Home & Living

19 Mei 2021

Mengenal Bunga Kupu-kupu, Tanaman Mewah Berdaun Ungu

Mekar di pagi hari dan tidur di malam hari.
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Karla Farhana

Bunga kupu-kupu merupakan tanaman yang unik. Tanaman ini memiliki bentuk daun cukup yang menyerupai kupu-kupu. Tak heran jika tanaman ini kerap diminati banyak orang.

Lantas dari mana tanaman bunga kupu-kupu ini berasal? Bagaimana cara merawatnya? Mari kita pelajari bersama di bawah ini, Moms!

Mengenal Bunga Kupu-kupu

Bunga Kupu Kupu di Indonesia.jpg

Foto: Nursery Live.com

Bunga ini memiliki nama ilmiah Oxalis Triangularis atau sering disebut sebagai "purple shamrocks". Tanaman ini memiliki bentuk daun segitiga yang menyerupai bunga kupu-kupu.

Bunga kupu-kupu ini merupakan tanaman hias yang berasal dari negara tropis di kawasan Amerika Selatan dan Asia Selatan. Sebagai tanaman tropis, Oxalis dapat tumbuh sempurna pada suhu 15-25 derajat Celcius.

Menariknya, cara merawat bunga kupu-kupu ini cukup mudah. Daunnya bersifat 'fotofilik' yakni dapat membuka dan menutup sendiri terhadap respon cahaya.

Pada malam hari, bunga kupu-kupu ini terlipat rapi dan meringkuk, tampak seperti sekumpulan kupu-kupu ungu kecil. Kemudian di pagi hari, daunnya akan melebar.

Daun ungu sekilas terlihat mirip seperti anggrek berbentuk terompet kecil menjuntai ke bawah yang mengeluarkan aroma harum menyegarkan.

Bunga yang juga dikenal dengan sebutan 'tanaman cinta' ini juga bahkan dikenal sangat produktif. Meski berkembang secara lambat, tapi tanaman mudah menjalar ke berbagai sisi.

Daun yang berwarna ungu bagaikan terong ini membuat tampilan bunga kupu-kupu terlihat elegan dan mewah.

Baca Juga: Susah Tidur? Hadirkan 5 Tanaman Ini Di Kamar Tidur Agar Bisa Tidur Nyenyak

Cara Merawat Bunga Kupu-kupu

Mengenal Bunga Kupu Kupu.jpg

Foto: Freepik.com

Bunga ini tak memerlukan perawatan khusus bagaikan bunga Anggrek ataupun bunga lainnya. Cara merawat tanaman satu ini cukup mudah dan cocok untuk diletakkan di dalam ruangan.

Berikut beberapa tips dalam cara merawat bunga kupu-kupu berdaun ungu:

1. Menanam Bunga Kupu-kupu

Sejarah Bunga Kupu Kupu.jpg

Foto: Freepik.com

Umbi bunga kupu-kupu terlihat seperti buah pinus kecil dan belum matang. Saat menanam pot untuk di dalam ruangan, tanam umbi tanaman dan beri jarak satu inci untuk tampilan penuh dan tumbuh dengan cepat.

Cukup tusuk umbi ke dalam tanah dan siram sesekali setiap beberapa minggu sampai pertumbuhan baru muncul.

Dalam waktu sekitar 6 minggu sejak penanaman, daun bunga kupu-kupu akan mulai muncul, dan akan mengisi menjadi subur dan memenuhi pot dengan cepat.

Tanaman ini dapat diperbanyak dengaan umbi. Berikut kiat memperbanyak bunga kupu-kupu:

  • Akar dikeluarkan dari pot dan dicuci dengan air hangat.
  • Umbi dipisahkan satu sama lain.
  • Celupkan mereka selama 15 menit dalam larutan pemicu pertumbuhan.
  • Kemudian tanam beberapa potong dalam pot kecil dan meletakkannya di tempat yang hangat.
  • Ketika kecambah muncul, pot ditata ulang di ambang jendela cahaya.

2. Letakkan di Dalam Ruangan

Seperti kita tahu, bunga kupu-kupu hidup di suhu sejuk dan tidak boleh terkena paparan sinar matahari secara langung.

Suhu dalam ruang terbaik untuk pertumbuhan bunga kupu-kupu adalah sekitar 15-24 derajat Celcius. Saat suhu dalam ruang terlalu panas, dedaunan akan layu dan tidak mekar.

Karena di Indonesia memiliki iklim tropis, sebaiknya metelakkan bunga kupu-kupu di dalam rumah saja ya, Moms.

Meski di dalam ruangan, atur dan simpan bunga kupu-kupu di tempat yang cerah dan tidak lembap. Karena, pada tempat yang pas, bunga kupu-kupu akan mekar dan menonjolkan dedaunan ungu menyerupai kupu-kupu akan terbang.

Kontras warna ungu ini membuat tanaman tampak lebih bersinar dan sehat.

Baca Juga: 5 Tanaman Hias yang Sedang Tren dan Bisa Ditanam di Rumah

3. Atur Cahaya

Bunga Kupu Kupu dan Jenisnya.jpg

Foto: Freepik.com

Untuk pertumbuhan terbaik, tempatkan bunga kupu-kupu atau Oxalis di lokasi dalam rumah yang menerima cahaya terang dan mencukupi. Jika kurang cahaya, bunga kupu-kupu akan tidak tumbuh sehat dan tidak bisa mekar.

Jika Moms menempatkan bunga kupu-kupu di luar ruangan, letakkan di lokasi cerah yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung. Ingat Moms, paparan sinar matahari langsung cenderung membuat daun terbakar.

4. Tips Menyiram

Penyiraman bunga kupu-kupu dilakukan secara mingguan dan tidak sering. Terlalu banyak air akan membuat tanaman kembali menutup atau layu.

Harap dicatat bahwa bunga kupu-kupu kadang-kadang tidak aktif dan mekar layu seiring waktu. Karena hal ini umumnya terjadi selama musim panas, dana kan kembali subur ketika suhu dingin.

Penyiraman terlalu sering membuat kondisi tanah jadi basah dan rentan pembusukan. Sehingga hal ini tak disukai oleh bunga kupu-kupu.

Selama musim kemarau, cukup sirami bagian atas tanah yang terasa kering sekali dalam 1-2 hari. Tapi selama musim hujan, cukup sirami bunga kupu-kupu setiap dua hingga tiga kali dalam seminggu.

5. Mekar pada Bulan Tertentu

Apa Itu Bunga Kupu Kupu.jpg

Foto: Freepik.com

Melansir dalam KlikHijau, bunga kupu-kupu bisa mekar pada bulan tertentu setiap tahunnya. Misalnya pada bulan April hingga September, di mana waktu ini biasanya waktu yang pas untuk tanaman ini tumbuh subur.

Tentu ini merupakan satu fase waktu yang cukup lama untuk menikmatinya.

Meskipu begitu, Moms bisa melihat bunga kupu-kupu mekar ketika ditempatkan di suhu ruangan yang pas dan cenderung gelap.

Karenanya, penting meletakkan bunga ini di posisi yang dapat mengakses cahaya sinar matahari. Bila perlu, pindahkan bunga kupu-kupu di balkon rumah. Di udara terbuka, bunga kupu-kupu ini dapat mekar daunnya dan tampak mewah.

Keunikan pada bentuk dan warna daun membuat banyak orang memburu bunga kupu-kupu. Terlepas dari bentuk bunganya, bunga kupu-kupu memiliki daya tarik tersendiri karena ia mengeluarkan aroma harum yang menyegarkan.

Manfaat Lain Bunga Kupu-kupu

Cara Merawat Bunga Kupu Kupu.jpg

Foto: Freepik.com

Tanaman Oxalis ini sering pula disebut sebagai tanaman cinta. Beberapa jenisnya seringkali disebut gulma dan dikenal sebagai tanaman hias yang cukup mahal dan mewah.

Beberapa jenis bunga kupu-kupu yang biasa ditemukan adalah Oxalis green, O Christia obcordata, O trianguralis bulbs, O regnelli bubs, dan Oxalis Iron Cross Shamrock Bulbs.

Harganya sangat bervariasi, dari harga termurah sekitar puluhan ribu rupiah hingga yang ratusan ribu rupiah.

Namun, ada beberapa manfaat dan khasiat dari tanaman jenis ini lho Moms.

Mengutip dalam Foothesis, sifat antimikroba dari Oxalis Triangularis cukup melimbah sehingga dapat berperan dalam membunuh bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Escherichia coli, dan Salmonella typhimurium.

Daun bunga kupu-kupu ini juga mengandung antosianin asetat yang disebut malvidin. Antosianin ini sangat diminati di pasaran sebagai pewarna makanan. Karena memberikan alternatif yang bagus untuk pewarna buatan dan juga antioksidan yang sangat kuat.

Baca Juga: 7 Tanaman yang Cocok untuk Kamar Mandi, Hadirkan Suasana Segar!

Selain itu, Moms perlu tahu bahaya lain dari tanaman hias ini. Ia mengandung asam oksalat yang menyebabkan adanya rasa asam pada daunnya.

Nah, tanaman yang mengandung asam oksalat, seperti bunga kupu-kupu, dapat beracun bagi manusia dalam dosis tertentu.

Institut Kesehatan Nasional AS mencatat bahwa asam oksalat terdapat dalam banyak bahan makanan yang ditemukan di supermarket dan toksisitasnya umumnya sedikit dan tidak terlalu membahayakan kesehatan.

Di beberapa negara, bahkan bunga kupu-kupu ternyata dikonsumsi manusia selama ribuan tahun. Disebutkan bahwa penduduk asli Kiowa Amerika mengunyah bunga kupu-kupu untuk mengurangi haus alam perjalanan jauh, lho.

Ada pula yang memasaknya dengan gula untuk membuat hidangan penutup. Dipercaya ini sebagai obat untuk meringankan luka dan sakit tenggorokan, serta dijadikan obat untuk mengatasi kram, demam, dan mual.

Namun jika Moms ragu untuk mendapatkan khasiatnya untuk kesehatan, tanaman hias ini cukup digunakan sebagai mempercantik ruangan ya Moms.

https://foodthesis.com/oxalis-triangularis-health-benefits-and-its-propagation/#:~:text=2.-,Health%20benefits%20of%20acetylated%20anthocyanins%20present%20in%20the%20leaves,very%20potent%20antioxidants%20(5).

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait