Kesehatan

KESEHATAN
19 Maret 2020

Bagaimana Cara Memakai Tampon yang Benar?

Masih bingung cara memakai tampon yang tepat?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, saat mendengar kata tampon, seberapa banyak hal yang diketahui? Ya, tampon adalah jenis pembalut yang bisa menjadi pilihan selain sanitary pads yang biasa Moms pakai.

Tampon ini berbentuk silinder, yang terbuat dari katun atau rayon yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menyerap aliran menstruasi.

Tampon tentunya berguna untuk menghindari kebocoran saat menstruasi dan dapat dipakai hingga 8 jam.

Persamaannya dengan pembalut biasa, tampon hanya sekali pakai dan harus segera dibuang.

Berbagai ukuran dan bahan bisa Moms pilih. Namun, apakah Moms sudah mengetahui cara memakainya? Ini ulasannya.

Cara Tepat Memakai Tampon

Cara Memakai Tampon-1.jpg

Foto: cosmo.ph

Dilansir dari European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, memerhatikan kebersihan tangan sebelum memakai tampon itu hal penting yang harus diingat. Adapun tahapan memakai tampon, yaitu:

  • Cuci tangan Moms dan usahakan memasukkan tampon dalam posisi yang nyaman. Bisa dengan berjongkok, meletakkan satu kaki ke atas, atau dengan duduk di toilet.
  • Dorong tampon ke dalam vagina menggunakan aplikator atau jari tangan Moms, tergantung pada jenis tampon yang Moms miliki.
  • Faktanya, memasukkan tampon ke dalam vagina akan terasa lebih nyaman ketika Moms rileks. Cara mudahnya lagi adalah dengan menggunakan aplikator atau meletakkan sedikit pelumas di ujung tampon.

Mungkin awalnya akan terasa sedikit aneh, namun lama-kelamaan Moms akan terbiasa untuk menggunakan tampon.

Lalu, cara melepas tampon cukup mudah. Moms cukup memegang tali yang menggantung dan menariknya.

Jangan lupa, pastikan untuk mencuci tangan atau menggunakan desinfektan sebelum dan sesudah memakai tampon.

Baca Juga: Mengganti Pembalut, Sebaiknya Setiap Berapa Jam?

Cara Aman Gunakan Tampon

Cara Memakai Tampon-2.jpg

Foto: woman.at

UNICEF mengungkapkan, penggunaan tampon sering dikaitkan dengan penyakit toxic shock syndrome, penyakit yang cukup langka namun dapat berpotensi fatal.

Untuk itu, cara menurunkan risiko terkena penyakit ini adalah gunakan tampon dengan daya serap terendah dan harus mengganti tampon maksimum 8 jam.

Membersihkan tangan dengan sabun dan air bersih dapat menjadi cara penting untuk menghindari infeksi saluran kemih dan infeksi vagina saat menggunakan tampon.

Meskipun, penggunaan tampon dinilai efektif untuk menampung darah saat menstruasi, namun UNICEF tetap menetapkan tampon menghasilkan limbah dalam jumlah besar.

Tampon dinilai dapat menyebabkan penyumbatan pipa dan peningkatan biaya perawatan. Untuk itu, sebaiknya perhatikan jenis bahan tampon yang dipakai.

Sebaiknya, gunakan tampon yang terbuat dari serat alami yang terurai dan bukan yang mengandung plastik.

Moms juga perlu mengetahui, tampon terdiri dari dua ukuran, yaitu untuk wanita yang sudah melahirkan dan wanita muda yang masih perawan.

Baca Juga: Bahaya Jarang Ganti Pembalut Saat Menstruasi

Tampon Bikin Vagina Kering, Benarkah?

Cara Memakai Tampon-3.jpg

Foto: verywellhealth.com

Melihat cara pemakaiannya yang langsung dimasukkan ke dalam vagina, banyak yang beranggapan tampon dapat membuat vagina menjadi kering.

“Tampon memang dapat menghilangkan kelembapan dari siklus menstruasi dan dapat menyerap sebagian kelembapan vagina dan flora vagina. Untuk itu, lebih baik gunakan tampon yang sesuai ukuran dan hindari terlalu lama menggunakannya,” ujar Dr. Melissa Goist, dokter kandungan dari The Ohio State University Wexner Medical Center.

Namun, tampon bukan penyebab utama vagina menjadi kering. Beberapa hal lainnya bisa menjadi penyebab, seperti perubahan hormon dalam tubuh Moms, seperti habis melahirkan dan sedang menyusui.

Selain itu, douching berlebihan, kurangnya foreplay saat berhubungan intim, dan alergi tertentu juga bisa menyebabkan vagina kering, menurut Dr. Melissa.

Baca Juga: Menstruasi Tidak Lancar? Bisa Jadi Akibat Stres

Itulah beberapa hal yang bisa Moms pahami sebelum memakai tampon. Ingat, hindari juga memakai dua tampon sekaligus karena bisa membahayakan kesehatan Moms. Selalu jaga kebersihan organ reproduksi dengan baik, ya!

Artikel Terkait