Jalan-jalan

24 September 2021

Mengenal Candi Singosari yang Jadi Peninggalan Terakhir Kerajaan Singasari

Candi Singosari memiliki banyak fakta unik di balik sejarahnya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Merna
Disunting oleh Debora

Candi Singosari adalah satu di antara puluhan candi ternama yang dimiliki oleh Indonesia.

Candi Singosari yang ada di Malang ini menjadi spot wisata sejarah yang juga bisa menjadi wisata kekinian karena tampilannya terlihat sangat apik saat difoto.

Tak jarang ada orang yang sengaja datang ke kawasan wisata Candi Singosari hanya untuk berfoto dengan latar pemandangan candi sehingga tampilannya terlihat eksotis.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Ambarawa yang Seru dan Wajib Dikunjungi!

Sejarah dan Fakta Candi Singosari

Candi Singosari

Foto: instagram.com/harrismalang

Sebelum kita berwisata ke Candi Singosari ini, alangkah baiknya kalau Moms mempelajari sedikit sejarah dan fakta-faktanya dulu.

1. Peninggalan Terakhir dari Kerajaan Singasari

Candi Singosari adalah candi yang dibangun sekitar tahun 1300 Masehi.

Candi ini sengaja dibangun sebagai bentuk penghormatan atas Raja Kertanegara yang gugur karena pengkhianatan dan pemberontakan oleh anak buahnya, yakni Jayakatwang.

Raja Kertanegara adalah raja terakhir dari kerajaan Singosari yang merupakan salah satu kerajaan terbesar di Indonesia.

Uniknya, walaupun kerajaan Singosari adalah kerajaan yang besar, tapi satu-satunya peninggalan bangunan yang tersisa dan yang berhasil ditemukan adalah Candi Singosari.

Inilah yang membuatnya cukup terkenal.

2. Candi Singosari Sebenarnya Belum Selesai Dibangun

Candi Singosari

Foto: instagram.com/yoiki_malang

Ada fakta unik lainnya dari Candi Singosari, yakni ternyata candi ini sebenarnya belum selesai dibangun alias masih setengah jadi.

Ada banyak hal yang bisa membuktikannya.

Jika dilihat dari ukuran luas area candi, sepertinya masih ada candi lain yang akan dibangun sebagai bagian dari Candi Singosari.

Ketika berkunjung ke sana, maka Moms bisa melihat banyaknya arca-arca kecil yang tampak belum selesai dibuat, mulai dari arca yang menyerupai bentuk Durga, Lembu Nandini, dan lain sebagainya.

Selain itu, pahatan-pahatan yang ada di candi ini juga bentuknya sangat sederhana dan menjadi pahatan dasar sehingga dipercaya pembuatannya belum selesai.

Mengapa pembuatan candi ini terhenti begitu saja dan tidak dilanjutkan? Jawabannya mudah Moms.

Hal ini karena masa pemerintahan Raja Kertanegara berhenti secara tiba-tiba dikarenakan adanya pemberontakan tersebut.

Tentunya pemberontakan dan pembunuhan Raja Kertanegara membuat suasana di istana kacau balau.

Hal ini mengakibatkan masa kejayaan kerajaan Singosari juga telah usai sehingga pembangunan candi tidak dilanjutkan lagi.

Baca Juga: 10 Pusat Oleh-Oleh Semarang yang Populer dan Harganya Terjangkau

3. Candi Singosari Ditemukan oleh Belanda

Fakta unik lainnya dari Candi Singosari adalah meski candi ini berlokasi di Pulau Jawa, Indonesia, tapi yang berhasil menemukan candi ini bukan orang pribumi, melainkan orang Belanda.

Ada seorang Belanda bernama Nicholaus Engelhard yang berhasil menemukan candi ini pada tahun 1803.

Nicholaus ini sebenarnya bukanlah arkeolog, melainkan seorang Gubernur Pantai Timur Laut Jawa.

Ia menemukan gundukan besar yang ternyata saat digali, di dalamnya terdapat runtuhan candi.

4. Candi yang Punya Banyak Nama

Candi Singosari

Foto: instagram.com/jejakmalang

Candi Singosari ternyata memiliki banyak sekali julukan nama.

Selain nama Singosari, candi ini juga mendapat julukan sebagai Candi Ungkup.

Dinamakan Candi Cungkup karena saat ditemukan kondisinya sedang dalam rusak parah.

Selain nama Candi Cungkup, candi ini juga pernah dinamai dengan nama Candi Menara karena menurut masyarakat setempat bentuknya yang mirip dengan menara.

Ada lagi nama lain dari candi ini, yaitu Candi Renggo.

Nama ini sebenarnya adalah nama awak dari Candi Singosari.

Dinamakan Renggo untuk menghormati Raja Kertanegara karena kata renggo memiliki artian yang memiliki kepribadian baik.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Pusat Oleh-oleh Bandung Terlaris dan Murah

5. Punya Patung Penjaga Terbesar di Dunia

Fakta yang terakhir ini memang benar-benar unik. Meski ukuran candi tidak terlalu besar, tapi ukuran patung penjaga yang berada di sisi-sisinya ini sangat besar.

Saking besarnya, patung penjaga Candi Singosari ini mendapat predikat sebagai patung penjaga terbesar yang ada di dunia.

Patung penjaga candi ini memiliki ukuran tinggi hingga mencapai 4 meter.

Patung penjaga ini dinamakan dengan nama arca Dwarapala.

Dwarapala memiliki artian sebagai penjaga jalan atau pintu gerbang di istana atau candi.

Sosoknya seperti raksasa dengan taring dan wajah yang cukup menyeramkan. Di tangannya terdapat gada seperti alat pemukul.

Potret Candi Singosari

Candi Singosari

Foto: instagram.com/singosariexplore

Candi Singosari memiliki tampilan ukuran yang sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan candi-candi yang ada di Indonesia lainnya.

Meski demikian, Candi Singosari menjadi candi terbesar dan tertinggi pada masanya.

Candi Singosari memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan ukuran 14x14 meter.

Candi ini berdiri di area seluas 200x400 meter.

Bangunan candi utama dibuat dari bahan dasar batu andesit.

Bentuknya segi lima dengan bagian bawah berupa kaki candi yang berukuran 1,5 meter. Pada bagian depannya terdapat anak tangga yang akan mengantar Moms menuju bagian dalam candi.

Pada bagian dalamnya berbentuk persegi dengan dinding-dinding candi yang memiliki ukiran-ukiran menyerupai tumbuhan seperti daun dan bunga serta hewan seperti burung.

Selain pahatan hewan dan tumbuhan, ada pahatan yang menyerupai seperti wajah seram.

Pahatan ini dinamakan sebagai Muka Karla atau Kirti Murka yang ternyata sengaja dibuat untuk mengusir roh jahat yang bisa menganggu manusia yang sedang bertapa.

Tak hanya itu saja, pahatan ini juga dipercaya oleh masyarakat setempat bisa mengusir bencana.

Semakin ke atas bagian candi akan semakin mengerucut sehingga jika dilihat sekilas dari dalam akan mirip dengan bentuk limas.

Lokasi dan Rute Menuju ke Candi Singosari

Candi Singosari Malang

Foto: instagram.com/yoiki_malang

Untuk lokasi dari Candi Singosari, tempat wisata ini beralamat di Desa Candirenggo, tepatnya berada di Jalan Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Lantas rute menuju ke Candi Singosari bisa dengan dua cara, yakni dengan menggunakan angkutan umum atau naik kendaraan pribadi.

1. Naik Kendaraan Umum

Jika ingin naik angkutan umum, Moms bisa memilih naik bus atau kereta api.

Jika naik bus, Moma tinggal memilih bus jurusan Malang lalu turun di Pasar Singosari.

Setelah turun dari bus, Moms tinggal berjalan kaki atau naik delman ke arah Candi Singosari.

Jika berjalan kaki membutuhkan waktu sekitar 20 menit, sementara jika naik delman hanya sekitar 10 menit saja.

Kalau Moms naik kereta api, rutenya tak jauh berbeda.

Tinggal turun di Stasiun Singosari lalu berjalan menuju ke arah Pasar Singosari dan berjalan lagi menuju arah Candi Singosari yang letaknya tak jauh.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Taman Bermain Anak di Jakarta untuk Wisata Edukasi

2. Naik Kendaraan Pribadi

Jika Moms membawa kendaraan pribadi saat pergi berlibur, rute menuju Candi Singosari ini juga tidak rumit.

Untuk patokannya, Moms bisa mulai dari Stasiun Kereta Api Singosari yang mudah.

Dari stasiun ini Moms bisa mengambil jalur selatan selama kurang lebih 200 meter sampai bertemu jalan utama Surabaya-Malang.

Baru setelah itu ambil arah kanan dan ambil jalur lurus sepanjang 500 meter hingga sampai ke Jalan Kertanegarahingga bertemu Pasar Singosari.

Setelah sampai di Pasar Singosari, Moms tinggal ambil jalan lurus hingga tiba di area Candi Singosari.

Tempat wisata Candi Singosari ini berada di sebelah kanan jalan.

Baca Juga: Wisata Gunung Gambir: Lokasi, Biaya, dan Fasilitas, Cocok untuk Keluarga!

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Candi Singosari

Buat Moms yang ingin datang langsung ke Candi Singosari, tempat wisata sejarah ini buka mulai pukul 07.00 hingga 16.00.

Sementara untuk harga tiket masuknya, Moms tak perlu merogoh kocek sama sekali karena tempat wisata Candi Singosari ini tidak memungut biaya masuk alias gratis.

Jadi, Moms bisa lebih irit budget saat berwisata ke sini.

Itulah sekilas informasi mengenai candi singosari yang perlu Moms ketahui.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan sejarah untuk Moms.

  • https://www.alamasedy.com/2016/03/legenda-candi-singosari.html
  • http://myridemyadventure.blogspot.com/2016/12/candi-singosari.html
  • https://travel.okezone.com/read/2021/03/09/408/2375149/wisata-candi-singosari-legenda-ikatan-cinta-ken-arok-dan-ken-dedes
  • https://sejarahlengkap.com/bangunan/sejarah-candi-singosari
  • https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/candi-singosari-candi-penghormatan-untuk-sang-raja/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Singasari
  • https://www.nativeindonesia.com/candi-singosari/
  • https://candi.perpusnas.go.id/temples/deskripsi-jawa_timur-candi_singasari
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait