Home & Living

11 September 2021

Cara Menanam dan Merawat Bunga Dahlia, Si Cantik Warna Warni!

Memiliki bunga dahlia di kebun sendiri pasti akan membuat Moms senang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Widya Citra Andini

Warna-warni bunga dahlia yang sungguh memanjakan mata bisa Moms dan Dads nikmati di kebun sendiri, lho.

Jika Moms tertarik untuk menanamnya di rumah, berikut ini cara menanam dan merawatnya agar mekar dengan indah.

Sekilas Tentang Bunga Dahlia

Bunga dahlia memiliki manfaat medis

Foto: unsplash.com

Bunga dahlia adalah bunga nasional negara Meksiko yang memiliki warna-warni yang terang dan sangat cantik.

Walau sebagian besar jenis bunga ini tidak mengeluarkan harum, warna-warnanya yang cantik, terutama warna biru, membuat bunga ini disukai banyak orang untuk ditanam di kebun rumah.

Bunga dahlia diam-diam juga memiliki manfaat medis, lho.

Menurut jurnal The Medicinal and Nutritional Properties of Dahlia spp, di daerah asalnya, Meksiko, bagian akar dan umbi bunga dahlia mengandung inulin dan zat antibiotik yang digunakan masyarakat sebagai obat berbagai penyakit kulit.

Kelopak bunga ini secara tradisional juga digunakan untuk meredakan peradangan dari gigitan serangga dan mengobati epilepsi.

Sedangkan selain untuk pengobatan, kelopak bunganya yang cantik ini juga aman dikonsumsi, sehingga sering dijadikan garnish untuk mempercantik sebuah hidangan.

Moms dan Dads tertarik untuk mencoba menanamnya?

Baca Juga: 6 Cara Menanam Mawar di Rumah Supaya Kebun Tampak Cantik

Cara Menanam Bunga Dahlia

Cara menanam bunga dahlia

Foto: unsplash.com

Agar bunga dahlia tumbuh dan mekar dengan sempurna, Moms dan Dads perlu memberinya perhatian mulai dari masa penanaman.

Cara menanam berikut ini mungkin dapat membantu Moms dan Dads agar bunga dapat tumbuh dengan cantik kelak.

1. Tentukan Lokasi Menanam yang Tepat

Lokasi menanam bunga dahlia sangat penting dipertimbangkan, sebab bunga ini membutuhkan sinar matahari 6-8 jam per hari agar tumbuh dengan optimal.

Untuk menanamnya, pilih area yang paling banyak disinari matahari, terutama di pagi hari. Usahakan area tersebut juga melindungi tanaman dari angin yang besar.

2. Siapkan Media Tanam

Menanam bunga dahlia juga memerlukan media tanam dengan tipe tanah yang gembur dan tidak menyimpan terlalu banyak air.

Tingkat keasaman (pH) tanah terbaik untuk bunga ini adalah 6.5-7.0.

3. Pilih Bibit Dahlia

Moms dan Dads dapat memilih bibit dahlia dalam bentuk biji, batang (setek), umbi, atau bunga dahlia yang sudah tumbuh.

Kelebihan dari memilih bibit yang sudah tumbuh adalah Moms dan Dads dapat mengetahui lebih pasti warna dan jenis dahlia yang akan tumbuh.

4. Menanam Bibit

Cara menanam bunga dahlia dari bibit berupa biji, persiapkan media semai yang terdiri dari tanah, humus, dan pupuk kandang dengan porsi 1:1:1.

Tebarkan bibit merata di atas media tanam lalu tutup tipis dengan tanah. Jaga tanah agar tidak terlalu basah atau kering, usahakan tanah lembap saja.

Jika menanam dahlia di musim hujan, Moms dan Dads dapat menjaga tanah agar tidak terlalu basah dengan plastik bening di atasnya.

Tunggu bibit tumbuh hingga berdaun 6 helai, lalu pindahkan ke media tanam berupa sekam dan pupuk kandang dengan komposisi 6:1.

Jika Moms dan Dads memilih metode stek, pilihlah batang dari dahlia yang sudah tumbuh di bagian tunas ketiak kira-kira 7-10 cm.

Gunakan pisau yang tajam dan bersih untuk mencegah tanaman terinfeksi penyakit. Gunakan media tanam sekam dan pupuk kandang dengan komposisi 6:1.

Untuk bunga dahlia yang ditanam dengan umbi, ambil umbi dari tanaman yang usianya 7 bulan dan sudah lewat masa bunga pertamanya.

Baca Juga: Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah

Cara Merawat Bunga Dahlia

Cara merawat bunga

Foto: Unsplash.com

Bunga dahlia yang tidak bosan untuk dilihat ini membutuhkan perawatan rutin agar tumbuh maksimal.

Tidak hanya disiram dan dipupuk, tanaman ini juga perlu dibersihkan area tumbuhnya dan dipangkas sesekali.

Jika dilakukan dengan teratur dan tepat, bunga dahlia akan banyak bermekaran dan membuat kebun Moms dan Dads sungguh sedap dipandang!

1. Penyiraman

Jika Moms merawat bunga dahlia dari biji, Moms dan Dads hanya perlu membasahi tanah sehari sekali untuk menjaganya tetap lembap.

Untuk cara merawat bunga dahlia yang ditanam dari umbi, Moms dan Dads tidak perlu terus menerus menyiram tanah hingga tunas tumbuh.

Tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan umbi menjadi busuk dan gagal tumbuh.

Ketika sudah bertunas dan tumbuh cukup banyak daun, Moms dan Dads dapat mulai menyiram lebih banyak air untuk menjaga kelembapan tanah, terutama di musim kemarau.

Banyaknya penyiraman juga tergantung pada masa pertumbuhan bunga, jika pada awal penanaman hingga tunas tanah harus dijaga agar selalu lembap.

Untuk tanaman yang mulai tumbuh besar dapat disiram lebih jarang karena media tanam yang digunakan sudah dapat menahan air lebih banyak.

Menyirami bunga dahlia yang mulai membesar dapat dilakukan setiap 3-5 hari sekali tergantung cuaca dan setelah selesai dipupuk.

Usahakan untuk menyiram secara rutin agar tanaman tumbuh optimal.

Ketika turun hujan, tanaman tidak perlu disiram agar tidak cepat busuk.

Baca Juga: Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

2. Pemupukan

Ketika masih berupa tunas, bunga dahlia tidak perlu ditambahkan pupuk. Setelah agak besar dan dipindahkan ke tanah atau pot, tanaman dapat dipupuk setiap 10 hari sekali.

Moms dan Dads dapat menggunakan pupuk urea, KCI, dan SP36, masing-masing sebanyak 2 gram, atau NPK 5 gram. Berikan pupuk 15 cm dari pangkal tanaman kemudian tutup dengan tanah.

3. Penjarangan

Cara merawat bunga dahlia yang mulai banyak daunnya dan tumbuh besar juga harus dilakukan penjarangan, yaitu memindahkan tanaman ke area yang lebih luas dan diberi jarak antara satu dengan yang lainnya.

Namun, langkah ini tidak perlu dilakukan jika bunga telah dipisah dalam pot masing-masing.

Baca Juga: Cara Menanam Bawang Putih di Rumah, Mudah dan Menyenangkan!

4. Penyiangan

Agar bunga dahlia tumbuh optimal dan terhindar dari penyakit, penyiangan juga perlu dilakukan.

Cara merawat bunga dahlia ini sebetulnya umum dilakukan pada hampir semua jenis tanaman hias dan buah.

Penyiangan pada dasarnya adalah membersihkan sekeliling tanaman dari pengganggu seperti gulma atau tanaman liar lainnya.

Keberadaan tanaman liar seperti ini dapat mengganggu akar bunga dahlia yang sedang berkembang dan menambah persaingan penyerapan unsur hara yang penting untuk pertumbuhan.

Ketika tanaman sudah agak tinggi (sekitar 1 m), Moms dan Dads mungkin perlu memasang dua bilah bambu untuk menyangga tanaman agar selalu tegak dan tidak jatuh.

Perhatikan apakah ada tunas baru yang tumbuh saat penyiangan. Jika muncul tunas baru, pindahkan ke tempat lain agar keduanya dapat tumbuh dengan maksimal.

5. Pemangkasan

Karena bunga dahlia dapat tumbuh tinggi, Moms dan Dads perlu sesekali memangkasnya agar tidak terlampau tinggi.

Selain itu, bunga dahlia yang sering dipangkas dapat berbunga lebih banyak.

Moms dan Dads juga perlu memangkas ranting, daun, dan kelopak bunga yang sudah kering.

Pastikan untuk menggunakan gunting atau pisau yang tajam dan bersih agar tanaman terhindar dari penyakit.

Baca Juga: 3 Cara Mudah Menanam dan Merawat Anggrek

Menanam dan merawat bunga dahlia ini susah-susah gampang, ya.

Namun, melihat indahnya mekar bunga dahlia pasti akan mengobati jerih payah Moms dan Dads yang tekun merawatnya. Selamat bercocok tanam!

  • https://www.longfield-gardens.com/article/8-Tips-For-Growing-Better-Dahlias
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/3910964/
  • https://www.gardeningknowhow.com/ornamental/bulbs/dahlia/tips-dahlia-planting.htm
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait