Newborn

16 November 2021

Cara Membuat Akta Kelahiran Offline dan Online, Mudah dan Cepat!

Penting untuk membuat akta kelahiran anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Ada dokumen penting yang harus kita miliki dan buat bahkan sejak kecil, yaitu akta kelahiran. Tak heran banyak yang mencari cara membuat akta kelahiran.

Sesuai dengan namanya, akta kelahiran merupakan dokumen identitas asli mengenai status seseorang dan bukti kewarganegaraan yang bersangkutan.

Akta kelahiran dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan wajib untuk dimiliki setiap orang sebagai bukti sah status di sebuah negara.

Untuk membuat akta kelahiran, ada beberapa syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Moms dan Dads dan ada beberapa syarat yang harus diikuti. Agar tidak bingung ikuti cara membuat akta kelahiran di bawah ini, yuk.

Baca Juga: Mengenal Demiseksual, Ketertarikan Seksual Berdasarkan Kedekatan Emosi

Syarat Membuat Akta Kelahiran

bayi

Foto: Orami Photo Stock

Akta kelahiran menjadi syarat utama untuk memperoleh pelayanan publik. Sebagai generasi penerus, anak-anak memiliki hak-hak tertentu yang harus dipenuhi negara.

Salah satunya adalah memiliki identitas diri atau akta kelahiran yang sangat mempengaruhi pengakuan kewarganegaraannya.

Sebelum melakukan cara membuat akta kelahiran harus memenuhi berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, karena adanya kondisi dan wilayah domisili yang berbeda-beda, maka nantinya mungkin juga ada perbedaan persyaratan yang diperlukan.

Khusus di Ibu Kota, berdasarkan laman resmi Dukcapil Jakarta, pencatatan akta kelahiran dapat dilakukan di:

  • Dinas
  • Suku Dinas
  • Seksi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan
  • Puskesmas Kecamatan
  • Rumah Sakit, dan
  • Loket pelayanan lainnya. 

Sesuai UU No. 24/2013 tentang Perubahan atas UU No. 23/2006, pencatatan akta kelahiran dilakukan pada instansi pelaksana sesuai dengan domisili pelapor.

Biayanya gratis dan biasanya waktu pelayanan 5 hari kerja sejak tanggal diterimanya berkas persyaratan lengkap. Lokasi pelayanan di Kelurahan.

Untuk memperoleh layanan cara membuat akta kelahiran harus memenuhi syarat berikut ini:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Dokter/Bidan/Pilot/Nachkoda
  • Asli dan fotokopi KK bagi penduduk/SKSKPNP bagi penduduk non-permanen
  • Asli dan fotokopi KTP orangtua/SKDS/Surat Keterangan Pelaporan Tamu
  • Asli dan fotokopi Surat Nikah/Akta Perkawinan Orangtua
  • Asli dan fotokopi paspor bagi warga negara asing
  • Surat Keterangan Kepolisian untuk anak yang tidak diketahui asal-usulnya, dan
  • Surat Keterangan dari lembaga sosial untuk kelahiran anak penduduk rentan.

Baca Juga: Mengenal Sinus Preauricular dari Gejala, Penyebab, Diagnosis, hingga Pengobatannya

Setelah itu, Moms sebagai orangtua mengurus akta kelahiran anak di Suku Dinas Dukcapil Kotamadya. Umumnya waktu pelayanan 5 hari kerja sejak tanggal diterimanya berkas persyaratan lengkap.

Syarat membuat akta kelahiran adalah sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan
  • Asli dan fotokopi Surat Keterangan Kelahiran dari dokter/bidan/penolong kelahiran/Nakhoda Kapal Laut atau Pilot Pesawat Terbang dengan memperlihatkan aslinya
  • Surat Nikah/Akta Perkawinan orangtua
  • Fotokopi KK dan KTP orangtua
  • Nama dan identitas saksi pelaporan kelahiran
  • Persetujuan Kepala Dinas/Suku Dinas dalam hal pelaporannya melebihi 60 hari sejak tanggal kelahirannya.

Baca Juga: Setelah 11 Tahun Menunggu, Akhirnya Saya Jadi Ayah dan Bahagianya Luar Biasa!

Cara Membuat Akta Kelahiran

cara membuat akta kelahiran

Foto: Orami Photo Stock

Cara membuat akta kelahiran sangat mudah, Moms tidak memerlukan berbagai proses yang panjang dalam pengurusannya.

Setelah menyiapkan semua berkas di atas dan fotokopi rangkap 3 hingga 4, segera urus pembuatan akta kelahiran di kantor Dispendukcapil.

Berikut ini cara membuat akta kelahiran di kantor Dispendukcapil:

  1. Ambil nomor antrian di loket yang sudah disediakan
  2. Isi formulir dengan nama, bulan, dan tanggal lahir
  3. Setelah selesai mengisi formulir, segera serahkan ke petugas di loket
  4. Tunggulah sejenak hingga petugas selesai memproses pengajuan permohonan akta kelahiran.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Jumat Hingga Doa yang Dianjurkan, Yuk Simak!

Cara Membuat Akta Kelahiran Online

cara membuat akta kelahiran online

Foto: Orami Photo Stock

Selain mengurus secara offline, Moms juga bisa mengurus cara membuat akta kelahiran secara online tergantung dari laman resmi dinas Dukcapil di dekat domisili.

Jika Moms tinggal di Jakarta, bisa menggunakan aplikasi Si Dukun (Sistem Integrasi Layanan Kependudukan) 3 in 1. Hanya saja pastikan agar seluruh persyaratan dokumen sudah terpenuhi sebelum Moms menggunakan aplikasinya.

Berikut ini cara membuat akta kelahiran di aplikasi Si Dukun:

  1. Isilah formulir yang sudah disediakan dari pihak Puskesmas, rumah sakit atau klinik.
  2. Siapkanlah dokumen persyaratan seperti Kartu Keluarga, fotokopi akta nikah, fotokopi KTP dan fotokopi KTP 2 orang saksi.
  3. Pihak administrasi dari Puskesmas, rumah sakit atau klinik akan menerima persyaratan Anda sebagai pemohon dan melakukan input melalui aplikasi Si Dukun.
  4. Pihak Dukcapil akan melakukan verifikasi data yang sudah dikirim oleh pihak Puskesmas, rumah sakit atau klinik.
  5. Pihak Dukcapil akan memproses seluruh dokumen kependudukan dan melakuakan verifikasi data unggahan persyaratan pemohon.
  6. Pihak Dukcapil akan mengirimkan dokumen kependudukan langsung ke Puskesmas, rumah sakit atau klinik.
  7. Anda sebagai pemohon bisa mengambil dokumen kependudukan langsung ke Puskesmas, rumah sakit atau klinik tempat Anda melakukan pengisian formulir sebelumnya.

Setelah dokumen penting terpenuhi, Moms dan Dads bisa mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) tempat mendaftarkan KTP dan KK sebelumnya. Setelah menyerahkan dokumen, akan dilakukan verifikasi data.

Jika Moms sudah mendaftarkan diri di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, berikut adalah hal-hal yang akan dilakukan oleh petugas:

  • Mengecek kelengkapan berkas dan memasukannya ke dalam database.
  • Pemeriksa Data memberi tanda tangan
  • Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memberi tanda tangan
  • Akte distempel dan akta kelahiran selesai dibuat

Terakhir, setelah cara membuat akta kelahiran lengkap dan pengajuan selesai dilakukan, pemohon harus menunggu akta kelahiran jadi selama 5 hari kerja.

Baca Juga: Selamat Hari Guru Nasional! Berikut Ini Sejarahnya yang Tidak Boleh Dilupakan

Terlambat Urus Akta Kelahiran Anak akan Kena Denda

denda.jpg

Foto: currentaffairs.org

Jangan pernah menunda untuk mengurus dan melakukan cara membuat akta kelahiran karena akan terkena denda administratif.

Denda tersebut sudah diatur sebelumnya dalam Peraturan Daerah (Perda) masing-masing. Denda tersebut mulai dari sebesar Rp25 ribu, Rp50 ribu bahkan denda maksimal bisa sebesar Rp1 juta.

Di DKI Jakarta, terlambat mengurus akta kelahiran anak atau lebih dari 60 hari sejak peristiwa kelahiran tidak dipungut biaya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2015.

Meskipun Moms sudah terlambat untuk mengurus akta kelahiran, namun proses pembuatannya masih bisa dilakukan meskipun akan memakan waktu yang sedikit lebih lama.

Prosedur dan proses pembuatannya juga masih sama dengan cara membuat akta kelahiran pada umumnya.

Baca Juga: 12 Tanda Proses Pembuahan Sedang Terjadi, Salah Satunya Sakit Punggung

Itulah beberapa jenis, persyaratan dan cara membuat akta kelahiran. Pastikan agar keluarga Moms mempunyai akta kelahirannya agar seluruh proses administratif bisa berjalan dengan mudah dan akan mendapatkan perlindungan secara hukum yang legal.

Selain sebagai wujud pengakuan negara mengenai status individu, status perdata, dan status kewarganegaraan seseorang, akta kelahiran memiliki manfaat yang sangat besar.

Pasalnya hampir semua urusan akan membutuhkan akta tersebut. Seperti mengajukan kredit ke bank, pembuatan paspor, dan lain sebagainya. Jadi segera buat akta kelahiran ya!

  • https://pih.kemlu.go.id/files/19.%20%20UU_%20No%2024%20Th%202013.pdf
  • https://dukcapil.kemendagri.go.id/berita/baca/844/menyamar-di-9-kelurahan-di-dki-jakarta-tim-dukcapil-temukan-banyak-syarat-tambahan
  • https://jakarta.go.id/artikel/konten/426/akta-kelahiran
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait