Home & Living

28 Mei 2021

Simak Cara Menanam Melon yang Bisa Dilakukan di Rumah, Yuk Coba!

Cara menanam melon dapat dilakukan menggunakan pot atau polybag dari biji
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Apakah Moms pecinta buah melon? Dan sedang mencari tahu seperti apa cara menanam melon?

Melon merupakan jenis buah yang lezat karena memiliki cita rasa manis nan segar.

Selama ini, Moms mungkin mendapatkan melon dengan membeli. Padahal, melon bisa ditanam sendiri di rumah dengan mengikuti cara menanam melon berikut ini.

Melansir Bonnie Plants, kunci dalam cara menanam melon adalah banyak kelembapan, sinar matahari, dan panas.

Perlu Moms ketahui bahwa melon bisa tumbuh sangat kuat, jadi pemangkasan teratur diperlukan untuk mengendalikannya. Setiap tanaman biasanya akan menghasilkan dua hingga empat melon.

Buah yang matang karena sinar matahari ini memiliki banyak vitamin C dan antioksidan sehingga menggabungkan rasa yang enak dengan nutrisi luar biasa.

Baca Juga: Cari Tahu Disini, 8 Manfaat Buah Melon Untuk Anak

Terdapat beberapa cara menanam melon yang bisa Moms terapkan, yaitu:

Cara Menanam Melon dari Biji

menanam melon dari biji.jpg

Foto: www.gardenersworld.com

Bagi Moms yang ingin mengetahui cara menanam melon dari biji dan akan mencobanya di rumah, berikut langkah-langkahnya, dikutip dari Gardeners' World:

Bahan dan Alat:

  • Biji melon
  • Pot berukuran 9 cm
  • Kompos sebagai media tanam benih
  • Alat pemanas listrik untuk benih/propagator
  • Pot berukuran 30 cm
  • Kompos sebagai media tanam di dalam pot
  • Cradle sebagai dukungan tanaman melon
  • Ikatan tanaman melon
  • Pupuk cair
  • Net/jaring melon

Cara Menanam Melon:

  1. Taburkan dua benih di dalam pot ukuran 9 cm yang sudah diisi kompos benih. Siram dengan baik, dan kemudian letakkan pot di alat pemanas listrik untuk benih/propagator dengan suhu minimal 18° C (65° F). Jaga propagator dalam posisi yang cukup terang.
  2. Setelah perkecambahan, cara menanam melon selanjutnya adalah membuang dua bibit yang lebih lemah dan jaga agar kompos tetap lembab tetapi tidak terlalu basah. Setelah daun asli pertama muncul, kurangi suhu di propagator ke suhu minimum 15° C (59° F).
  3. Tanam di akhir musim semi hingga awal musim panas. Jepit titik tumbuh/batang tanaman melon utama untuk mendorong tanaman melon terus berkembang. Tambahkan penyangga tanaman, seperti tongkat bambu, dan siramlah dengan baik.
  4. Saat tanaman tumbuh, tetap ikat batang utama yang panjang ke penyangga tanaman. Pastikan kompos selalu lembap, jadi periksalah tanaman setiap hari. Mulailah menambahkan pupuk cair seminggu sekali untuk mendorong pertumbuhan yang kuat. Untuk mencegah tanaman menjadi terlalu ramai, jepit batang melon yang mulai tumbuh menjalar setelah tiga atau empat daunnya tumbuh, lakukan hal ini setiap minggu.
  5. Melon menghasilkan bunga jantan dan betina. Bunga betina memiliki buah yang tumbuh di belakang bagian mekarnya, sedangkan bunga jantan memiliki tangkai yang tipis. Serangga biasanya menyerbuki bunga, tetapi jika melon ditanam di dalam rumah kaca, mungkin perlu melakukan penyerbukan sendiri. Pertama, kenali bunga betina dan jantan, cari buah di belakang betina dan tangkai tipis di belakang jantan.
  6. Sebagai tips untuk cara menanam melon, pilihlah hari yang hangat dan cerah saat bunga mekar sepenuhnya. Petik bunga jantan yang sehat dan buang kelopaknya untuk mengekspos bagian dalam mekaran tempat serbuk sari diproduksi. Pindahkan bunga jantan dengan hati-hati ke dalam bunga betina yang terbuka penuh, yang memungkinkan serbuk sari dari kepala sari jantan berpindah ke kepala putik betina.
  7. Saat buah berkembang, sirami dengan baik dan beri makan dengan pupuk cair.
  8. Topang buah-buahan melon yang mulai bertambah berat dengan net/jarring dengan bentuk seperti kantong.
  9. Saat buah matang, mereka akan mengeluarkan aroma manis dan akan melunak di ujung seberang tangkai. Kulit juga bisa berubah warna. Hingga pada akhirnya, retakan kecil akan berkembang pada buah di sekitar batang, yang berarti sudah waktunya untuk dipetik.

Baca Juga: 14 Manfaat Buah Melon untuk Ibu Hamil yang Moms Perlu Tahu!

Cara Menanam Melon di Polybag

Young-Melon-Plants-in-Planter-Bags.jpg

Foto: www.gardenerspath.com

Sementara itu, jika Moms ingin menanam dan merawat buah melon di dalam polybag, berikut cara menanam melon yang bisa diterapkan, dilansir dari Steemit.

1. Persiapkan Media Tanam dalam Polybag

  • Media tanam di dalam polybag harus gembur dan banyak mengandung unsur hara. Media tanam yang digunakan adalah campuran tanah, pupuk kandang, sekam bakar, dan sekam mentah. Dengan perbandingan 3: 2: 1: 1 lalu aduk hingga tercampur rata.
  • pH ideal untuk menanam melon sekitar 6-7. Jika pH dibawah 6 maka tambahkan kapur dolomit khusus pertanian, dan campurkan dengan media tanam.
  • Untuk media tanam, pilihlah tanah pucuk atau gunakan tanah di dekat tempat pembakaran.
  • Bersihkan tanah dari sisa-sisa akar, sampah atau bahan organik lainnya.
  • Jika media tanam sudah tercampur jangan langsung digunakan untuk cara menanam melon, tetapi diamkan dulu di tempat terlindung dari hujan selama kurang lebih 5 hari agar media tanam mendingin.

Baca Juga: 4 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah di Dalam Pot (Tabulampot)

2. Siapkan Polybag

  • Tanaman melon memiliki akar yang Panjang, jadi siapkan polybag yang berukuran besar, dengan diameter minimal 40 cm.
  • Siapkan bibit melon dalam polybag.

3. Penyiapan Benih

  • Untuk cara menanam melon, bibit melon bisa didapatkan di toko khusus tanaman atau toko online.
  • Bibit melon dapat ditanam langsung atau disemai terlebih dahulu. Jika ingin disemai terlebih dahulu, maka caranya adalah menggunakan media tanam yang terbuat dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3: 1.
  • Rendam biji melon dengan air hangat selama kurang lebih dua jam.
  • Kemudian tiriskan dan simpan dengan koran basah.
  • Masukkan koran yang berisi biji melon ke dalam polybag. Kemudian simpan polybag tersebut di tempat yang gelap dan hangat selama 24 jam.
  • Jika sudah bertunas, masukan benih ke dalam. Lubangi media semai, kemudian masukan bibit dengan posisi calon akar berada paling bawah. Hati-hati saat memasukkan bibit, jangan sampai akar/tunas awalnya patah dan rusak.
  • Sekitar seminggu kemudian, bibit sudah bisa dipindahkan ke media tanam.

4. Menanam Bibit Melon di Polybag

  • Bibit melon yang telah berumur satu minggu tadi siap dipindahkan ke media tanam.
  • Buatlah lubang tanam sesuai ukuran polybag baru yang akan digunakan untuk menanam bibit. Keluarkan plastik polybag semai dengan hati-hati. Kemudian tanam satu bibit melon pada setiap 1 lubang tanam.
  • Lakukan penanaman pada sore hari, hal ini dilakukan untuk mencegah kematian benih.
  • Siram media tanaman secukupnya agar bijinya tidak layu.
  • Bibit yang baru ditanam bisa langsung diletakkan di bawah sinar matahari langsung.

Baca Juga: Inilah Caranya Menanam Stroberi Sendiri di Rumah

5. Merawat Tanaman Melon di Polybag

  • Cara menanam melon selanjutnya, setelah selesai melakukan penyemaian benih dan tanam benih, maka langkah selanjutnya adalah memelihara melon agar tumbuh optimal.
  • Gunakanlah penyangga, sebaik penyangga inin dipasang setelah tanam selesai atau sebelum tanam. Penyangga dipasang dengan cara ditancapkan ke media tanam atau di luar polybag.
  • Lakukan penyiraman seperlunya, jangan berlebihan agar tanaman melon tidak busuk karena terlalu banyak air.
  • Lakukan penyiangan, yaitu membersihkan tanaman dari gulma yang dapat merusak tanaman.
  • Lakukan pemangkasan, bagian yang dipangkas adalah cabang atau tunas pertama hingga tunas keenam, daun yang mulai menguning, dan juga daun yang terkena penyakit.

6. Memilih Buah Melon

  • Calon buah yang sebaiknya dipelihara adalah calon buah pada cabang atau pucuk ke 7-12.
  • Pilih buah dengan ukuran dan bentuk terbaik untuk dipelihara, buah yang kurang baik harus dibuang.
  • Dalam satu tanaman bisa memelihara 2-3 buah, tergantung kondisi tanaman.

7. Pemupukan

Cara menanam melon selanjutnya, tanaman melon perlu dilakukan pemupukan. Pemupukan dilakukan pada saat melon mulai ditanam hingga panen.

Gunakanlah jenis pupuk KNO3 (kombinsai unsur N/nitrogen dan Kalium dalam bentuk K2O/potassium oxide/kalium oxide) agar tanaman melon dalam polybag memeroleh nutrisi secara optimal.

Tips Merawat Tanaman Melon

Growing-Cantaloupe-The-Complete-Guide-to-Plant-Care-and-Harvest-Cantaloupe-FI.jpg

Foto: www.morningchores.com

Setelah memahami cara menanam melon, Moms juga perlu mengetahui dan menerapkan tips merawat tanaman melon yang benar.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil panen buah melon yang lezat. Berikut cara merawat tanaman melon dikutip dari University of Minnesota.

1. Penyiraman

  • Gunakan selang tetes irigasi dengan hati-hati, agar daun tetap kering.
  • Pastikan tanah benar-benar terendam air secara menyeluruh saat menyiram.
  • Kurangi penyiraman secara bertahap saat buah melon mulai matang untuk meningkatkan rasa.
  • Hindari penyiraman berlebih karena terlalu banyak penyiraman selama dua minggu terakhir pematangan dapat menyebabkan buah melon pecah.

2. Penyiangan

hama dan penyakit tanaman melon.jpg

Foto: www.extension.msstate.edu

  • Akar melon terletak dekat permukaan tanah, jadi jangan melakukan pencangkulan tanah terlalu dalam atau terlalu dekat dengan tanaman saat menyiangi gulma.
  • Lakukan penyiangan dengan cangkul atau perkakas tangan secukupnya untuk memotong gulma di bawah permukaan tanah.
  • Jika penyiangan tak dapat dilakukan dengan perkakas, cabut gulma besar dengan tangan.

Baca Juga: Dianggap Sebagai Hama, Ini Fakta Unik dan Manfaat Bunga Dandelion

3. Risiko Hama pada Tanaman Melon

Ada serangga yang terkadang menyerang melon, yaitu kumbang daun. Mereka akan merusak tanaman dengan memakan daun, batang, dan buah, serta membuat tanaman melon menjadi layu.

Tanaman melon juga berisiko mengalami serangan embun tepung. Embun tepung termasuk penyakit dari jamur yang menyebabkan terbentuknya bintik-bintik putih pada daun dan tanaman merambat. Hal ini dapat menginfeksi tanaman melon sehingga membusuk.

Dalam mengatasinya, Moms perlu menyingkirkan tanaman yang sakit agar tidak menulari daun atau buah sehat lainnya.

Buanglah buah busuk dari kebun untuk mencegah penyebaran ke buah yang sedang berkembang.

Selain itu, pada tips cara menanam melon, jangan memanen buah busuk dan matang bersamaan karena buah yang busuk bisa menyebar pada buah yang matang dengan baik saat penyimpanan di lemari es.

Pada akhir musim tanam, singkirkan tanaman melon yang sakit atau terjangkit hama sepenuhnya.

Serangan hama atau penyakit pada tanaman melon bisa dicegah dengan pemeriksaan rutin. Pastikan untuk mengelola kelembapan pada tanaman melon agar jamur dan bakteri tidak tumbuh.

Gunakan juga alat irigasi tetes atau agar tanaman cepat kering di bawah sinar matahari, jadi daun tidak membusuk. Selain itu, pasang mulsa untuk menutupi seluruh tanah dengan plastik atau mulsa organik, seperti jerami atau serpihan kayu.

Itulah cara menanam melon dan beberapa tips merawat tanaman melon. Semoga bermanfaat dan Moms dapat menerapkannya di rumah saat berkebun.

  • https://bonnieplants.com/how-to-grow/growing-cantaloupe-and-honeydew-melons/
  • https://www.gardenersworld.com/how-to/grow-plants/how-to-grow-melons-from-seed/
  • https://steemit.com/homesteading/@jhonmaks/take-advantage-of-home-yard-for-gardening-how-to-plant-melon-fruit-in-the-pot-complete-guide
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait