2-3 tahun

28 April 2021

Bantu Anak Capai Potensi Prestasi dengan Makanan Bergizi dan Stimulasi yang Tepat

Berikan aneka makanan bergizi untuk anak!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Katharina
Disunting oleh Adeline Wahyu

Sebagai orangtua, Bunda pastinya ingin si Kecil tumbuh menjadi sosok yang sehat dan berprestasi, termasuk dengan memberikan asupan makanan bergizi untuk anak dan stimulasi yang tepat.

Untuk mencapainya, pastikan Bunda memberikan asupan makanan bergizi untuk anak dan stimulasi yang tepat untuk dukung tumbuh kembangnya jadi maksimal.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, nutrisi yang tepat sangat penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak di masa awal pertumbuhannya.

Jika anak-anak tidak makan makronutrien dan mikronutrien dalam jumlah yang tepat maka mereka dapat jatuh sakit, menunda perkembangan mental dan motorik yang dapat berefek buruk di masa depan.

Pemberian makanan bergizi untuk anak juga harus diimbangi dengan stimulasi tepat untuk bantu maksimalkan 5 Potensi Prestasinya.

Dalam jurnal Early Childhood Stimulation Interventions in Developing Countries, ditemukan fakta bahwa perrkembangan awal dalam kemampuan kognitif dan non-kognitif anak pada tahap ini sangat penting untuk pencapaian akademik, produktivitas, dan fungsi sosial yang lebih baik di masa dewasa.

Selama periode ini, Bunda harus membuat dan membantu Si Kecil supaya dia berada dalam lingkungan yang menawarkan stimulasi lewat serangkaian hal menarik untuk dilihat, didengar dan disentuh. Karena kemampuan anak-anak berbeda, Bunda harus tetap memerhatikan milestone pertumbuhan mereka dalam setiap pemberian stimulasi supaya dapat diserap dengan tepat.

Dengan bantuan pemberian makanan bergizi serta stimulasi yang tepat, Si Kecil bisa maksimalkan 5 (lima) potensi prestasi dalam dirinya dengan maksimal.

Baca Juga: 5 Gangguan Kesehatan Anak Pada Tahun Pertama

Maka dari itu, yuk kita bantu si Kecil untuk mencapai 5 potensi prestasinya, salah satunya melalui makanan bergizi. Bagaimana caranya? Mari kita simak!

Apa Itu 5 Potensi Prestasi?

Menurut psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., ada lima aspek yang wajib diperhatikan oleh para orang tua dalam masa tumbuh kembang Si Kecil.

Kelima aspek itu disebut 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju yang mencakup kemampuan anak berpikir cepat, tangguh, percaya diri, tumbuh tinggi maksimal, dan aktif bersosialisasi.

Untuk itu, Bunda harus memahami 5 Potensi Prestasi si Kecil dan cara mendukung hal ini dengan maksimal lewat stimulasi serta pemberian asupan makanan bergizi untuk anak yang tepat.

1. Berpikir Cepat

penting mengajarkan anak berpikir kritis hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Berpikir cepat artinya Si Kecil mampu berpikir kreatif dalam menangkap masalah, memahami, dan mencari jalan keluar dengan tepat serta memberikan hasil terbaik. Anak juga percaya pada kemampuannya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Selain memberikan asupan makanan bergizi untuk anak, Bunda juga bisa memberikan stimulasi seperti bermain bangun ruang atau lego dengan sederhana. Hal itu disarankan oleh Psikolog pendidikan anak, Charlotte Reznick, Ph.D.

Dia menyarankan untuk menjaga permainan dan aktivitas sederhana. Namun alih-alih mengikuti instruksi, biarkan anak-anak membentuk sesuatu sesuai dengan keinginan supaya imajinasi mereka berputar. Kebiasaan ini akan membantu anak jadi kreatif dan berpikir cepat.

2. Tangguh

manfaat balita belajar bermain alat musik sejak dini hero

Foto: Orami Photo Stock

Selain menstimulasi kemampuan motorik dan memberikan asupan makanan bergizi untuk anak, Bunda juga wajib menstimulasi psikologis mereka. Sebab semua orang tua pasti ingin Si Kecil tumbuh jadi pribadi yang kuat, memiliki kekuatan untuk melewati masa sulit, mampu menghadapi tantangan apa pun dalam hidup, dan mandiri.

Agar bantu dukung si Kecil memiliki potensi prestasi tangguh, Moms dapat menunjukkan sikap hangat, responsif, dan tanggap terhadap kebutuhan emosional anak.

Anak yang tangguh tidak harus bersikap keras dan tersenyum sepanjang waktu. Mereka juga bisa menangis dan menjadi emosional.

Ketika orang tua membiarkan anak menunjukkan emosi dan membantu mereka belajar mengaturnya, anak jadi memiliki keterampilan pengaturan emosi yang lebih baik, yang akan melindungi mereka, dan membantu mereka menghadapi masa-masa sulit.

Baca Juga: 5 Tips untuk Melatih Anak Jadi Pribadi yang Mandiri

3. Percaya Diri

Membangun Kepercayaan Diri Pada Balita 01.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Potensi Prestasi percaya diri anak bisa dipupuk sejak usia dini, tentunya dengan stimulasi dan pemberian makanan bergizi untuk anak yang tepat.

Rasa percaya diri Si Kecil bisa tumbuh maksimal ketika dia merasa aman, dicintai, dan diterima oleh orang tuanya.

Dikutip dari Kids Health, seiring tumbuh kembangnya, anak mulai bisa melakukan beberapa hal sendiri. Mereka merasa nyaman dengan diri sendiri ketika bisa menggunakan keterampilan baru mereka. Saat anak menunjukkan itu pada Bunda, cobalah berikan perhatian positif, dan penuh kasih.

Hindari melarang anak melakukan berbagai hal, sebab nantinya mereka akan enggan untuk mencoba, mengandalkan orang tua, dan merasa tidak percaya diri.

Jadi, biarkan anak mencoba, tersenyum senang, dan menunjukkan kebanggaan atas kemampuannya pada Bunda.

4. Tumbuh Tinggi

tinggi badan anak artikel hero

Foto: Orami Photo Stock

Pertumbuhan fisik, termasuk tumbuh tinggi, merupakan potensi prestasi anak yang harus Bunda dukung.

Pastikan anak tumbuh sesuai dengan usia, mulai dari tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala yang sesuai dengan standar.

Bunda bisa memberikan asupan makanan bergizi untuk anak supaya kebutuhan nutrisinya sempurna dan membantu memaksimalkan tumbuh kembang mereka.

Barengi dengan stimulasi motorik halus dan kasar yang sederhana, seperti berlari, melompat, menari, bermain tanah liat, dan aneka permainan anak lainnya.

5. Aktif Bersosialisasi

2. Anak Main Dokter-dokteran.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Potensi Prestasi Aktif Bersosialisasi juga wajib Bunda tanamkan sejak dini pada Si Kecil. Ini penting sebab potensi prestasi aktif bersosialisasi merupakan adalah kemampuan utama bagi anak-anak untuk berkembang di tahun-tahun awal sekolah.

Nantinya itu akan membantu anak membentuk fondasi kesuksesan jangka panjang di sekolah dan di masyarakat.

Dikutip dari Kid Sense Child Development, keterampilan sosial adalah keterampilan yang digunakan sehari-hari untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Keterampilan sosial mencakup komunikasi verbal dan non-verbal, seperti ucapan, gerak tubuh, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh.

Bunda bisa memupuk keterampilan sosial anak dengan memberi Si Kecil kesempatan untuk sering terlibat dan bermain dengan anak-anak lain.

Itu akan memberi mereka banyak kesempatan untuk bergiliran, berbagi, dan bermain bersama. Ajarkan juga anak mengucapkan "tolong," dan "terima kasih," dalam keseharian sehingga mereka bisa menerapkannya saat beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Cukupi Kebutuhan Asam Amino Esensial Anak Demi Tumbuh Kembang yang Optimal

Makanan Bergizi yang Membantu Potensi Prestasi Anak

balita makan 2

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengenal 5 Potensi Prestasi Generasi Maju serta stimulasi sederhana yang bisa diberikan sehari-hari, Bunda juga wajib tahu apa saja nutrisi dalam makanan bergizi untuk anak yang harus dikonsumsi agar kebutuhan nutrisi hariannya tercukupi.

Makanan bergizi paling dibutuhkan untuk membantu tumbuh kembang anak yang sempurna, mulai dari kognitif, sosial, motorik, dan sensorik, adalah zat besi.

Jennifer Rothman, MD, ahli hematologi anak dan direktur asosiasi dari Duke Pediatric Sickle Cell Clinic, Inggris, mengungkapkan bahwa kekurangan zat besi pada di usia dini dapat dikaitkan dengan keterlambatan perkembangan atau masalah perilaku anak di masa depan.

Karena sangat pentingnya zat besi untuk tumbuh kembang anak, American Academy of Pediatrics bahkan sampai merekomendasikan agar semua anak diberikan tes untuk defisiensi zat besi, terlebih yang memiliki faktor risiko kekurangan zat besi.

Sebab berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, satu dari tiga anak Indonesia berusia balita atau di bawah lima tahun tercatat mengalami anemia. Sekitar 50-60 persen anemia yang dialami disebabkan karena kekurangan zat besi.

Aneka makanan bergizi untuk anak yang mengandung banyak zat besi adalah daging sapi, sereal bayi yang diperkaya zat besi, ayam, ikan, tahu, kacang-kacangan, ubi, sayuran hijau, dan telur.

Bunda bisa mengolahnya jadi makanan nikmat sehingga yang mudah dimakan dan disukai Si Kecil.

Satu lagi nutrisi dalam makanan yang wajib didapat oleh anak adalah vitamin C.

Sumber makanan bergizi untuk anak yang kaya vitamin C bisa didapatkan dari paprika merah, kuning dan hijau, pepaya, buah kiwi, jeruk, brokoli, kubis Brussel, stroberi, jeruk bali, kacang polong, jus jeruk dan jeruk bali.

Baca Juga: Bayi Cukup Zat Besi atau Belum ya? Yuk Pastikan dengan Cara Ini!

Maksimalkan Makanan Bergizi dengan Nutrisi Tambahan

Bunda juga bisa mendapatkan asupan nutrisi zat besi dan vitamin C dari makanan tambahan seperti susu pertumbuhan yang difortifikasi. Salah satu pilihan susu yang bisa Moms berikan adalah SGM Eksplor 1+ Pro-gress Maxx dengan IronC.

SGM Eksplor Pro-gress Maxx merupakan susu pertumbuhan yang difortifikasi dan dilengkapi dengan IronC yang merupakan kombinasi unik Zat Besi dan Vitamin C. Kandungan IronC juga membantu penyerapan maksimal nutrisi penting yang dibutuhkan si Kecil.

Baca Juga: Olahraga yang Aman dan Sehat Bantu Optimalkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil

SGM Eksplor Progress Maxx juga mengandung nutrisi penting lainnya, seperti Minyak Ikan, Omega 3 & 6, Kalsium & Vitamin D, serat pangan, dan aneka nutrisi penting lainnya yang mendukung pemberian makanan bergizi untuk anak.

Yuk, bantu optimalkan potensi prestasi Si Kecil dengan pemberian stimulasi dan asupan makanan bergizi untuk anak, serta tak lupa juga sempurnakan dengan susu pertumbuhan yang difortifikasi.

(ADV)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait