagai kandungan penting untuk mencegah kanker.

9. Cocok untuk Outdoor atau Indoor

Jenis bunga ini bisa menjadi hiasan hidup yang dapat memperindah isi rumah dan pekarangan rumah.

Moms bisa meletakkannya di sudut ruangan, menggantungnya, atau ditanam langsung di tanah pekarangan rumah.

Jika Moms ingin meletakkannya di atas meja, carilah bentuk bunga keladi dengan ukuran daun lebih kecil.

Agar menarik, Moms juga bsia mengombinasikan penanaman bunga keladi dengan bunga lain dengan corak atau warna mencolok, seperti begonia.

Cara Menanam Bunga Keladi

cara-menggemburkan-tanah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bentuk bunga keladi yang unik memang membuat semua orang jatuh hati.

Jika Moms ingin menanam bunga keladi dalam tabulampot, simak beberapa hal di bawah ini agar keladi tumbuh sehat dan subur.

1. Siapkan Media Tanam yang Baik

Biasanya tanaman ini ditanam di media pot agar dapat lebih mudah dipindah-pindah. Meski demikian, seperti yang disebutkan di atas, bunga keladi bisa juga ditanam langsung di tanah

Jika Moms ingin menanam bunga keladi di dalam pot, pilih bentuk dan ukuran pot yang paling sesuai.

Pastikan Moms memilih pot yang berukuran sedang hingga besar. Ini berguna untuk membantu keladi agar bisa cepat tumbuh besar.

Sebagai media tanam bunga keladi, campurkan tanah kompos dan pasir dengan perbandingan 3:1.

Setelah itu, campurkan kembali 100 gram Granule Bio Organic GDM SaMe. Pastikan semua bahan tercampur dan masukkan media tanam ke dalam pot.

2. Siapkan Bibit Bunga Keladi

Pilih bibit berukuran sedang. Biasanya, ukuran bibit yang tepat berkisar pada tinggi 6 hingga 10 cm.

Saat memilih bibit bunga keladi, pastikan Moms memilih bibit yang sehat, daun cerah mengilat, batang yang kuat, tidak cacat, dan juga tidak terkena hama.

Dengan demikian Moms bisa lebih tenang dan memperoleh bunga keladi yang terus bertumbuh sehat dan subur.

3. Saatnya Menanam Bunga Keladi

Sekarang waktunya Moms menanam bunga keladi. Agar bibit bunga keladi tumbuh optimal, simak beberapa cara berikut:

  • Ambil bibit yang sudah dipilih dan buat lubang pada media tanam dengan kedalaman kurang lebih 2-3 cm.
  • Masukkan bibit bunga keladi ke dalam pot. Tutup akar dan bagian bawah tanaman dengan tanah. Pastikan akar tidak timbul keluar. Tekan media tanam perlahan agar bibit tidak roboh.
  • Siram tanaman dengan air yang sudah dicampur GDM Black BOS. Perbandingan yang tepat adalah 10 ml GDM Black BOS dan 1 liter air. Siramlah campuran air tersebut ke permukaan media tanam.
  • Agar bibit bunga keladi lebih kuat, letakkan tanaman di tempat yang tidak terkena matahari secara langsung. Tujuannya supaya tanaman tidak layu dan daun tidak gosong.

Baca juga: 9 Tanaman Buah yang Cocok Ditanam Menggunakan Pot

Cara Merawat Bunga Keladi

xx ide bikin taman vertikal untuk dekor halaman rumah yang kecil ala latar foto gisel-gempi

Foto: Orami Photo Stock

Bunga keladi tidak rewel ya, Moms.

Meski demikian, Moms juga perlu mengetahui cara merawat tanaman ini dengan benar agar bisa tumbuh subur dan rimbun.

  • Letakkan bunga ke tempat yang sesuai, beberapa tanaman keladi menyukai sinar matahari langsung tetapi beberapa jenis tanaman keladi tidak boleh terkena matahari langsung.
  • Jaga suhu dan kelembapan di sekitar tanaman keladi. Keladi menyukai lingkungan dengan tingkat kelembapan tinggi. Tak heran jika gerimis bisa membantu meningkatkan kelembapan tanaman keladi.
  • Siram bunga secara teratur dengan air secukupnya pada pagi atau sore hari. Jaga agar tanah tetap lembap dengan melakukan penyiraman. Hindari menyiram tanaman saat siang hari karena sinar matahari yang terlalu kuat dapat menyebabkan air menguap sebelum terkena akar. Pancaran matahari yang terlalu kuat saat daun masih basah, juga memicu daun menjadi mudah gosong.
  • Jangan menyiram dengan air yang terlalu banyak karena hal ini bisa membuat tanaman menjadi busuk.
  • Pada saat tanaman berumur 0-1 tahun, beri pupuk cair organik dengan takaran 20 ml yang dicampurkan dengan air siraman tanaman. Ulangi setiap seminggu sekali agar tanaman mendapatkan nutrisi ekstra.
  • Saat tanaman sudah lebih besar yaitu berusia 3-9 bulan, beri tambahan pupuk untuk memperkaya unsur hara pada tanah. Tujuannya agar tumbuhan dapat tumbuh dengan maksimal.
  • Buang daun yang kering atau terlalu tua dengan hati-hati agar tanaman bisa terlihat lebih indah dan terhindar dari serangan penyakit akibat kelembapan tinggi.
  • Jika tanaman sudah memiliki anakan, Moms juga bisa memindahkan anakan tanaman keladi ke pot lain untuk mendapatkan tanaman keladi yang baru.
  • Perhatikan asupan cahaya matahari. Jangan biarkan keladi terpapar langsung oleh sinar matahari agar bunga keladi tidak gosong. Paparan matahari sebanyak empat sehari sudah lebih dari cukup.

Harga Bunga Keladi

Moms ingin membeli bunga keladi yang sedang diminati?

Cek beberapa jenis bunga keladi yang memiki harga yang cukup menguras kantong berikut!

1. Keladi Hibrida

keladi hibrida

Foto: 99.co

Jenis bunga keladi yang satu ini cukup mahal, sehingga harganya jangan sampai dianggap enteng. Untuk tanaman yang berukuran medium, harganya disinyalir bisa mencapai jutaan rupiah!

Karakteristik dari tanaman bunga keladi ini yaitu bentuk daun yang mengerucut dengan pangkal daun yang membentuk seperti telinga.

Meski demikian, Moms tidak akan menyesal karena tanaman ini tentu menjadi pusat perhatian jika menjadi salah satu "anak hijau" di dalam rumah.

2. Keladi Red Kujang

keladi red kujang

Foto: Shopee.co.id

Keladi red kujang memiliki bentuk daun yang mirip seperti senjata tradisional. Daun pada tanaman ini memiliki corak yang tidak biasa.

Daunnya meruncing dan berwarna merah transparan. Tulang-tulang daun timbul lengkap dengan nuansa kecokelatannya yang seperti batik.

Jika Moms berjalan-jalan ke penjual tanaman atau sempat browsing ke beberapa e-commerce, bisa jadi Moms menemukan keladi red kujang ini dijual dengan kisaran harga 3 jutaan Rupiah!

Yup, tanaman ini bisa dibilang sebagai salah satu tanaman hias yang berukuran tak terlalu besar namun juga mahal, ya?

3. Keladi Red Guardian Thailand

Keladi Red Guardian Thailand

Foto: tokopedia.com

Tampilan tanaman bunga keladi Thailand ini sangatlah cantik, lengkap dengan nuansa merah, nuansa kecokelatan dan semburat lain dalam satu daun.

Jika dilihat sekilas, kombinasi warnanya ini tampak seperti lukisan abstrak. Harganya pasti sangat fantastis.

Jika Moms mencarinya di beberapa e-commerce, tanaman ini dijual berkisar harga ratusan ribu hingga di atas 1 jutaan Rupiah.

Memang, harganya bisa dibilang cukup mahal untuk harga kebanyakan tanaman keladi.

Meski demikian, harga di atas masih saja terhitung relatif ekonomis jika dibandingkan dengan tanaman lain yang dijual per helai daun.

Bisa mencapai puluhan juta rupiah! Hmm...Moms tentu masih ingat tanaman gelombang cinta 'kan? Harga keladi Thailand masih lebih terjangkau dibanding dengan gelombang cinta.

Baca juga: Cara Menanam Pucuk Merah, Mudah dan Pasti berhasil!

4. Keladi Minyak

keladi minyak

Foto: lazada.co.id

Ada lagi jenis bunga keladi mahal yang paling sering dijadikan tanaman hias adalah keladi minyak.

Dalam satu daun tanaman hias ini memiliki beberapa warna gradasi lengkap dengan motif bercak yang manis.

Tanaman ini pasti akan terlihat sangat cantik apabila ditanam di pekarangan rumah, taman kecil depan rumah, ataupun sebagai tanaman hias dalam pot.

Moms, hanya perlu memilihkan warna pot nuansa putih atau cokelat. Agar lebih eksotis, Moms bisa menggunakan pot terakota yang cantik.

Bunga keladi ini sangat adaptif, sehingga mudah ditanam di berbagai media. Sehingga, perawatannya pun bisa dibilang sederhana.

Cukup siram keladi dua hari sekali dan lengkapi nutrisinya dengan pupuk cair daun.

Jadi, Moms mau memilih bunga keladi yang mana untuk menghias rumah?

Cek segera di toko tanaman langganan dan rawat bunga keladi dengan cara di atas, ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3153179/
  • https://www.childrens.health.qld.gov.au/chq/our-services/queensland-poisons-information-centre/plants-mushrooms/
  • https://hort.extension.wisc.edu/articles/caladiums/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3153179/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait