Home & Living

28 Juli 2021

Cara Menanam Kangkung yang Mudah untuk Pemula, Yuk Coba!

Mau masak, tinggal petik!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebagai salah satu sayuran yang menjadi favorit banyak orang, kangkung dapat diolah dengan berbagai cara. Untuk Moms yang hobi berkebun dan ingin memasak apa yang ditanam, pasti sudah mencari-cari tahu cara menanam kangkung agar menghasilkan sayuran yang segar.

Tapi ternyata, menanam kangkung bisa dilakukan dengan mudah bahkan tidak harus menjadi seorang professional, Moms. Ada banyak cara menanam kangkung yang hanya membutuhkan beberapa peralatan dan juga waktu tanam dan mendapatkan hasil yang tidak memerlukan waktu lama.

Baca Juga: 3 Inspirasi Unik Menyajikan Sayuran Hijau Untuk MPASI Bayi 7 Bulan

Mengenal Tanaman Kangkung

Cara Menanam Kangkung -1.JPG

Foto: Anamenez.com

Tanaman kangkung dapat ditanam dari stek atau biji. Sebagai tanaman yang dapat dimakan, kangkung juga sering digunakan dalam masakan Asia Tenggara. Baik kangkung maupun bayam memiliki rasa yang sama, dilansir International Atomic Energy Agency.

Penting untuk melakukan pemeriksaan menanam kangkung, terutama jika akan melakukannya dalam skala besar. Sebab menurut penelitian University of Florida IFAS Extension, produksi kangkung tidak disarankan di Florida karena kekhawatiran tentang itu menjadi gulma menutupi saluran air.

Selain enak, kangkung juga memberikan manfaat untuk otak, kulit dan tubuh seperti sayuran berdaun hijau gelap lainnya. Daun kangkung yang lebih muda dan pucuk yang lembut lebih disukai meskipun semua bagian tanaman muda dapat dimakan.

Di Asia Selatan, kangkung telah digunakan sebagai sayuran obat sejak 300 M. Bahkan, kangkung bisa dimakan baik mentah atau dimasak terlebih dulu. Beberapa manfaat kangkung untuk kesehatan yakni:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Bermanfaat untuk mata
  • Membantu mencegah kanker
  • Membantu mencegah penyakit jantung
  • Bermanfaat dalam mengobati sembelit dan gangguan pencernaan
  • Bermanfaat dalam mengobati anemia
  • Berguna dalam mengobati masalah hati dan penyakit kuning
  • Menurunkan kolesterol

Hal ini karena kangkung mengandung banyak vitamin A, vitamin C, air dan nutrisi lainnya, termasuk:

  • Seng
  • Selenium
  • Fosfor
  • Mangan
  • Tembaga
  • Riboflavin
  • Tiamin
  • Piridoksin
  • Asam pantotenat
  • Niasin
  • Folat

Kangkung biasanya dapat di dalam iklim yang lebih hangat. Ini adalah tanaman yang perawatannya rendah, dan Moms dapat dengan cepat menanam kangkung dan mendapatkan hasilnya.

Baca Juga: 5 Sayuran Hijau Terbaik untuk MPASI Anak

Cara Menanam Kangkung

Cara Menanam Kangkung -2.JPG

Foto: Cyberscpaceantime.com

Ada beberapa cara menanam kangkung yang bisa Moms praktikkan di ruma. Tentunya cara tersebut mudah dilakukan dan bisa mendapatkan sayuran segar dengan segera. Beberapa cara menanam kangkung tersebut yakni:

1. Cara Menanam Kangkung dalam Wadah

Jika Moms memilih menanam kangkung dalam wadah, hanya perlu empat hingga enam minggu untuk tumbuh setelah masa tanam benih. PlantUse menyatakan bahwa kangkung memiliki tingkat perkecambahan rendah 60 persen.

Oleh karena itu, pastikan Moms mencampur tanah yang subur dan lempung dengan kompos saat menanam kangkung dalam wadah. Selain itu, wadah yang dipilih harus berdiameter dan kedalaman sekitar 30 cm.

Kangkung juga dapat tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari penuh atau sebagian; biarkan tanaman memiliki setidaknya empat jam sinar matahari setiap hari untuk menumbuhkan lebih banyak daun.

Penyiraman secara teratur juga sangat penting untuk menjaga kelembaban tanah. Saat menanam kangkung dalam wadah, sangat penting untuk menyiram dengan cukup baik untuk mencapai akar terdalam dan disiram setiap hari selama bulan-bulan panas.

Kangkung akan tumbuh subur bila Moms menggunakan pupuk setiap tiga bulan untuk pertumbuhan daun dan batang baru yang stabil dan sehat. Sebagai alternatif, Moms bisa mencoba menanam kangkung menggunakan teknik hidroponik.

2. Cara Menanam Kangkung secara Hidroponik

Hidroponik merupakan salah satu teknik budidaya yang saat ini sangat digemari. Masalah lahan yang sempit dapat diatasi dengan menggunakan teknik ini. Selain itu, biaya yang digunakan cukup murah dan mampu menghasilkan tanaman hidroponik yang sehat.

Kangkung memiliki pertumbuhan yang relatif pendek sekitar 3-4 minggu mulai dari penyemaian. Moms bisa menyiapkan dan bahan seperti:

  • Wadah baskom, keranjang atau polybag
  • Biji kangkung
  • Nutrisi hidroponik
  • Zat pengatur tumbuh

Pemberian zat pengatur tumbuh sebenarnya bermanfaat untuk membuat benih kangkung tumbuh lebih baik dan lebih cepat. Nutrisi hidroponik juga cukup untuk melengkapi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sedangkan zat pengatur tumbuh adalah opsional.

Setelah itu, Moms bisa menyeleksi biji sebelum penyemaian. Rendam benih yang sudah dibeli dalam wadah dan biarkan semalaman. Kemudian pisahkan benih yang mengapung dan tenggelam, gunakan benih yang tenggelam karena kualitasnya bagus, sedangkan sisanya dibuang.

Kemudian dilanjutkan dengan proses penyemaian yang dilakukan dengan cara membungkus biji kangkung yang telah dibasahi dengan kain, lalu siram dengan air hangat baru basahi. Pilihan lainnya dengan menggunakan baskom dan meletakkan toples di atasnya.

Gunakan air biasa atau air sumur sampai menyentuh dasar pot. Masukkan benih ke dalam keranjang, lalu taburkan hingga merata. Setelah siap tanam, masukkan biji pada kedalaman 1 cm dan jangan menempatkan terlalu banyak benih dalam satu wadah.

Letakkan di tempat teduh agar biji berkecambah lalu jemur di bawah sinar matahari. Selain itu, pemberian nutrisi dilakukan untuk mempercepat proses pertumbuhan kangkung. Ini dapat dilakukan dengan mencampur 5 ml nutrisi dengan 1 liter air.

Pada umur kurang lebih 2 minggu, penambahan nutrisi harus dilakukan. Penambahan jumlah zat gizi yang awalnya 5 ml per 1 liter, menjadi 10 ml per 1,5 liter. Pada saat perawatan, nutrisi yang digunakan dapat dipanen.

Untuk memastikan, Moms harus memperhatikan bau air yang dihasilkannya. Jika baunya tidak enak, maka air nutrisi hidroponik harus diganti, jika tidak maka penggunaan dapat dilanjutkan. Lakukan secara rutin hingga panen.

Kangkung hidroponik dapat dipanen pada umur 21-25 hari. Pemanenan yang lambat akan menimbulkan rasa pahit pada batang dan daun bayam. Moms bisa mencabut langsung ke akar atau dengan memotong 2/3 batang atas.

Baca Juga: 8 Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

3. Cara Menanam Kangkung tanpa Tanah

Biasanya, cara menanam kangkung tanpa tanah dilakukan dengan menggunakan media air dan menggunakan sistem stek, bukan menggunakan biji. Cara ini dapat digunakan bagi Moms yang ingin dapat melihat hasilnya dengan cepat menggunakan tanaman yang sudah dipotong.

Caranya, gunakan pemangkas steril untuk menghindari masuknya bakteri ke dalam potongan kangkung. Potong setidaknya 7 cm dari dedaunan. Kemudian masukkan ke dalam air bersih dengan batang menghadap ke dalam air.

Terus perhatikan apakah ada masalah jamur. Akar akan berkembang dalam beberapa hari. Jika airnya kotor, gantilah. Jauhkan dari sinar matahari selama waktu ini ketika berakar, sebab stek hanya mengapung di air sampai berakar.

Tidak ada ukuran tertentu sebagai wadah air, karena tanaman ini tidak perlu diikat akar untuk tumbuh dengan baik. Semakin besar pot, semakin banyak kangkung bisa tumbuh. Namun, wadah yang terlalu besar akan membuatnya berat.

Jenis kangkung terbaik untuk tumbuh di air adalah Oak Quat, karena tumbuh secara alami di kolam dan wadah dengan sedikit air. Ching Quat juga bisa digunakan karena daun dan batangnya ringan dan mengapung di atas air.

Selanjutnya, Moms memerlukan sesuatu agar kangkung dapat diam di tempatnya dan tidak berpindah tempat. Itu harus tetap disangga agar tidak jatuh ke air di sisinya. Akar harus dipegang di satu tempat menggunakan kawat jala atau semacamnya.

Solusi mudahnya adalah dengan menggunakan semacam kain pagar jaring lembut yang bisa disampirkan di atas wadah. Kemudian setiap tangkai dapat diamankan di tempatnya menggunakan kotak kecil di kawat jala.

Atau Moms bisa memasang mata jaring sehingga masuk ke air dan melayang beberapa senti di atas baskom. jala dapat menahan bibit di tempatnya. Kangkung akan menyesuaikan diri dengan menumbuhkan akar ke dalam air dan daun di atas permukaan air.

Selama beberapa hari ke depan, perhatikan akarnya berkembang di bawah jaring. Ini akan muncul dalam waktu 2 minggu dalam kondisi optimal. Daun harus tumbuh di atas lapisan jala dan akar di bawahnya.

Mudah bukan cara menanam kangkung ini? Segera persiapkan alat dan terjun untuk menanam sayuran berdaun hijau yang sehat ini.

  • https://homeguides.sfgate.com/grow-kang-kong-25460.html
  • https://inis.iaea.org/collection/NCLCollectionStore/_Public/48/050/48050362.pdf?r=1&r=1
  • https://edis.ifas.ufl.edu/pdf%5CMV%5CMV08500.pdf
  • https://uses.plantnet-project.org/en/Ipomoea_aquatica_(PROSEA)
  • https://paktanidigital.com/en/5-easy-steps-to-cultivating-hydroponic-kangkung-for-beginners/
  • https://gardenisms.com/how-to-grow-kangkong/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait