Kesehatan Umum

28 Oktober 2021

Ini Cara Membaca Tensimeter Digital yang Benar dan Akurat, Jangan Sampai Salah!

Tensimeter digital disebutkan lebih akurat, lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Memiliki tensimeter digital di rumah adalah salah satu langkah baik untuk menjaga kesehatan keluarga. Agar tak bingung, Moms harus mengetahui cara membaca tensimeter digital.

Sebuah penelitian ilmiah Journal of Hypertension menunjukkan bahwa, tensimeter digital dapat memantau tekanan darah dengan pengukuran yang cepat, akurat serta mudah digunakan. Alat ini juga dapat menyimpan hasil pengukuran sebelumnya yang memungkinkan Moms membandingan hasil pengukuran.

Nilai tekanan darah yang tidak normal bisa menunjukkan gangguan kesehatan, sehingga Moms perlu rutin memeriksanya agar dapat melakukan langkah-langkah yang diperlukan.

Untuk itu, Moms harus memahami cara membaca tensimeter digital agar tidak salah mendiagnosisnya. Lantas, bagaimana caranya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 15 Manfaat Buah Bengkoang bagi Kesehatan dan Ibu Hamil yang Tak Terduga!

Cara Membaca Tensimeter Digital

cara membaca tensimeter digital.jpg

Foto: depositphotos.com

Cara kerja tensimeter digital sama saja dengan tensimeter pada umumnya. Hanya saja, perbedaan proses pengoprasiannya dilakukan secara otomatis dan kemudian seluruh hasil dari pengukuran ditampilkan pada layar LCD.

Terdapat dua angka yang tertera pada alat pengukur tekanan darah. Angka di atas menunjukkan tekanan sistolik, yaitu hasil dari kegiatan jantung saat mendorong dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Sedangkan angka di bawah menunjukkan tekanan diastolik, menandakan tekanan saat jantung beristirahat di mana jantung akan menerima seluruh darah dari paru-paru yang berisi oksigen.

Berikut ini cara membaca tensimeter digital:

1. Tekanan Darah Normal

Cara membaca tensimeter digital pada tekanan darah yang normal adalah menunjukkan angka sistolik di kisaran 90-119 mmHg dan angka diastolik di kisaran 60-79 mmHg.

Melansir American Heart Association (AHA), seseorang disebut memiliki tekanan darah normal bila angka sistolik dan diastolik pada alat ukur tensinya menunjukkan dua kisaran tersebut, yaitu di bawah 120/80 mmHg atau di atas 90/60 mmHg.

Bila hasil tekanan darah normal, Moms tidak memerlukan perawatan medis apapun. Namun, Moms harus tetap mempertahankan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga untuk mencegah tekanan darah yang tidak normal.

2. Prehipertensi

Sementara itu, cara membaca tensimeter digital selanjutnya bila hasil pengukuran tekanan darah Moms berada di kisaran 120-139 mmHg untuk angka sistolik dan 80-89 mmHg untuk angka diastolik, termasuk ke dalam kelompok prehipertensi.

Prehipertensi memang belum menunjukkan bahwa Moms mengalami hipertensi. Namun, kelompok orang ini berisiko tinggi mengalami tekanan darah tinggi pada masa mendatang.

Orang yang berisiko terhadap tekanan darah tinggi pun berisiko pada penyakit lainnya bila tidak segera ditangani, seperti penyakit jantung.

Seseorang yang mengalami prehipertensi memang tidak membutuhkan perawatan medis tertentu.

Namun, Moms perlu melakukan beberapa penyesuaian gaya hidup untuk prehipertensi, seperti menjaga berat badan, berolahraga, mengonsumsi makanan yang dianjurkan, dan sebagainya, untuk menghindari tekanan darah yang terus naik.

Baca Juga: Marak di Era Kencan Online, Kenali Istilah Ghosting dan Alasan Orang Melakukannya

3. Hipertensi

Moms dikatakan tidak sehat bila memiliki tekanan darah sebesar 140/90 mmHg atau lebih. Bila salah satunya, berarti Moms memiliki tekanan darah tinggi atau disebut hipertensi.

Seseorang dengan hipertensi perlu mendapatkan perawatan medis dari dokter. Dokter pun akan memberi satu atau lebih obat hipertensi untuk menjaga tekanan darah terkendali.

Pasalnya, hipertensi yang dibiarkan dan tidak segera ditangani dapat berujung pada komplikasi hipertensi berupa timbulnya penyakit lain, seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, bahkan gagal jantung.

Namun, penderita hipertensi pun perlu menerapkan gaya hidup yang lebih sehat untuk mengontrol tekanan darahnya.

Sama seperti prehipertensi, penderita hipertensi pun perlu rutin berolahraga, mengonsumsi makanan yang dianjurkan, menjauhi segala pantangan makanan pemicu hipertensi, menjauhi rokok dan alkohol, menjaga berat badan, dan mencegah stres.

4. Krisis Hipertensi

Cara membaca tensimeter digital pada seseorang krisis hipertensi adalah bila pengukuran tekanan darah menunjukkan hasil sebesar 180/120 mmHg atau di atasnya.

Tekanan darah setinggi itu menunjukkan ada masalah kesehatan yang serius.

Bila ini terjadi, Moms harus segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat, walaupun tidak merasakan gejala yang menyertainya.

Umumnya, gejala yang menyertai krisis hipertensi, seperti sakit dada, sesak napas, gejala stroke, yaitu kelumpuhan atau hilangnya kontrol otot di wajah, adanya darah di urine, atau pusing.

5. Hipotensi

Cara membaca tensimeter digital menandakan seseorang hipotensi adalah apabila hasil menunjukkan angka yang rendah atau di bawah batas normal, yaitu di bawah 90/60 mmHg.

Kondisi ini juga bisa berbahaya pada diri seseorang karena tekanan yang terlalu rendah berarti pasokan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh menjadi terbatas.

Melansir Journal of the American Geriatrics Society, hipotensi umumnya terjadi karena kondisi tertentu, speerti adanya masalah pada jantung, dehidrasi, kehamilan, kehilangan darah, infeksi yang parah, anafilaksis, kekurangan gizi, masalah endokrin, atau karena mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Hipotensi biasanya disertai dengan sakit kepala ringan atau pusing.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab yang pasti. Dokter juga akan memberi beberapa saran untuk meningkatkan tekanan darah.

Baca Juga: Manfaat Dongeng untuk Anak, Mengajarkan Nilai Kebaikan hingga Meningkatkan Daya Ingat Si Kecil

Cara agar Hasil Tekanan Darah Lebih Akurat

kafein2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pemeriksaan tekanan darah secara rutin memang wajib dilakukan, terutama bagi Moms yang menderita tekanan darah tinggi.

Sebelum melakukan pemeriksaan, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan dan dihindari supaya pemeriksaan tekanan darah lebih akurat:

1. Usahakan dalam Kondisi Tenang

Moms bisa mencoba santai dengan duduk selama 5 menit dalam posisi senyaman mungkin sebelum pemeriksaan dilakukan. Hal ini dikarenakan pergerakan tubuh yang terlalu sering dapat memengaruhi hasil pengukuran.

Usahakan juga untuk tidak membicarakan dan memikirkan hal-hal yang memicu stres, karena akan membuat tekanan darah menjadi naik.

2. Gulung Lengan Baju ke Atas

Jika Moms menggunakan baju lengan panjang, sebaiknya gulung ke atas. Sebab, alat pemeriksaan tekanan darah (manset sphygmomanometer) seharusnya langsung menyentuh kulit agar hasil pemeriksaan akurat.

3. Buang Air Kecil Terlebih Dahulu

Melansir Microbiology Spectrum Journal menunjukkan bahwa, saluran kemih yang penuh dapat meningkatkan tekanan darah walau hanya sedikit.

4. Jangan Minum Kafein atau Alkohol

Setidaknya 30 menit sebelum pemeriksaan jangan minum kafein atau alkohol. Hal ini bisa menyebabkan tekanan darah menjadi naik, karena kandungan kafein membuat tubuh memproduksi lebih banyak adrenalin yang akan membuat detak jantung meningkat.

Baca Juga: Arti Kedutan Lutut Kanan, Menurut Medis hingga Primbon

Nah, itu dia Moms cara membaca tensimeter digital. Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Moms jalani dan kondisi emosional.

Tekanan darah normal juga bisa berubah saat hamil, menstruasi, atau menopause.

Oleh karena itu, tekanan darah normal pada wanita dan pria terkadang bisa sedikit berbeda. Jadi Moms tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama.

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30827125/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4566164/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21391928/
  • https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/understanding-blood-pressure-readings/monitoring-your-blood-pressure-at-home
  • https://www.healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/blood-pressure-reading-explained
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait