Home & Living

27 Mei 2021

Baik untuk Kesehatan, Ini Cara Menanam Kencur di Dalam Polybag

Pilih tanah yang bagus agar tanaman kencur subur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Kencur adalah salah satu rempah-rempah dengan beragam khasiat, mulai dari bumbu dapur hingga untuk obat-obatan. Tak heran jika banyak orang yang penasaran cara menanam kencur di rumah.

Bagi Moms yang suka masak, pasti tidak dengan bahan yang satu i ini. Kencur merupakan tanaman dalam keluarga jahe yang ditemukan terutama di negara Indonesia, Cina bagian selatan, Taiwan, dan Kamboja.

Di Indonesia kencur menjadi bahan yang digunakan dalam beberapa masakan, karena aromanya yang khas benar-benar menjadi ciri khas hidangan tersebut.

Tak hanya itu, jamu beras kencur juga merupakan salah satu pengobatan yang menggunakan bahan utama kencur.

Melansir Spiceography.com, kencur mengandung beberapa senyawa kimia seperti pati, mineral, minyak atsiri, asam metil kanil, penta dekaan, asam cinnamic, dan ethyl aster. Selain itu, kencur juga mengandung borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid, dan gom.

Lantas, apa saja manfaat kencur bagi kesehatan? dan bagaimana cara menanam kencur di rumah? Mari kita simak Moms.

Baca Juga: 23 Manfaat Kencur, Penangkal Corona dan Meningkatkan Mortalitas Pria

Manfaat Kencur

kencur

Foto: Orami Photo Stock

Moms sebelum mengetahui cara menanam kencur, tak ada salahnya mengetahui juga manfaat kencur yang jarang orang tahu.

Melansir Indoindians.com, kandungan kencur juga dikenal sebagai tanaman obat yang bermanfaat bagi kesehatan.

1. Mencegah Kanker

Kencur mengandung banyak antioksidan, yang berguna untuk mengobati beberapa masalah kesehatan yang serius, termasuk kanker.

2. Infeksi Staph

Penyakit ini merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri biasanya ditemukan pada kulit atau hidung. Penelitian telah menunjukkan kencur efektif melawan bakteri Staphylococcus aureus.

3. Mengobati Peradangan

Kencur sudah berabad-abad digunakan untuk mengobati kondisi peradangan, seperti radang tenggorokan dan sariawan. Moms bisa menggunakan obat alami ini dengan cara merebus kencur dan meminumnya secara teratur.

Baca Juga: Sehat dan Segar! Inilah 13 Manfaat Beras Kencur

4. Penyakit Gastrointestinal

Kencur digunakan sebagai karminatif dan sebagai pengobatan diare. Para peneliti juga menemukan bahwa kencur merangsang produksi lendir usus, yang membantu melindungi lapisan usus sehingga mencegah bisul.

5. Tingkatkan Energi

Kencur baik untuk meningkatkan energi. Cukup rebus 2 cm kencur dengan satu gelas air dan minum setiap malam sebelum tidur. Keesokan paginya Moms akan merasakan diri lebih segar dan energik.

Pengobatan tradisional di Jepang menggunakan kencur untuk meningkatkan energi dan kesadaran, mengatasi kelelahan, dan menciptakan lingkungan internal yang damai dan kontemplatif.

6. Nafsu Makan Meningkat

Jamu beras kencur yang dikonsumsi oleh anak-anak merupakan hal yang umum karena dipercaya dapat menambah nafsu makan berkat khasiat karminatifnya.

Hal ini karena kombinasi beras dan kencur mengandung vitamin B yang bisa merangsang lambung untuk memberikan rasa lapar.

7. Mengurangi Kolesterol Jahat

Jamu yang terbuat dari kencur dapat meningkatkan produksi empedu dalam tubuh. Empedu bertanggung jawab untuk penyerapan nutrisi dan menghilangkan racun, termasuk kolesterol jahat.

Baca Juga: Cara Menanam Kunyit di Rumah untuk Dijadikan Obat Tradisional

8. Antioksidan

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk mengusir radikal bebas dan virus berbahaya. Manfaat ini bisa Moms dapatkan dari kencur, karena juga mengandung antioksidan.

Hal ini juga menjelaskan mengapa kencur bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit.

9. Sebagai Obat Batuk

Larutan kencur dapat Moms konsumsi untuk menyembuhkan gejala awal batuk. Kencur bersifat ekspektoran yang berguna menyembuhkan batuk dan mengeluarkan dahak.

Moms cukup cuci akar kencur, kupas, dan parut. Letakkan parutan kencur di atas kain, lalu peras untuk diambil sarinya. Tambahkan sedikit air jeruk nipis dan madu secukupnya, lalu minum sirup kencur tiga kali sehari hingga gejala mereda.

10. Mengurangi Kembung

Kencur bisa menjadi obat herbal mengurangi perut kembung. Moms cukup memakan kencur mentah yang sudah dicuci dengan sedikit garam dan mencucinya dengan air hangat.

Alternatif lainnya adalah dengan merebus 3 cm akar kencur dengan satu gelas air. Makan akarnya atau minum larutannya dua kali sehari untuk mencegah kembung.

11. Mengobati Otot yang Bengkak

Mengobati otot bengkak atau terkilir dengan campuran kencur merupakan cara yang umum dilakukan di Indonesia.

Cara ini menjadi pertolongan pertama untuk menyembuhkan cedera. Moms cukup mencampurkan 1 buah kencur dengan nasi mentah yang sudah dihaluskan. Campuran tersebut kemudian dioleskan ke area yang terkena.

Baca Juga: 14 Obat Tradisional Pneumonia pada Bayi dan Balita

Cara Menanam Kencur

cara menanam kencur di polybag.jpg

Foto: 8villages.com

Manfaat kencur untuk kesehatan membuat banyak orang penasaran mengetahui cara menanam kencur.

Tak jarang di setiap rumah sebagian tanahnya ditanami bahan masakan satu ini, karena cara menanam kencur pun cukup mudah.

Kunci cara menanam kencur agar bisa tumbuh dengan subur adalah perhatikan taah yang digunakan untuk menanamnya. Tanah yang cocok untuk menerapkan cara menanam kencur, yaitu tanah berwarna hitam dan berpasir.

Cara menanam kencur dapat ditanam langsung pada lahan atau dalam polybag. Bagi Moms yang tidak memiliki lahan luas, cara menanam kencur di polybag menjadi pilihan alternatif.

Berikut ini cara menanam kencur di polybag yang bisa Moms praktekkan di rumah.

1. Persiapan Bibit

Cara menanam kencur yang pertama adalah siapkan bibit kencur.

Pilih bibit kencur yang sudah tua, yaitu telah berumur sekitar 10 bulan dan telah memiliki calon tunas minimal 2 calon tunas. Sebaiknya pilihlah bibit yang terdapat di paling ujung.

Setelah bibit disiapkan, letakkan bibit-bibit tersebut pada tempat yang tidak terkena matahari secara langsung dan tempat yang tidak terlalu basah maupun tempat terbuka selama beberapa hari hingga siap tanam.

2. Persiapan Polybag

Setelah menyiapkan bibir kencur, cara menanam kencur selanjutnya adalah persiapkan polybag.

Siapkan polybag yang berukuran agar besar, yaitu berdiameter 10 cm, 15 cm, 20 cm, atau lebih. Pada bagian dasar polybag beri lubang-lubang kecil untuk drainase. Kemudian, diisi selapis pecahan bata merah atau genteng dan daun-daun kering.

Isikan media tanam ke dalam polybag. Media tanam yang digunakan berupa campuran pupuk kandang atau pupuk kompos dan tanah subur dengan perbandingan 1:1.

Moms bisa juga mencampurkan tanah dan pasir dengan perbandingan 4:1 hingga hampir penuh atau 1 cm di bawah bagian atas polybag.

Setelah diisi media tanam, letakkan polybag tersebut pada tempat yang teduh selama sekitar 1 hingga 2 hari sampai kondisi tanah stabil.

Baca Juga: Ingin Tahu Cara Menanam Bawang Merah Sendiri? Berikut Langkahnya Moms!

3. Tahap Penanaman

Jika media tanam sudah siap, cara menanam kencur selanjutnya adalah penanaman.

Dalam satu media tanam, ditanami 2 rimpang bibit dengan jarak penanaman sekitar 10 cm hingga 15 cm. Posisi penanaman yaitu bagian calon tunas menghadap ke atas.

Dalam menempatkan tunas kencur janganlah terbalik ya Moms, karena hal tersebut akan berakibat memperlambat pertumbuhannya.

4. Tahap Perawatan

Cara menanam kencur tidaklah sulit, apalagi dalam tahap perawatan.

Perawatan tanaman kencur, yaitu penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan pengendalian hama penyakit.

Tanaman kencut hanya perlu disiram jika dirasa tanahnya sudah terlalu kering. Salah satu tanda tanaman kencur mengalami kekeringan adalah daun tanaman menjadi layu dan bunga tidak mekar sempurna. Biasanya dilakukan setiap 2-3 kali seminggu pada pagi dan sore hari apabila tidak hujan.

Selain itu, agar tanaman kencur lebih sehat makan lakukan pemupukan dengan pupuk dengan larutan NPK sebanyak 10-30 gram di dalam 10 liter air. Larutan pupuk tersebut disirami pada media tanam sebulan sekali.

Bersihkan gulma di sekitar tanaman kencur secara hati-hati agar tidak merusak perakaran. Setidaknya, penyiangan untuk pertama kali dilakukan saat tanaman kencur berumur sekitar 2-3 minggu dan untuk penyiangan selanjutnya dapat dilakukan selama 3-6 minggu sekali, tergantung pada kondisi gulma.

Apabila terjadi serangan hama dan penyakit dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida organik. Beberapa hama yang sering menyerang diantaranya ulat daun, belalang dan belatung. Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman kencur diantaranya penyakit busuk akar rimpang dan bercak daun.

Baca Juga: Hadirkan 15 Tanaman Ini di Kamar Tidur Agar Bermanfaat Untuk Kesehatan

5. Pemanenan Kencur

Cara menanam kencur terakhir adalah panen kencur.

Tanaman kencur sudah dapat dipanen pada umur 8-12 bulan setelah tanam. Cara melakukannya dengan mengambil seluruh tanaman yang ada di polybag.

Selain itu, Moms juga dapat mematahkan atau memotong tanaman kencur pada bagian pinggir. Sisa tanaman kencur yang dibiarkan tumbuh untuk musim tanam selanjutnya.

Saat kemarau datang, tanaman kencur akan mati dan saat musim penghujan akan hidup kembali. Saat tanaman kencur mati, maka waktu itu kencur sudah dapat dipanen.

Setelah panen selesai, Moms bisa gunakan kencur sebagai bahan masakan jamu, atau obat tradisional.

Nah itu dia cara menanam kencur di polybag. Mudah bukan Moms? Selamat mencoba ya!

  • https://www.indoindians.com/kencur-the-wonderful-herb-with-many-benefits/
  • https://www.spiceography.com/sand-ginger/
  • https://www.kampustani.com/cara-menanam-kencur-dalam-polybag/
  • https://bibitbunga.com/cara-menanam-kencur-yang-baik-dan-benar/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait