Karier & Keuangan

3 November 2021

6 Cara Melaporkan Penipuan Online, Catat!

Menyiapkan barang bukti penting sebelum melaporkan penipuan online!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Adeline Wahyu

Saat mengalami penipuan online Moms sebaiknya jangan langsung merasa panik. Karena saat ini sudah banyak cara melaporkan penipuan online baik secara daring ataupun langsung.

Namun, saat akan melaporkan penipuan online sebaiknya Moms pastikan sudah menyiapkan bukti-bukti ya kuat ya. Karena hal ini akan mempemudah Moms saat memilih cara melaporkan penipuan online.

Yuk Moms simak cara melaporkan penipuan online dalam artikel berikut ini.

Baca juga: 6 Ciri-Ciri Penipuan Giveaway di Instagram, Moms Harus Waspada!

Cara Melaporkan Penipuan Online

Cara melapokan penipuan online

Foto: Orami Photo Stock

Penipuan online dapat dilaporkan dengan cara datang langsung ke kantor polisi atau via daring melalui situs resmi yang disediakan oleh pemerintah. Berikut cara melaporkan penipuan online yang dapat Moms lakukan.

1. Lapor ke Polisi

Cara melaporkan penipuan online yang bisa Moms lakukan pertama adalah ke pihak yang berwajib. Moms dapat datang ke langsung ke polres untuk melaporkan hal ini karena penipuan online sudah masuk dalam kategori kejahatan siber.

Sebelum daatang ke kantor polisi, Moms sebaiknya menyiapkan barang bukti seperti rekaman suara, sms, tangkapan layar, foto atau bukti lainnya. Agar tidak terlalu sulit saat menunjukkan Moms dapat menyimpannya di dalam flash disk atau CD.

2. Lapor Online ke Layanan Milik Kemenkominfo

Selain melaporkan ke polisi, Moms juga bisa memanfaatkan layanan pengaduan milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Beriku cara melaporkan penipuan online melalui layanan Kemenkominfo:

  • Siapkan bukti kemudian buka laman layanan.kominfo.go.id dan meng-klik menu ADUAN BRTI.
  • Isi formulir berupa identitas Pelapor, yaitu nama, alamat email dan nomor telepon seluler.
  • Pilih Pengaduan pada kolom Pengaduan atau Informasi, kemudian menulis isi aduannya. Setelah itu Moms klik tombol MULAI CHAT.
  • Setelah memilih, Moms akan dilayani oleh Petugas Help Desk dan diminta untuk melampirkan bukti rekaman percakapan dan/atau foto pesan yang diindikasikan penipuan.
  • Petugas Help Desk melakukan verifikasi dan analisis percakapan dan/atau pesan yang telah dikirim. Selanjutnya petugas Help Desk membuat tiket laporan ke dalam sistem SMART PPI dan mengirimkan pesan notifikasi dalam bentuk e-mail ke penyelenggara jasa telekomunikasi terkait yang meminta agar nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan/atau pengirim pesan diblokir.
  • Penyelenggara jasa telekomunikasi membuka dan menindaklanjuti laporan yang terdapat dalam sistem SMART PPI dengan melakukan blokir nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan/atau pengirim pesan yang terindikasi penipuan dalam waktu 1 X 24 jam.
  • Nantinya, jasa telekomunikasi wajib memberikan notifikasi kepada BRTI terkait pengaduan pelanggan yang telah ditindaklanjuti atau diselesaikan ke sistem SMART PPI.
  • Dalam hal terjadi pemblokiran terhadap nomor telepon seluler (MSISDN) yang tidak terkait dengan penipuan, pemblokiran nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan/atau pengirim pesan dapat dibuka setelah ada klarifikasi dan/atau verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan yang disampaikan kepada BRTI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga: 6 Cara agar Kamera Laptop Jernih saat Online Meeting

3. Akses Cekrekening.id

Cara melaporkan penipuan online juga bisa melalui cekrekening.id. Ini adalah situs resmi milik Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang merangkum rekening terkait tindak pidana seperti penipuan.

Moms bisa melakukan pelaporan secara online melalui website, aplikasi atau bisa juga secara offline dengan datang langsung ke call center Kominfo dengan membawa salinan bukti dugaan tindak pidana.

Berikut cara melaporkan penipuan online di Cekrekening.id:

  • Klik lapor pada cekrening.id baik melalui website atau aplikasi
  • Masukan nama bank, rekening dan nama pemilik rekening
  • Isi kategori transaksi, jumlah kerugian, media transaksi, dan kronologi penipuan
  • Lampirkan bukti penipuan, seperti bukti seperti tangkapan layar transaksi dan bukti-bukti lain yang dapat mendukung laporan Moms.

4. Akses ke Lapor.go.id

Lapor.go.id meru[pakan situr pengaduan penipuan yang dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden dan dikelola oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementrian PANRB).

Melalui situs ini, Moms dapat dengan mudah melakukan pengaduan dengan mudah tanpa harus keluar dari rumah. Layanan ini juga terbilang cukup mudah untuk Moms gunakan, berikut langkah-langkahnya.

  • Buka situs lapor.go.id kemudian pilih Pengaduan
  • Tulis judul pelaporan
  • Tulis nama akun penipu, jumlah kerugian dan keterangan lain secara lengkap serta detail kejadian penipuan.
  • Pilih tanggal kejadian.
  • Pilih lokasi kejadian.
  • Pilih instannsi tujuan yang berkaitan dengan laporan Moms baik Kementerian atau Pemprov
  • Pilih kategori Situasi Khusus kemudian pilih Tindak Pidana
  • Upload lampiran dengan ukuran maksimal 2 MB.
  • Pilih kategori pengaduan
  • Klik LAPOR
  • Isi data kemudian setujui dan ketentuan layanan. Pengaduan Moms sudah selesai diajukan. Moms dapat mengecek berkala untuk mengetahui perkembangannya.

5. Lapor ke Bank

Saat Moms menjadi korban penipuan online, Moms sebaiknya melapor juga ke bank untuk memblokir rekening di pelaku. Datang langsung ke kantor cabang bisa menjadi cara melaporkan penipuan online lebih cepat.

Nantinya costumer service akan memproses laporan penipuan dan menindaklanjutinya. Moms sebaiknya memiliki bukti konkrit, sehingga pihak bank dapat memiliki kewenangan untuk memblokir nomor rekening tersebut.

Laporan dari bank ini bisa menjadi salah satu bukti yang dapat Moms bawa ke kantor polisi saat melaporkan mengenai penipuan online. Hal ini bisa memperkuat bukti-bukti juga lho Moms.

6. Report Akun Media Sosial

Saat Moms menjadi korban penipuan online, jangan ragu untuk langsung melaporkan atau report akun media sosial si penjual ya. Karena cara melaporkan penipuan online ini juga ampuh untuk memancing si penipu kembali menghubungi Moms.

Selain itu, Moms juga dapat membuat status di media sosial dengan menandakan si penipu. Hal ini juga bisa membantu Moms dalam melacak track record dari penipu tersebut. Karena bisa jadi ada teman-teman di media sosial Moms yang pernah menjadi korban penipuan dari orang yang sama.

Baca juga: 10 Dampak Media Sosial dari Sisi Positif dan Negatif yang Harus Diketahui

Ciri-Ciri Kena Penipuan Online

Ciri-ciri penipuan online

Foto: Orami Photo Stock

Penipuan online sebenarnya dapat diketahui dengan mudah lho Moms. Asalkan Moms teliti, Moms mungkin akan terhindar dari penipuan online.

Nah, berikut ciri-ciri penipuan online yang bisa Moms kenali dengan mudah. Yuk simak!

1. Nama Akun Berubah

Salah satu cara penipu mengelabuhi korban adalah mengganti nama akun di media sosialnya. Biasanya hal ini dilakukan saat sudah ada korban yang sadar dan mereka akan mencari korban baru lagi.

2. Respon Lambat

Para penipu biasanya akan lebih lambat setelah Moms mengirimkan pembayaran. Jadi, sebelum mentransfer sebaiknya Moms bertanya lebih detail ya. Beberapa penipu mungkin saja hilang setelah Moms mentransfer pembayarannya.

Baca juga: 16 Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi Online, Mudah dan Cepat!

3. Tidak Memberikan Nomor Telepon

Jika Moms belanja melalui media sosial dan penjual tidak mau memberikan nomor ponsel sebaiknya jangan diteruskan ya. Karena hal ini bisa menjadi salah satu indikasi adanya penipuan secara online.

4. Harga yang Terlalu Murah

Membeli barang dengan harga yang sangat murah memang menyenangkan. Namun, Moms tetap harus mencurigai jika harga tersebut terlampau murah. Karena bisa jadi ini adalah cara oknum penipuan online untuk mengelabui para korbannya.

Baca juga: Marak di Era Kencan Online, Kenali Istilah Ghosting dan Alasan Orang Melakukannya

Nah Moms, sudah tahukan cara melaporkan penipuan online dan juga ciri-cirinya. Tetap hati-hati dalam bertransaksi online ya Moms dan pastikan membeli barang dengan seller terpercaya.

  • https://www.kreditpintar.com/education/cara-melaporkan-penipuan-online
  • https://hot.liputan6.com/read/4649122/8-cara-melaporkan-penipuan-online-laporkan-ke-polisi-hingga-menelusuri-lewat-aplikasi
  • https://tekno.sindonews.com/read/514422/207/cara-melaporkan-penipuan-online-ke-polisi-dan-bank-1629270539/10
  • https://layanan.kominfo.go.id/microsite/aduan-brti
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait