Home & Living

18 Juni 2021

Patut Dicoba, Begini Cara Menanam Kemangi di Pekarangan Rumah

Menanam kemangi ternyata mudah lho Moms, yuk ikuti langkah-langkahnya berikut ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Kemangi atau basil adalah dedaunan hijau berdaun beraroma yang berasal dari Asia dan Afrika. Di Indonesia, kemangi biasanya menjadi pelengkap makanan atau dijadikan lalapan dan disantap bersama sambal. Cara menanam kemangi juga sangat mudah, sehingga Moms bisa menanamnya sebagai stok di rumah.

Kemangi ternyata masih anggota keluarga mint, dan ada banyak jenis berbeda. Tak hanya populer sebagai bumbu makanan, ramuan aromatik dari kemangi juga telah digunakan dalam teh dan suplemen yang dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.

Nama ilmiah dari kemangi yang biasa dibeli untuk memasak adalah Ocimum basilicum (disingkat O. basilicum). Jenis kemangi yang biasa dijumpai di Indonesia adalah kemangi Thailand. Ia memiliki cita rasa adas manis dan biasanya digunakan dalam masakan di seluruh wilayah Asia Tenggara.

Karena dalam masakan biasanya hanya menggunakan sedikit kemangi, daun ini menyumbangkan sedikit vitamin dan mineral. Namun, mengutip SELF Nutrition Data, dalam dua gram daun kemangi segar, terdapat beberapa nutrisi seperti:

  • Kalori 0,6
  • Vitamin A 3 persen dari rekomendasi harian
  • Vitamin K 13 persen dari rekomendasi harian
  • Kalsium 0,5 persen dari rekomendasi harian
  • Besi 0,5 persen dari rekomendasi harian
  • Mangan 1,5 persen dari rekomendasi harian

Selain itu, kemangi juga kaya akan vitamin K. Ia juga memasok senyawa tanaman bermanfaat yang memiliki antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat kesehatan lainnya.

Dengan berbagai manfaat ini, semakin yakin untuk menanam kemangi sendiri di rumah kan? Mari simak ulasannya!

Baca Juga: Menanam Bawang Merah Sendiri? Gampang Kok Caranya Moms!

Cara Menanam Kemangi

Cara Menanam Kemangi

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms ingin menanam sendiri kemangi di rumah, simak tata cara menanam kemangi yang bisa Moms ikuti berikut ini:

1. Menyiapkan Benih

Supaya mendapatkan tanaman kemangi dengan kualitas yang baik, maka Moms harus memilih benih dengan kualitas yang juga baik.

Moms bisa mendapatkan benih atau biji kemangi dari bunga kemangi yang sudah matang dari pohonnya, atau dari tanaman yang sudah tua.

Biji kemangi yang siap untuk ditanam biasanya memiliki ciri khusus, seperti berwarna hitam, kering, dan benihnya berasal dari tanaman yang sudah tua.

2. Persemaian

Sebelum ditanam, Moms perlu menyemai benih terlebih dahulu. Caranya antara lain:

  • Mempersiapkan media semai, yaitu komposisi tanah humus dan arang sekam dengan perbandingan 1:1. Di sini Moms bisa mencampurkan keduanya hingga merata.
  • Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian berupa pot atau polybag dan pastikan agar permukaannya dirapikan.
  • Setelah itu, Moms bisa menaburkan benih pada media semai secara merata, kemudian tutup tipis menggunakan tanah halus dan sirami dengan air secukupnya.
  • Moms bisa menyimpan persemaian di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Setelah 3 minggu dari persemaian, benih kemangi biasanya akan tumbuh menjadi bibit kemangi yang siap untuk dipindah tanam pada polybag yang lebih besar.

Baca Juga: Cara Menanam Kunyit di Rumah untuk Dijadikan Obat Tradisional

3. Tahap Penanaman

Cara menanam kemangi dilanjutkan dengan tahap penanaman langsung. Begini cara menanam kemangi ke dalam media tanam yang lebih besar:

  • Moms perlu menyiapkan media tanam dengan komposisi tanah, pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Moms bisa mencampurkan semua bahan hingga merata.
  • Setelah itu, masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag hingga hampir penuh.
  • Moms bisa buat lubang tanam pada media di polybag, cabut bibit dari persemaian dengan hati-hati dan masukkan ke lubang tanam tersebut. Jika sudah, tutup lubang dengan sedikit dipadatkan hingga bibit tertanam erat pada tanah dan kemudian siram dengan air.
  • Moms bisa meletakkan polybag atau pot di tempat teduh selama kurang lebih satu minggu. Ini dilakukan supaya tanaman tidak terlalu stres terkena sinar matahari secara langsung.

Sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam cara menanam kemangi, Moms bisa melakukan penanaman bibit ini pada sore hari. Selain itu, sebelum, bibit hasil persemaian dipindah tanam pada polybag, Moms perlu menyiramnya supaya lebih mudah dicabut.

4. Langkah Perawatan

Jika cara menanam kemangi sudah Moms ikuti, maka selanjutnya adalah melakukan langkah perawatan agar kemangi bisa tumbuh dengan baik.

Umumnya, selama penanaman hanya menggunakan pupuk organik cair (POC) dengan interval 2 hingga 3 minggu sekali bersamaan dengan penyiraman. Moms juga bisa hanya menggunakan pupuk organik atau kompos supaya lebih aman dikonsumsi.

5. Pemanenan

Untungnya dalam menanam kemangi adalah, Moms bisa memanen kapan saja asalkan daun sudah mulai tumbuh subur. Ini penting supaya tanaman bisa memunculkan percabangan baru dan kembali rimbun.

Baca Juga: Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Amankah Konsumsi Kemangi Tiap Hari?

Cara Menanam Kemangi

Foto: Orami Photo Stock

Cara menanam kemangi memang mudah, sehingga kita bisa lebih sering mengonsumsinya. Tapi apakah aman makan kemangi setiap hari?

Kemangi umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah kecil, tetapi Moms juga memerhatikan beberapa hal saat mengonsumsinya.

Daun kemangi mengandung vitamin K yang tinggi, yang membantu pembekuan darah. Oleh karena itu, terlalu banyak konsumsi daun kemangi bisa mengganggu kerja obat pengencer darah.

Jika Moms mengonsumsi pengencer darah, usahakan untuk mengonsumsi vitamin K dalam jumlah yang konsisten setiap hari sehingga dokter dapat mengatur pengobatan. Makan makanan yang dibuat dengan banyak kemangi, seperti pesto juga perlu dihindari.

Selain itu, Moms juga perlu mencucinya dengan bersih sebelum memasukkannya ke dalam masakan.

Kemangi bisa memberi rasa yang lebih kuat untuk hidangan tomat, salad, zucchini, terong, bumbu daging, isian, sup, saus, dan banyak lagi.

Pesto atau saus kental berwarna hijau adalah salah satu kegunaan kemangi yang paling populer. Biasanya dibuat dari kemangi yang dihancurkan, bawang putih, keju parmesan, minyak zaitun, dan kacang pinus. Moms bisa mencobanya sebagai saus atau olesan sandwich.

Kemangi melengkapi bumbu dan rempah lainnya seperti bawang putih, mustard, oregano, paprika, peterseli, merica, rosemary, dan sage.

Baca Juga: Ketahui 13 Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Rempah!

Jika Moms memiliki kemangi segar, ambil hanya daunnya, bukan batangnya. Biasanya yang terbaik adalah menambahkan kemangi segar pada langkah terakhir memasak karena panas dapat mengurangi rasa dan warna hijau cerah yang ia miliki.

  • https://www.healthline.com/nutrition/basil#nutrition
  • https://nutritiondata.self.com/facts/spices-and-herbs/213/2
  • https://resepkoki.id/3-tips-sukses-menanam-tanaman-kemangi-sendiri-di-rumah/
  • https://www.infoagribisnis.com/2018/04/cara-menanam-kemangi/
  • https://www.haibunda.com/moms-life/20200605132359-76-144642/tips-menanam-kemangi-dalam-pot-persiapan-benih-hingga-panen
  • https://www.almanac.com/plant/basil
  • https://www.thekitchn.com/everything-you-need-to-know-about-growing-basil-221272
  • https://www.gardeningknowhow.com/edible/herbs/basil/how-to-grow-basil-plants.htm
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait