Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Aug 27, 2018

Begini Cara Ajari Problem Solving Pada Balita, Yuk Dicoba!

Bagikan


Problem solving atau kemampuan menyelesaikan masalah memang harus dilatih sejak dini, begitu juga pada anak Moms. Lewat cara yang menyenangkan, problem solving dapat diasah sejak anak masih balita. Yuk simak cara ajari problem solving pada balita menggunakan permainan!

Ajari Problem Solving dengan Permainan

Terdapat berbagai permainan yang bisa Moms mainkan bersama Si Kecil untuk melatih kemampuan problem solving-nya.

Pastikan permainan yang ia lakukan melibatkan tantangan dan imajinasi, supaya ia bisa membayangkan apa hasil yang akan didapatkan kalau ia melakukan suatu tindakan.

Mainan yang direkomendasikan adalah puzzle, menyusun balok, menggambar, petak umpet, serta memisahkan warna dan bentuk. Perbanyak juga membacakan cerita yang mengandung unsur penyelesaian masalah.

Menurut psikolog sekaligus co-founder Rumah Dandelion, Carmelia Riyadhni, S.Psi, problem solving pada balita memang bisa dilatih dengan permainan kreatif.

“Dengan permaian, balita akan mengasah proses berpikirnya. Dia jadi tahu kalau tindakan A belum berhasil, dia bisa mencoba opsi-opsi lain, karena alternatifnya tidak hanya satu. Dia jadi bisa menentukan mana yang bisa menjawab masalahnya,” ujar Carmel.

Baca Juga: Begini 4 Cara Andien Melatih Motorik Kawa, Bisa Dicoba!

Hindari Helicopter Parenting

Bagi Moms yang masih menerapkan pola asuh helikopter, lebih baik tinggalkan segera. Helicopter parenting akan membuat anak jadi tidak bebas untuk mengeksplor berbagai pengalaman baru.

Biarkan anak mengalami kegagalan, dengan begitu ia dapat mencari penyelesaian terhadap masalah yang dihadapi. Jika terus-terusan mengontrolnya, ia bisa jadi terus tergantung pada Moms dan kebingungan saat sedang mengalami konflik.

Nah Moms, coba terapkan cara-cara di atas agar anak bisa melatih kemampuan problem solving ya!

(INT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.