Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Rupa-rupa | Nov 7, 2018

Bagaimana Cara Keluar Grup Chat Ibu-ibu Tanpa Menyinggung Perasaan?

Bagikan


Saat ini parenting menjadi lebih mudah dibanding zaman dulu karena Moms bisa mendapatkan pengetahuan dari internet.

Selain itu, informasi juga bisa diperoleh dari bergabung komunitas serta grup chat ibu-ibu. Di komunitas dan grup ini, Moms bisa berbagi pengalaman juga bertukar solusi atas permasalahan Si Kecil.

“Di grup tersebut, ibu harus mendapatkan keterikatan sosial. Usahakan grup atau komunitasnya terdiri dari orang yang berbeda latar belakang supaya makin kaya informasi,” ujar psikolog Nadya Pramesrani dari Rumah Dandelion.

Namun, ada kalanya Moms merasa tidak nyaman berada di grup chat yang berisi sesama ibu-ibu.

Ketidaknyamanan ini bisa timbul karena tidak mendapatkan informasi yang berharga atau ada ibu lain yang sering menyebar hoaks atau saling bergosip.

“Ibu bisa coba dulu masuk ke grup, kalau cocok ya silakan lanjutkan. Kalau tidak cocok ya tinggal keluar,” lanjut Nadya.

Nah, hambatan yang pasti sering Moms temui saat ingin keluar alias leave grup adalah Moms merasa tidak enak dan khawatir menyinggung perasaan anggota lain. Jadi bagaimana cara yang tepat untuk leave grup chat ibu-ibu?

Baca Juga: Ingin Bergabung di Komunitas Ibu-ibu? Ini Manfaatnya!

Cara Keluar Grup Chat Ibu-ibu Tanpa Menyinggung Perasaan

Sebelum memutuskan keluar, Nadya mengingatkan Moms untuk terlebih dahulu mengingatkan orang yang dirasa toxic dalam grup tersebut.

“Biasanya ada saja orang-orang toxic di grup. Kita bisa mengedukasi mereka dan memberitahu bahwa informasi yang mereka berikan itu salah, atau mengingatkan perilaku mereka yang dirasa kurang pantas,” jelasnya.

Jika hal tersebut tidak ampuh dan Moms tetap merasa tidak nyaman, ini lah saatnya untuk keluar. “Kalau terus ditahan-tahan, akan timbul beban emosional yang malah bikin kita stres,” kata Nadya.

Menurut Nadya, cara yang paling baik untuk keluar dari grup adalah pamit dengan sopan. Jangan langsung keluar tanpa pamit, karena akan menimbulkan asumsi-asumsi yang buruk.

Baca Juga: Bagaimana Cara Agar Tidak Iri Ketika Melihat Media Sosial Ibu Lain?

“Sebelum keluar, pamit dulu. Bilang kalau ‘Saya mohon izin leave grup, sampai ketemu di lain kesempatan’. Jangan lupakan juga sopan santun,” ujar Nadya.

Moms tidak perlu memberi penjelasan, sebab malah jadi akan panjang nantinya. Memilih komunitas yang cocok memang tidak mudah, Moms mungkin harus mengalami beberapa kegagalan sebelum akhirnya menemukan komunitas yang tepat.

Moms juga harus ingat untuk bergabung dengan grup yang memiliki nilai-nilai yang sama, serta memberikan pengaruh baik pada Moms dan Si Kecil.

(INT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.